
"Sayang mu mohon mengertilah,,,,apa kah kamu tidak ingin mencari jodoh buat Linda teman mu yang nakal itu?"
Alex berkata sambil menjalarkan ciuman nya ke mana mana, di setiap bagian tubuh Seksi yang selalu menimbulkan api Asmara nya.
"Nah mulai lagi nih, asal kan yang ada di dalam ini lahir dulu baru kamu garap lagi" Jelly melotot kepada nya.
Alex malah tertawa melihat wajah cantik menggemaskan itu. Semua menarik pinggang Jelly membawanya dalam pelukan.
Jelly membuat Alex merasa bahagia, terkadang perkataan wanita itu tanpa sensor dan semakin membuat Alex mencintai nya.
Semuanya dari sosok yang kini sedang mengandung anak nya lagi, membuat hidup Alex semakin berwarna.
"Selesai,,,,!" kata Frans meletakkan pisau yang baru dia gunakan untuk mengupas buah bahan bahan rujak yang di idamkan nyonya Alex.
Matanya sempat melirik Eva di sampingnya yang sibuk mencuci buah yang di kupasnya.
Eva dengan tenang membersihkan buah yang tadi mereka beli untuk nyonya mereka.
Sementara yang punya sedang berada di dalam ruang kerja sang suami. Entah apa yang sedang terjadi di sana.
Frans dapat menduga apa yang sedang terjadi di dalam sana. Pasti ada kegiatan panas bos dan istrinya.
Alex sedang membujuk Bu mil untuk melakukan sesuatu yang tidak bisa dia tahan sejak tadi.
Setelah mendapat Omelan Alex kini berhasil membuat nyonya terdiam setelah di sumbat pakai bibirnya.
Selanjutnya seperti biasa mereka akan sibuk bertarung hingga bermandikan keringat. Alex seakan tidak pernah lelah menggarap ladangnya.
Di tambah lagi dengan Bu mil yang libido nya semakin meningkat membuat sang Daddy semakin suka.
"Stop Daddy! aku mau makan rujak ku dulu" Jelly akan menghentikan kegiatan Alex yang sudah tidak bisa di tunda lagi.
"Ayolah sayang, bentar! Bibit jagung nya sudah di taman mana mungkin di cabut lagi" Desah Alex yang semakin sibuk di bawah sana. Sedang bercocok tanam, tapi pemilik lahan sudah capek.
Alex tersenyum, tidak mempedulikan Jelly yang terus merengek di bawah tubuhnya mengingat rujak yang sedang di ramu oleh Frans dan Eva.
Jelly akhirnya menikmati permainan suaminya yang tidak pernah bosan dan capek untuk bercocok tanam menanamkan jagung kolombus nya setiap waktu.
Pria besar itu akhirnya menghentikan kegiatannya setelah benar benar puas. Senyum terukir di bibirnya sambil mencium wajah cantik Jelly.
Yang di cium hanya berbaring lemas di sofa yang di jadikan Alex sebagai landasan nya.
"Rujak!" desis Jelly sambil menutup mata nya.
"Hahhh,,,, dalam mimpi pun, masih ingat rujaknya" Alex terkekeh.
Ia masuk ke kamar mandi buru buru selesai kan mandi nya takut yang sedang mimpi rujak terbangun dan melakukan serangan mendadak. Alias ngamuk bin marah marah.
Alex segera hubungi Frans Asisten pribadi nya itu " Frans apa rujaknya sudah jadi?'
"Siap bos!"
Setelah menghubungi Frans, Alex lalu turun ke dapur untuk mengambil makanan khas Ibu hamil itu.
"Makanan khas wanita hamil sedunia"
__ADS_1
Di lihatnya Frans dan Eva lagi bercanda di dapur. Selama ini Frans tidak terlalu dekat dengan wanita. Setelah di larang Alex waktu Frans di utus menjaga anak keponakan nya yang bernama Lea.
Seorang gadis nakal yang menjadi janda di usianya yang masih belia. Hingga Frans di tarik kembali oleh Alex saat markas nya di serang lawan beberapa waktu lalu.
Belakangan Alex baru tau kalau pelakunya adalah anak seorang Mafia yang pernah di bunuh Alex.
Alex tersenyum melihat kedekatan Frans dengan Eva. setidaknya membiarkan mereka menjalin hubungan apabila mereka merasa cocok biarkan mereka melanjutkan ke jenjang yang lebih baik lagi.
'Apakah rujaknya sudah jadi?"
Alex melihat Eva yang baru selesai membuat rujaknya.Eva memberikan sepiring rujak yang sudah selesai dia buat.
Alex kembali ke ruang kerjanya di mana mamanya sedang menunggu dengan santainya.
Tadinya Alex mengita Jelly masih tidur ternyata wanita yang sedang hamil muda itu telah bangun dan duduk manis menanti Alex bersama rujak nya.
Ia lalu memberikan rujak nya kepada Jelly yang sudah tidak sabaran dan menyantapnya buru buru.
Alex sampai menelan liur nya demi melihat cara makan istri nya yang seperti orang yang kelaparan. Sangat lahap dan kelihatan nya enak sekali.
"Daddy,,,Aaa Ayo buka mulut nya!" Jelly menyodorkan rujak di tangan nya ke mulut Alex.
Alex dengan cepat menolak nya dia menggeleng tidak mau.
"Rasa dulu dong Daddy, Ayo,"
Jelly mendekati nya tangan nya membuka paksa mulut Alex lalu memasukkan rujaknya. Alex ingin menolak lagi tapi mata indah itu melotot kepada nya.
Alex terpaksa mengunyah beberapa jenis buah yang telah di beri bumbu kacang dan gula serta cebe yang banyak.
Alex menatap Jelly sejenak, tiba tiba rujak yang ia makan terasa enak.
"Hmm ya enak!" jawab Alex mengangguk, masih mengunyah rujaknya.
"Ayo kita makan rujaknya bersama, ini sangat enak" Jelly kembali menyuapinya.
Alex tidak menolak rujak itu di rasakan sangat enak di mulutnya. hingga dia pun ikut menikmati rujak bersama istrinya.
Alex benar benar menikmati rujak dan menyuruh Eva membuatnya lagi. Eva kembali membuat rujaknya sambil terheran heran
"Rujak sebanyak itu masih kurang membuat lagi?" Eva sampai menggeleng.
Akhirnya dengan semangat empat lima, Alex mulai menikmati rujak yang sangat lezat itu.
"Bagaimana mungkin bos makan rujak seperti ini?" Frans terheran heran.
Frans tidak bisa membayangkan Bosnya yang sangat memilih makanan yang akan di makannya , kini memakan rujak yang bahannya semua buah di beri bumbu.
"Rasanya seperti apa bos!" Bisik Frans mendekatkan wajahnya ke telinga Alex.
Sungguh ini membuat Alex menatap nya tajam tapi Frans hanya nyengir. Membuat Alex merasa geram, asisten nya ini sudah berani lancang untuk menggoda nya.
Bagi Frans Alex adalah bos dan sahabatnya, mereka berdua terkadang suka bercerita tentang banyak hal. Dari pekerjaan sampai dengan hal hal pribadi.
Makanya Frans berani menggoda nya dan tertawa melihat si Bos yang mulai doyan makan Rujak.
__ADS_1
"Nikahi Eva, lalu hamili dia, maka kamu akan merasakan seperti apa rasanya rujak" Bisik Alex geram.
Frans tertawa mendengar perkataan bos nya yang menyuruhnya untuk menikah dengan Eva.
"Gimana kalau aku nikahkan kamu sama Eva, kelihatan nya Eva juga menyukai mu" Kata Alex serius.
"Tidak Bos, aku masih ingin mendekati nya dulu, pacaran gitu saling kenal lebih dekat dan saling memahami. Baru bisa memikirkan kelanjutan ceritanya" ujar Frans santai.
"Anjir lu ya! emang ini cerita novel? pakai kelanjutan ceritanya. Kalau mau nikah ya nikah, tidak mau bilang saja tidak, ya atau tidak" maki Alex sambil bercanda.
"Nikah kalau sudah mantap dan Eva nya mau, gimana dia akan mau kalau tiba tiba di ajak nikah, yang jelas nanti malam jangan ganggu aku Bos, entar malam jadwal kencan ku"
"Oh ya? jadi ceritanya nanti malam mau kencan atau langsung sekalian aja bercocok tanam, hamili dia biar dia tidak akan menolak di ajak menikah" kata Alex enteng.
"Ajaran mu itu sesat amat sih bos?!" protes Frans sambil tertawa.
Dua Pria ini asyik cerita sambil tertawa hingga Jelly datang menghampiri mereka sambil menggendong Kaysar.
"Bagus ya,,, kamu enak enak bikin anak, tidak mau di urus. awas ya kalau aku sudah melahirkan, kamu tidak bisa menggarap lagi ladang untuk menanamkan jagung Kolombus mu itu" Ancam Jelly cerewet, sambil menyerahkan Kaysar kepada Daddy nya itu.
"Puffft" Frans menahan tawanya yang ingin meledak.
Melihat Jelly yang melotot dan berbicara tanpa spasi membuat Alex tidak bisa marah. Kalau saja Jelly bukan istrinya. Sudah di pastikan Alex akan merobek mulut kencang nya itu.
"Jagoan Daddy jangan nakal, nanti Daddy tidak bisa bercocok tanam bibit adik yang banyak untuk mu" Celetuk Alex mencium Kaysar yang tertawa lucu, seakan dia mengerti dengan apa yang di katakan Daddy nya.
"Mendingan aku segera pergi dari sini, entar di suruh apa lagi. Biarkan saja ibu negara ngamuk pada si bos" Frans lalu beranjak dari tempat duduknya.
"Oh ya bos aku cek anak buah ku di depan dulu, selamat menikmati amukan ibu negara" kata Frans.
Ia lalu segera pergi dari sana tidak ingin menjadi obat nyamuk. bila sudah seperti itu pasti akan ada adegan hot hot nya.
Bos nya itu memang tidak punya akhlak bahkan urat malunya sudah putus sejak bersama Katy. Frans sudah sering melihat bosnya itu bercinta gila gilaan.
Kali ini dia tidak mau untuk menjadi obat nyamuk lagi, makanya dia pun pergi dari sana. Mencari Eva untuk pergi berkencan nanti malam.
Benar saja sepeninggal Frans dari jauh dia sempat melihat ciuman panas si bos gila nya itu.
Alex yang selalu dengan kebiasaan buruk nya bercinta tidak mengenal tempat, Bahkan Kaysar ada dalam pangkuan nya.
Alex tau bagaimana caranya meluluh kan nyonya yang lagi ngamuk, ujung ujungnya pasti berakhir dengan jeritan nikmat.
Tangan besar Alex memeluk pinggang Jelly dengan Kaysar yang masih dalam pangkuan nya. Bocah kecil itu tidak tau apa yang sedang di lakukan oleh orang tua nya itu.
"Hentikan Daddy, Kaysar melihat nya" ujar Jelly melepas bibir ya dari ciuman Alex.
"Dia juga belum mengerti Mommy, dengan apa yang kita lakukan" Kata Alex santai.
"Dasar laki laki tua, tidak punya Akhlak"
"Hahaaaa,,,?! tua tapi selalu bikin kamu ketagihan" kata Alex sambil tertawa.
*
*
__ADS_1
*
***Love You All ❤️❤️❤️ Salam Rindu****