
" kau memang bukan wanita satu satunya di dalam hidupku " ucap Chiko dengan wajah datarnya.
" aku tahu itu dan wanita itu sedang mengandung anakmu bukan ?" ucap Indri dengan wajah datarnya tanpa menunjukkan ekspresi apapun
" what ? apa yang kau katakan honney ?" tanya Chiko bingung pasalnya Indri berkata seolah dirinya sedang berselingkuh
" aku melihat mu bersama wanita di supermarket hari itu " ucap Indri membuat Chiko terdiam
" aku tak akan membuatmu memilih antara aku dan dia, aku akan pergi jauh agar tidak menjadi benalu di kehidupan kalian " ucap Indri lagi membuyarkan lamunan Chiko
" sudah berulang kali aku katakan padamu, jangan coba coba untuk pergi dariku jika itu terjadi kau akan tau sendiri akibatnya " ucap Chiko yang kini menatap tajam Indri
" kalau begitu sekali lagi aku katakan padamu, aku tidak suka di duakan dan jika ada wanita lain di hidupmu maka jangan salahkan aku, jika wanita itu akan tiada sekalipun wanita itu cukup berharga bagimu " ucap Indri dan masuk dalam kamar mandi tanpa mau mendengar jawaban dari Chiko lagi.
" ****,. " umpat Chiko,
lama Indri berada di dalam kamar mandi, yang akhirnya keluar juga.
" di mana dia ?" gumam Indri saat tidak menemukan Chiko di dalam kamar.
" aku tidak boleh egois, sengganya dia harus tahu kalau aku sedang hamil " gumamnya lagi dan beranjak dari sana untuk mencari keberadaan Chiko.
__ADS_1
" apa kau melihat Chiko ?" tanya Indri pada salah satu bodyguard di sana.
" tuan Chiko berangkat ke kantor nyonya, karena sepertinya di kantor sedang ada masalah " Ucap bodyguard itu
" kenapa kau mengikutiku ?" tanya Indri, sebab saat Meu memasuki mobilnya bodyguard tersebut lebih dulu membukakan pintu penumpang.
" aku akan pergi dengan mengemudi mobil sendiri " ucap Indri
" Nona tidak di izinkan untuk pergi sendirian tanpa ada kami " ucap bodyguard Tersebut membuat Indri mengerutkan keningnya sebab itu artinya bodyguard itu tidak sendiri. dan karena tidak ingin membuang waktunya Indri memilih masuk ke dalam mobil dan alangkah terkejutnya saat ia melihat di dalam sudah ada satu bodyguard yang duduk di samping kursi kemudi.
" selamat siang menjelang sore nona " ucap bodyguard itu sambil memperlihatkan deretan giginya yang putih
" huffft, sepertinya aku harus menyiapkan mental dan kesabaran ku saat ini " gumam Indri dan tak lama kemudian mobil melaju menuju kantor group CK. Company.
" baik nyonya " ucap mereka kompak,
mereka mengizinkan Indri masuk sendiri di dalam karena mereka yakin di perusahaan itu ada banyak pengawal bayangan yang di tugaskan di sana
saat membuka pintu ruangan Chiko, Indri tak menemukan siapapun di sana, akhirnya ia keluar dan bertanya pada salah satu sekertaris di luar ruangan.
" permisi, ?"
__ADS_1
" ya nona, ada yang bisa saya bantu ?" jawab sekertaris itu
" di mana tuan Chiko ?" Indri
" tuan Chiko sedang melakukan rapat mendadak bersama seluruh staf devisi keuangan nona " ucap nya lagi.
" MMM baiklah kalau begitu aku akan menunggu di dalam saja " ucap Indri dan di balas senyuman manis dari sekertaris cantik di depannya itu.
" aku tidak menyangka akan bertemu secara langsung dengan nona Hapsari seorang desainer terkenal" gumam wanita yang ternyata salah satu fans Indri di bidang desainer.
sudah 30 menit Indri menunggu namun belum ada tanda tanda kemunculan Chiko, hingga ia memutuskan untuk keluar untuk mengobrol dengan sekertaris wanita tadi, namun saat Indri keluar sudah tidak ada orang di sana.
" huffft, mungkin ia ke toilet " gumam Indri dan kembali masuk ke dalam dan merebahkan tubuhnya di sofa.
baru saja ia ingin memejamkan matanya tiba-tiba,
krek
pintu terbuka dan otomatis Indri menoleh, ia berfikir itu adalah Chiko namun yang di lihatnya justru membuatnya terkejut.
deg.
__ADS_1
" kamu siapa, mengapa berada di dalam ruangan suami saya ? tanya seorang wanita yang baru saja masuk.