
"Honey?"
Suara itu membuat Eva perlahan membuka matanya. Terlihat buram di sekeliling nya.
"Sayang? syukurlah kamu sudah sadar?" Ucap Frans terlihat senang.
Eva tersenyum melihat sosok suaminya yang begitu setia dan sabar menemaninya selama ia dalam keadaan koma.
"Frans?" Eva tersenyum walau nampak masih lemah.
"Ya sayang aku di sini selalu ada untuk mu?" Mencium lembut jemari istri nya dengan satu tangan membelai pipi sang istri.
Tim dokter yang di pimpin oleh Bob melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan Eva. Luka operasi nya sudah mulai mengering tidak ada yang perlu di khawatirkan.
"Denyut jantung nya kini stabil dan normal tinggal masa pemulihan. Eva membutuhkan banyak istirahat, pertahanan mu harus kuat, ingat jangan sampai jebol" tegas Bob.
Fans melotot kepala Bob, ia faham apa arti kalimat terakhir Bob.
"Ya mau gimana lagi nasihat dokter ada benarnya" ujar Alex.
Frans tidak menanggapi ucapan Dokter dan bos gilanya itu. Yang penting sekarang semua baik baik saja.
Meskipun Eva masih dalam tahap pemulihan, setidaknya istrinya itu sudah sadar. Tidak lagi membuat Frans cemas sepanjang waktu.
Setelah beberapa bulan menjalani perawatan, perlahan kondisi Eva mulai membaik. Alex pun tidak mengijinkan Eva untuk bekerja di lapangan.
Wanita itu kini menjadi manager di kantor bosnya itu. Selain menjadi adik,Eva merupakan orang kepercayaan Alex.
Eva yang cantik dan juga jago dalam beradu kekuatan. ia jago soal beladiri, wanita itu begitu tangguh.
Tapi sayang setelah operasi dia harus istirahat total. Frans sangat memanjakan istrinya itu. Ia juga ingin istrinya bisa hamil seperti istri bos dan juga Linda yang sedang mengandung.
"Cepat sekali mereka bikin anak" gumam Frans.
'Saya juga ingin cepat hamil dan punya anak.mereka pasti sangat lucu dan menggemaskan" Ucap Eva yang kini berubah manja.
Wanita itu ingin selalu ada dalam pelukan suaminya. Frans terkekeh mendengar apa yang di katakan oleh istrinya.
"Sabar sayang? kita akan punya anak bila kondisi mu sudah lebih baik" Frans mengecup pipi nya dengan mesra.
"Terima kasih Frans kamu membuat ku sangat bahagia"
"Benarkah?"
"Ya"
"Baiklah akan ku buat kamu bahagia untuk selamanya. Teruslah berada di sisi ku, hingga maut memisahkan kita nanti"
"Tidak aku tidak mau terpisah oleh maut sekalipun"
"Semua sudah menjadi ketentuan Tuhan"
"Aku akan selalu berdoa agar kita tetap bersama untuk selamanya. Di dalam keabadian"
__ADS_1
Frans tersenyum mendengar penuturan istrinya. "Baiklah aku akan menemanimu selamanya, membuat kamu selalu bahagia" Frans kembali mengecup bibirnya.
Eva merasa bahagia dengan perlakuan Frans yang selalu memberikan kasih sayang nya yang tulus.
Wanita cantik itu kini menemukan kedamaian dan tempat untuk bersandar setelah kedua orang tuanya yang telah tiada.
Frans membelai rambutnya dengan penuh rasa sayang. Eva yang kini berbaring di pangkuan nya. Memejamkan mata meresapi ketulusan Frans.
Frans sendiri juga merasa bahagia dan bersyukur kepada sang pemilik hidup yang telah menyelamatkan nya istrinya.
Andai saja saat ini Eva tak terselamatkan entah apa yang akan terjadi dengan dirinya. Mengingat hal itu rahang Bram mengeras dia sudah berjanji untuk membalas orang yang telah menembak istrinya.
Tanpa terasa mata Eva terpejam, wanita itu tertidur di pangkuan suaminya.
"Sayang?" Frans menepuk pelan pipinya berusaha untuk membangunkan. Melihat istrinya yang sudah tertidur, Frans tersenyum.
Ia lalu menggendong Eva membawanya masuk ke dalam kamar. Lalu ikut berbaring memeluk nya dia pun ikut tertidur.
"Frans?"
Eva membuka matanya melihat sang suami yang tertidur di samping nya. Menatap wajah tampan dengan bulu bulu halus di sekitar rahang dan dagunya yang selalu tercukur rapi.
perlahan tangannya terulur mengelus dan meraba raba pipi Frans terasa bekas cukurnya agak tajam.
Frans tersenyum bukannya dia tidak merasakan wajahnya di belai belai sang istri. Matanya mendadak terbuka membuat sang istri terkejut.
Frans terkekeh melihat wajah terkejut istrinya dia segera melepaskan tangannya.
"Aku ingin di belai lebih dari ini" bisiknya sensual.
Frans menarik pinggang Eva merapat kan ke tubuh nya. Seketika Eva merasakan hangatnya tubuh Frans.
Bibir mereka akhirnya menempel dan adegan selanjutnya. Mereka kini sedang bermain cinta, permainan di pimpin oleh Frans.
Frans melakukan tugasnya dengan lembut dan berhati hati. Karena kondisi sang istri yang belum
bener bener sepenuhnya sembuh total pasca operasi.
Eva menikmati permainan suaminya. "Biarkan aku yang bekerja,kamu cukup menikmatinya" bisik Frans di antara desahannya.
Di kediaman Alex, Pria itu sedang mengamati seorang perawat yang bernama Mira. Wanita itu terlihat gemetaran, suster yang menyamar untuk menjadi pengasuh Amy.
Untung saja di setiap sudut rumah besar itu tidak luput dari pantauan Cctv. Jadi semua gerak gerik orang orang yang ada di dalam rumah ini terpantau dengan jelas.
Bahkan akan ada pemeriksaan setiap jam, tapi Mira yang datang dengan samaran tidak terdeteksi. Bahkan wanita itu selalu luput dari pemeriksaan.
Namun sepandai pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Wanita itu akhirnya berada di tempat yang mengerikan.
Wajah yang tampan dan gagah itu kini terlihat sangat mengerikan bagi Mira. Bagaimana tidak dia harus siap untuk meregang nyawa entah dengan cara yang seperti apa.
Di sampingnya Bob sudah siap dengan alat alat operasi nya. Entah apa yang akan dilakukan pria yang berprofesi sebagai dokter ahli itu.
Tinggal menunggu perintah dari bosnya yang sedang menginterogasi Mira.
__ADS_1
"Katakan siapa yang berani mengirim mu kemari?" Suara dingin Alex dengan tatapan membunuhnya.
Biasanya tugas ini di lakukan oleh Frans, Alex tidak pernah turun tangan untuk membuat penjahat mengakui perbuatannya dan akhirnya di eksekusi.
Itu sangat mengerikan bagi Mira, namun wanita itu tidak dengan mudah untuk membuka mulutnya.
Bob tersenyum dengan seringainya ia mendekati Mira, setelah mendapat kode dari Alex. Bob siap beraksi dengan alat alat bedahnya.
"Silahkan pilih nona alat mana yang kamu suka dari semua yang ada" kata Bob dengan tatapan membunuh. Kilat matanya terlihat mengerikan.
Mira menjadi gentar antara takut dan bertahan dengan janjinya. Wanita itu tidak mau membuka mulut meskipun kulit wajah nya sudah sangat perih.
Dokter bedah itu mulai menggoreskan pisau bedah nya. Mira yang mulai meringis merasakan darah segar mulai menetes dari luka yang di sayat Bob.
"Masih mau bertahan nona?" tanya Bob mulai ganas.
Satu lagi sayatan di pipi sebelah, membuat Mira memejamkan matanya. Air mata mulai menetes dari kedua kelopak matanya. Menambah perih luka di kedua pipinya.
Bukan nya menangis karena sakitnya luka, tapi wanita itu mengingat kedua orangtuanya yang menjadi jaminan.
Ya kedua tangannya yang di sekap oleh orang yang telah mengirimnya untuk menjadi mata mata.
"Ingat jika kamu gagal maka kamu akan berangkat ke alam baka bersama kedua orang tua mu" Ancam Albert yang telah mengirimnya.
Karena kedua orang tuanya hingga Mira harus rela melakukan pekerjaan yang dia sendiri tidak pernah membayangkannya.
Lebih baik mati daripada membuka mulut asalkan kedua orang tuanya selamat. Namun benar kah kedua orang tuanya akan selamat?
Albert bukan lah orang yang memiliki belas kasih,dia akan dengan kejam melenyapkan nyawa kedua orang tua Mira.
"Masih mau diam? katakan siapa yang telah mengirim kamu ke sini hah?" bentak Bob.
Meskipun demikian Mira masih tetap diam seribu bahasa. Tidak mau untuk membuka mulut.
Diamnya Mira membuat Alex menjadi geram, sebuah tembakan menggelegar di ruangan itu. Peluru yang melesat dari senjata yang digunakan Alex hampir mengenai kuping Mira.
Wanita itu terkejut dengan wajah nya yang pias bagaikan sudah tidak di aliri darah. Mira memilih mati dari pada harus jujur.
Bob tersenyum sinis, "Ternyata kamu merupakan seorang wanita yang sangat setia dan rela mati demi orang beruntung sekali orang yang menjadi bos mu itu, memiliki anak buah yang setia dengan janjinya"
"Katakan siapa yang telah mengirim kamu kesini?"tanya Bob lembut namun sangat menusuk dengan tatapan yang mengerikan.
"Sekali lagi saya tanya siapa bos mu hah???"
"Albert"
Jawaban itu bukan dari mulut Mira, tapi dari seorang pria yang baru masuk ke dalam ruangan itu. Mira sendiri sangat terkejut melihat pria itu.
Siapa kira kira orang itu?
*
*
__ADS_1
*
*****Love You All ❤️❤️❤️ Salam rindu*****