Gadis Seksi Bar Bar

Gadis Seksi Bar Bar
part 11


__ADS_3

what !!!


" no Riel, aunty masih sayang sama nyawa aunty," ucap Indri menggeleng brutal saat mendengar apa yang di inginkan oleh bocah kecil di hadapannya ini.


" ya udah, Riel ga mau bantu aunty baik itu sekarang atau nanti nanti " uncam Briel


" yah Jangan gitu dong, aunty butuh banget handphone itu " ucap Indri seraya memohon.


" sekalipun aunty nangis Riel tetap tidak mau " ucap tegas Briel


" astaga kenapa ni bocah, lain dari yang lain sih " gerutu Indri.


" ya udah kalau gitu aunty akan usahakan " tapi sekarang kamu ambilin handphone aunty dulu " ucap Indri lagi.


" oke, tapi ingat ya aunty jangan bohong " Briel


" iya, aunty janji " ucap Indri lagi dan setelah itu Briel keluar untuk mengambil handphone Indri di kamar mommynya.


" huffff, kenapa aku jadi merindukannya " gumam Indri sambil memikirkan wajah tegas Chiko.


" eh ingat Indri, dia itu bukan pria mafiaku, jadi kamu nggak boleh suka sama dia." gumamnya lagi


.


.


.


" tuan, bom yang ada di kafe tidak di tujukan untuk tuan, melainkan untuk nona Maheswara, dan kelompok itu berasal dari geng Ryilox " ucap Jo sambil menunduk


" di mana wanitaku sekarang ?" tanya Chiko, karena saat ini yang terpenting adalah menjaga Indri dari orang yang mengincarnya.


" mm mohon maaf tuan, terakhir kali terlihat, nona naik taxi dan berhenti di mall xxx, Namaun setelah itu jejaknya hilang, semua CCTV sudah kami retas namun keberadaannya belum juga di temukan " Jo


" kalau begitu terus awasi pergerakan mereka, untuk dia,i biar aku sendiri yang mencarinya " ucap Chiko dan segera keluar dari ruangannya.

__ADS_1


drrt drrt drrt


" hallo, ?" ucap Chiko saat menerima telepon dari sang sahabat .


" -


" baiklah, aku kesana sekarang " ucap Chiko lagi dan segera berlalu dari sana.


skip kafe xyz


" apa tidak yang kamu mau jelaskan padaku " ucap Bryan menatap sahabatnya Chiko yang kini duduk di hadapannya.


" apa kau menyelidiki kedatangan ku ?" tanya Chiko menaikan sebelah alisnya


" ya, jadi katakan siapa gadis yang kau kejar ?" tanya Bryan menyelidik


" ohhhhh come on men, kau pasti sudah tahu dia siapa ?" ucap Chiko, karena dia yakin sahabatnya sudah tahu wanita yang di kejarnya.


" aku tau kamu sedang menger seorang gadis tapi aku tidak tau pasti Gadis itu siapa ?" ucap Bryan lagi.


" what, kenapa kau tersenyum saat mengatakan dia bukan gadis lagi , apa kau ?" ucap Bryan menggantung sebagian kalimatnya.


" Yap, akulah yang memerawaninya " ucap Chiko lagi berbangga diri.


" aku tidak nyangka kau se bejat ini " ucap Bryan tak menyangka


" aku akan bertanggung jawab, dan aku sedang membiarkan dia untuk bermain main dulu." ucap Chiko lagi sambil bersmirik.


" apa kau tidak ingin mengenalkannya denganku ?" tanya Bryan lagi


" itu pasti, setelah dia puas bermain main." ucap Chiko lagi.


" oh ya, kapan tepatnya pernikahan Babby ?" tanya Chiko saat mengingat adaik Bryan yang sudah di anggap nya adik juga.


" pernikahan nya di majukan 3 hari lagi, apa kau tidak ingin menemui istriku, dia merindukanmu " ucap Bryan lagi, sebenarnya ia juga sedikit kesal karena istrinya merindukan orang lain selain dirinya dan anak anaknya.

__ADS_1


" aku akan ikut bersamamu " Jawab Chiko yang juga merindukan sosok adik angkatnya dan juga anak anaknya.


mereka terus berbincang, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk pulang ke mansion Bryan.


.


.


.


" hey son , di mana adikmu ?" tanya Bryan saat melihat anaknya Brian sendiri tanpa kembarannya.


" dia sedang menemani aunty yang sedang di hukum oleh mommy " ucap Brian.


" uncle, apa paman mau mengajariku lagi, seperti dulu ?" tanya Brian semangat saat menyadari di sana ada Chiko, dia sangat menyukai Chiko sebab Chiko adalah orang yang sudah mengajarinya di bidang IT.


" tentu, dengan senang hati " ucap Chiko membuat Brian senang dan segera menarik tangan Chiko membawanya ke dalam kamar khusus belajar nya.


" sial, aku di tinggal sendiri " gumam Bryan dan akhirnya ia memilih untuk membersihkan diri terlebih dahulu.


sedangkan di sisi kamar lain, terlihat Indri yang sedang sibuk, membujuk Briel agar tidak memenuhi persyaratan yang sebelumnya diinginkan oleh Briel.


" tidak, Riel ingin di ajarin menembak sekarang juga " kekeh Briel yang ingin di ajarin menembak menggunakan pistol namun aunty nya menolak, badahal sebelumnya Indri sudah menyetujuinya.


" gimana kalau memanah sjaa " tawar Indri lagi.


" no, Riel sudah tamat les memanah aunty "


huffff


"kalau gitu kita izin dulu sama mommy mu " ucap Indri pasrah


" no aunty, mommy pasti akan larang dan memarahi Briel " ucap Briel dengan mata mata berkaca.


" baiklah, tapi tidak sekarang, seminggu lagi setelah pernikahan aunty Babby, ok ? " ucap Indri

__ADS_1


" apa yang kalian bicarakan ?"


__ADS_2