Gadis Seksi Bar Bar

Gadis Seksi Bar Bar
part 50


__ADS_3

hari ini adalah hari yang di tunggu tunggu oleh Indri, sebab hari ini ia akan bertemu dengan calon mertuanya lebih tepatnya mertuanya.


" honney, aku takut mommy dan Daddy mu tidak menyukaiku " ucap Indri sambil meremas tangannya untuk menghilangkan rasa gugupnya. Indri sudah biasa melakukan pertemuan bisnis dan ia melewatinya tanpa ada rasa gugup sama sekali,tidak seperti saat ini ia akan bertemu dengan kedua orang tua suaminya dan ia merasa gugup sampai sampai tangan nya bergetar tidak berhenti.


" aku tidak peduli dengan keputusan mereka " ucap Chiko sambil menggenggam tangan Indri untuk membantu menghilangkan rasa gugup wanitanya. dan Chiko memang tidak peduli jika orangtuanya tidak setuju dengan wanita pilihannya, namun jauh di lubuk hatinya ia juga berharap semoga mereka bisa menerima Indri dan menyukainya.


" ck.. kau sungguh menyebalkan " ucap Indri mengerucutkan bibirnya


cup


" kau begitu menggemaskan jika seperti ini " ucap Chiko mengecup bibir Indri.


" kau sungguh tak tahu malu tuan, tidakkah kau lihat kita menjadi perhatian orang sekarang " ucap Indri manatap suaminya yang tak tahu tempat itu untuk menciumnya.


" aku tidak peduli " ucap Chiko


drrt drrt drrt


" honney, aku mengangkat telpon dulu " ucap Chiko

__ADS_1


" tidak bisakah kamu menerimanya di depanku saja " tanya Indri menghentikan langkah Chiko.


" No honney, ini adalah rahasia dan kamu belum saatnya untuk mengetahui nya. " ucap Chiko dan langsung beranjak dari sana.


" ck.. menyebalkan " gumam Indri melihat punggung Chiko yang mulai jauh.


saat Indri masih memikirkan rasa takut dan gugupnya akan bertemu mertuany, tiba tiba dari belakang ada orang yang menyapanya.


" hay nona Hapsari, kita bertemu lagi " ucap tuan Rodri menyapa Indri yang kebetulan mereka juga berada di sana.


" Hay tuan senang bisa bertemu kembali " ucap Indri sambil membalas senyuman tuan Rodri salah satu mitra bisnisnya.


" tuan silahkan duduk " ucap Indri sekejap Indri lupa dengan tujuannya Narada di sana hingga mempersilahkan tuan Rodri dan istrinya duduk di tempat yang sama dengan mereka,


" terimakasih nak, tapi kami ke sini untuk bertemu dengan anak saya dan juga calon istrinya " ucap istri tuan Rodri, dia memanggil Indri dengan kata nak sebab ia merasa cukup familiar dengan wajah Indri.


" owhhh, seperti itu ? kenapa tidak memesan ruang VIP saja ?" tanya Indri sebab Indri berfikir jika ada pertemuan keluarga begitu rasanya lebih enak di dalam ruangan VIP agar lebih leluasa untuk ngobrol.


" kami lebih suka dengan suasana terbuka seperti ini " ucap tuan Rodri

__ADS_1


" tapi apa tidak apa kalau kita gabung bersama mu, sambil menunggu kedatangan anak kami " tanya istri tuan Rodri lagi, sebab kini ia makin penasaran siapa wanita yang di depan nya ini kenapa begitu terasa familiar baginya.


" ohh tentu saja " ucap Indri dan mereka langsung duduk di kursi di hadapan Indri.


" Dad, apa wanita inilah yang kau ceritakan tempo hari ?" tanya Shena pada suaminya tuan Rodri.


" iya mom," jawab tuan Rodri


" nona Hapsari, apa kamu sudah memiliki kekasih ?" tanya Shena berharap Indri belum memiliki kekasih, dia ingin menjodohkan Indri dengan anaknya.


" saya sudah memiliki suami dan saat ini saya sedang mengandung anaknya " ucap Indri tersenyum sambil menyentuh perutnya yang masih rata.


" ihhh sayang sekali, padahl Tante ingin sekali menjodohkan mu dengan putraku, tapi selamat ya atas kehamilan pertamamu pasti orang tua dan mertuamu sangat bahagia akan segera mendapatkan cucu darimu " ucap Shena tersenyum namun raut kecewa di wajahnya sangat terlihat.sedangkan Indri mengerutkan keningnya Bingung bukankah mereka akan bertemu dengan anaknya juga calon menantu mereka. namun Indri kembali berfikir mungkin tuan Rodri memiliki lebih dari satu putra.


keluarga tuan Rodri sangat tertutup, bahkan tidak ada awak media yang berani mencari informasi tentang keluarga nya, maka dari itu Indri tidak begitu tahu silsilah keluarga tuan Rodri dan lagian Indri tidak terlalu peduli dengan itu.


" terimakasih nyonya, (saya juga berharap begitu )" balas Indri dan tentunya kata terakhirnya hanya di dalam hati saja ia ucapkan


" MMM nona Hapsari, apa kamu datang sendiri di sini ke mana suamimu ?" tanya tuan Rodri. sebab dari tadi Indri terlihat hanya sendiri, apakah suaminya begitu sibuk hingga tidak bisa menemani istrinya di hari weekend ini.

__ADS_1


" Dad, mom . " ucap Chiko membuat Indri dan juga tuan Rodri dan istrinya menoleh kepadanya.


__ADS_2