
" pria yang bersamamu beberapa hari yang lalu " ucap Chiko membuat Indri terkejut.
deg.
" di mana dia sekarang " tanya Indri cepat.
" tenanglah Babby, mungkin dia saat ini sedang tidur." ucap santai Chiko.
" aku ingin bertemu dengan dia sekarang " ucap Indri lagi ia yakin pria yang di maksud Chiko adalah Dika abangnya dan ia takut saat ini Abang nya di kurung di tempat yang sama dengan teman teman nya tadi. sedangkan Chiko semakin kesal dengan Indri karena terlihat jelas dimatanya saat ini Indri begitu khawatir pada pria itu.
" Jo, bawah pria itu ke ruang pribadi ku.'' ucap Chiko melalui sambungan telepon dan tanpa menunggu jawaban dari Jo, Chiko langsung memutuskan sambungan telepon sepihak.
" di mana ruangan nya ? " tanya Indri
" ikut aku ," ucap Chiko dan langsung menggeser Diding di balik kaca besar di kamarnya dan terlihat lah ruangan brrnuasa abu abu hitam mendominasi di ruangan itu.
" di mana dia, jika dia terluka sedikit saja aku tidak akan memaafkan mu Chiko " ucap Indri saat tak menemukan Abang di sana
" kalau kamu terus seperti ini padanya, dia tidak hanya akan terluka tapi dia akan juga kehilangan nyawanya " dingin Chiko.
" maka salah satu di antara kita juga akan mati" sarkas Indri lagi.
" itu tidak akan terjadi " ucap Chiko lagi.
__ADS_1
ceklek.
" lepas, lepaskan aku " ucap Dika memberontak sedangkan Indri yang melihat Abang nya baik baik saja merasa legah.
" Abang "
" dek "
ucap mereka bersamaan membuat Chiko terkejut dan langsung berdiri dari duduknya.
" Abang , dek ?, " tanya bingung Chiko
" ya dia Abang ku, KAKAKKU ." ucap Indri yang diakhir katanya menekankan kalau Dika adalah kakaknya.
" apa kau pikir akau akan tertipu ?, aku sendri yang mencari tahu tentang dirimu-"
" ohhh astagah... kenapa aku terlihat bodoh seperti ini sih jika itu menyangkut tentang dia " batin Chiko kesal dengan dirinya sendiri kemudian dia melirik ke arah Jo dengan raut wajah yang menandakan bahwa semua ini salah Jo yang lalai dalam pekerjaannya.
gluk
Jo menelan Saliva nya dengan susah payah sebab ia yakin tuannya akan menyalahkan dirinya yang lalai dalam bertugas.
" aduhhh, kenapa juga aku harus tergesah gesah menangkap mereka semua tanpa menggali informasi nya terlebih dahulu, lagian yang seharusnya di salahkan itu tuan Chiko, ia menyuruhku menahan semua pria yang pernah dekat dengan nona Hapsari dalam waktu 8 jam dan mereka semua ada di Amerika terkecuali si kakaknya ini. itulah kenapa aku ceroboh kali ini " batin curhat frustasi Jo yang menyalahkan sang tuan atas kesalahannya itu.
__ADS_1
" Indri lepasin ikatan Abang " pinta Dika pada Indri.
" kak Jo tunggu apalagi lepasin ikatan Abang aku " ucap Indri kesal dan tanpa menunggu persetujuan dari sang atasan Jo langsung melepas ikatan tangan kakak Indri.
setelah itu, terlihat di sebuah ruangan terdapat 4 orang dan dua di antaranya saling menatap tajam.
" jadi anda adalah kekasih dari adik saya dan alasan anda menangkap saya itu karena cemburu?" tanya Dika pada Chiko.
" ya " jawab dingin Chiko.
" astagah kenapa adikku mencari pria yang hemat kata seperti ini " batin Dika heran dengan Chiko yang sangat hemat dalam berbicara bahkan sejak tadi ia berbicara sudah ratusan kata yang keluar dari mulutnya sedangkan Chiko jika di gabungkan mungkin hanya belasan kata saja.
" hmmmm, baiklah tuan Chiko, saya akan memaafkan apa yang sudah anda lakukan terhadap saya, tapi anda haru ingat hal ini jangan coba coba untuk mempermainkan hati adik saya " ucap Dika dan Chiko hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban hingga membuat Dika kesal.
hufft
" hey kau antar saya pulang, " ucap Dika pada Jo dan Jo langsung mengantarkan Dika saat melihat kode dari sang atasan.
" mari tuan " ucap Jo menuntun Dika.
setelah kepergian Dika dan Jo kini tinggallah Chiko dan Indri di sana juga beberapa anggota yang berjaga di sisi ruangan itu.
" sepertinya kau sudah mengakui diriku sebagai kekasihmu Babby " ucap Chiko pada Bris sebab sedari tadi Bris tidak pernah menyela ucapan dia jika ia mengatakan kalau Bris adalah kekasih nya.
__ADS_1
" hummm aku hanya mengambil keuntungan dari saja " ucap Indri karena dengan pengakuan Chiko tadi dia yakin Dika akan menceritakan semua ini pada sang mommy dan dia akan bebas dari perjodohan yang sangat tidak jelas itu.
" oh ya kalau begitu kau harus membayar semua keuntungan yang sudah kau ambil dariku " ucap Chiko langsung menggendong Indri dengan seringai di bibirnya.