Gairah Om HoT Yang Kesepian

Gairah Om HoT Yang Kesepian
Berbulan Madu


__ADS_3

Pernikahan yang tanpa rencana, sebenarnya sih sudah ada rencana di benak Bob tapi bukan sekarang.


Mereka tidak bisa melawan kalau Bos sudah memberi perintah apalagi dengan ibu negara yang sudah membuat keputusan mutlak.


Biar Alex sekalipun dia tidak bisa melawan apa yang diinginkan oleh istrinya itu. Akhirnya pernikahan itu pun terlaksana jua. Atas keinginan istri bos mereka.


Frans dan Bob kini resmi menyandang gelar suami dari Eva dan Linda. Pasangan yang menikah itu tidak dapat menyembunyikan rasa haru.


Dua wanita itu memeluk jelly dengan linangan air mata. Tangis tangisan pun terjadi di antara mereka.


"Terima kasih Jell! ucap Linda sambil menghapus air matanya.


"Terima kasih, nyonya!" ucap Eva dengan rasa hormatnya.Masih dengan tetes air mata yang membasahi pipinya yang putih.


Dua wanita itu tidak pernah menyangka akan menikah di waktu hari dan jam serta tahun sama.


Sebuah momen di mana cinta berujung.


Alex pun menyalami Frans dan Bob "Jaga dan jadilah suami yang baik untuk istri dan anak anak kalian nanti nya" pesan Alex yang sarat akan makna dari kalimat yang dia ucapkan.


Dua mempelai pria itu mengangguk hormat tanda setuju. Alex menepuk pundak mereka dengan tatapan tegas.


Waktu nya untuk pergi berbulan madu bagi kedua pasangan itu. Waktu dan kesempatan pun tidak di sia siakan oleh mereka.


Sementara pasangan berbahagia itu pergi berbulan madu. Jelly di sibukkan dengan dua buah hati nya.


Di kantor Alex berdecak kesal menatap seabrek pekerjaan yang menumpuk di meja. Kalau ada Frans Ia tidak serepot ini mengerjakan tugas sebanyak ini.


Baru beberapa hari di tinggal Frans Alex sudah kerepotan begitu apalagi kalau sekertaris andalan nya itu pergi tidak kembali, atau memutuskan untuk berhenti kerja karena telah menikah dan memilih untuk mengurus keluarga nya.


Sungguh Alex di buat kerepotan, baru beberapa hari pergi untuk berbulan madu aja sudah begini apalagi. Kalau dia benar benar berhenti. Entah apa yang akan terjadi.


Alex mulai sibuk periksa berkas satu persatu dan membunuhi tanda tangannya. Biasanya dia tidak akan repot untuk membaca untuk tanda tangan.


Frans sudah membaca dan Alex hanya akan membubuhi tanda tangan. Selesai.


Di tengah kesibukannya pintu ruangannya di dorong seseorang. Alex menatap sosok gadis cantik yang baru masuk ke dalam ruangannya itu.


Senyum mengembang di wajah cantik sang gadis. Seperti biasa Alex akan meninggalkan pekerjaan nya. Bergegas memeluk sosok ramping yang selalu manja bila bertemu dengan dirinya.


Peluk cium menjadi kebiasaan si cantik nan mempesona itu. Siapa pun yang melihat nya pasti akan terpesona dengan kecantikan alami si gadis dan penampilan menarik dengan warna kulit nya yang eksotis.


'Apa kabar mu sayang?" Alex tersenyum menatapnya, masih sambil tangan nya melingkar di pinggang sang gadis.


"Bauk seperti yang uncle lihat sekarang"


Keduanya melangkah dan duduk di sofa yang ada di dalam ruangan itu yang di peruntukan khusus untuk tamu.


"Apa gerangan yang membuat mu datang ke kantor ku hari ini?" Alex tersenyum lembut.


"Kangen sama uncle" Sambil menyandarkan punggungnya ke tubuh Alex. membuat Pria dua anak itu terkekeh.


"Benarkah tidak ada yang lain, atau jangan jangan ada maksud terselubung?" Alex


Senyum manis si gadis terukir semakin terlihat menawan bagi yang menatap nya. Tawa kecil terdengar lirih lalu menatap serius pada Alex.


"Katakan saja apa perlu mu datang ke mari?"


"Kalau kamu hanya datang untuk senyum senyum sebaiknya jangan ganggu Uncle, masih banyak pekerjaan yang harus ku selesaikan" tegas Alex berdiri dan kembali duduk di kursi kebenaran nya.


"Apakah Uncle tidak perlu bantuan ku?" Gadis manja itu tersenyum lebar.

__ADS_1


"Ok baiklah sekarang kamu kerjakan tumpukan berkas ini"


"Baru di tinggal pergi Frans beberapa hari pekerjaan sudah sebanyak ini yang terbengkalai. Apalagi kalau Frans nya benar benar pergi" celetuk nya.


"Mau datang bantu atau hanya mau koreksi?"


"Hadiahnya apa?"


"Apa saja yang kamu mau"


"Bagaimana kalau liburan?"


"Terserah apa mau mu"


"Bersama uncle?"


"Tidak kamu pergi sendiri!" tolak Alex tegas, dia tau bagaimana karakter ponakan manja nya yang satu ini.


Kalau sudah berkeinginan tidak ada yang bisa menolak permintaannya,biar Alex sekalipun.


"Kalau begitu aku tidak akan membantu uncle" tolak nya. Senyum tipis dengan gaya centil nya terukir menggoda.


"Baiklah kita pergi bersama setelah Frans kembali dari bulan madu nya" putus Alex akhirnya. Dia tidak bisa menolak permintaan ponakannya yang satu ini.


Asalkan dia mau membantu Alex mengerjakan setumpuk pekerjaan yang menanti untuk dapat di selesaikan. Menurut nya tidak ada salahnya juga pergi berlibur setelah Frans kembali nanti.


Sekalian Alex akan membawa anak dan istri tercintanya. Toh selama menikah Alex belum pernah pergi kemanapun bersama Jelly.


Jangan kan untuk jalan-jalan bulan madu aja mereka tidak pernah pergi. Beruntunglah sekertaris dan dokter keluarga nya itu. Habis menikah langsung bulan madu.


Alex kini mulai sibuk membubuhi tanda tangan di setiap berkas yang di sodorkan Ranny keponakan tersayang yang datang tepat waktu.


Gadis manja yang centil dan keras kepala ini memiliki karakter yang tidak bisa di remehkan. Selain keras kepala dia juga cerdas.


Mereka berdua terpaksa harus lembur untuk bisa menyelesaikan pekerjaan yang benar benar menguras pikiran.


Ranny yang sejak tadi serius kini menatap ke arah Uncle nya yang kini serius dengan laptopnya. Sejak selesai makan siang hingga kini dia tidak memiliki jeda waktu untuk beristirahat.


Tubuh ramping itu kini bersandar di sandaran kursi melonggarkan otot otot nya yang tegang.


Ranny meluruskan kedua tangan nya kesamping sambil mengeratkan kepala nya ke kanan kiri. Benar benar melelahkan.


Heran aja uncle nya entah apa saja yang di lakukan setiap hari hingga pekerjaan nya sebanyak ini.


Bagaimana tidak banyak kerjaan, kalau kerja berduaan melulu dengan sang istri. Sibuk menggarap ladang nya. Menanam bibit jagung kolombus nya.


Di tempat lain Linda sedang berguling di kasur dirinya baru saja membantu Bob yang kini resmi menjadi suaminya.


Seperti pasangan pengantin baru tentu saja mereka sibuk berpacu menggarap ladang perkebunan jagung kolombus.


Mereka baru saja selesai Bermandi keringat, terlihat wanita itu nampak sekali dengan balutan kain tipis menutupi sebagian tubuhnya.


Tawa nya terdengar di telinga Bob yang sedang bersandar di sofa yang ada di kamar mereka.


Vila yang di pesan khusus oleh bos nya untuk mereka berbulan madu.


Tepatnya di tepi pantai yang jauh berbeda dengan Frans. Ya Alex memberikan tiket bulan madu untuk pasangan itu di negara yang berbeda, agar mereka tidak saling mengganggu.


Linda yang sedang menerima panggilan video dari sahabat nya. Siapa lagi kalau bukan Jelly.


Ibu negara itu sedang menggoda sahabat nya.

__ADS_1


"Gimana enak tidak? tanya jelly dengan alis turun naik. Tidak lupa senyum menggoda di tampilkan.


Jelly yang sedang berbaring di tempat tidur malah tertawa. Dia tau kearah mana pertanyaan nyonya.


"Enak apanya?" tanya Linda pura pura bego.


Mendapat pertanyaan balik dari Linda membuat Jelly memutar bola matanya.


"Apakah aku perlu bertanya kepada suamimu?"Ancam Jelly.


"Dia tidak ada" Linda berbohong. Jelas Jelly tau Bob ada bersama nya.


Tidak mungkin bagi seorang Bob membiarkan perempuan yang baru di nikahi nya seminggu lalu.


"Katakan kepada ku apakah dia benar-benar menjadi pemain yang luar biasa?"


"Luar biasa apanya?" Linda balik lagi dengan pertanyaan yang sama.


"Ckk! kegiatan ranjang kalian? Dia pasti benar benar wao! jagung kolombusnya pasti bibit yang unggul. Jangan lupa jika kalian balik dari bulan madu sudah ada kabar gembira"


Linda tertawa menanggapi perkataan sahabat nya itu. Mendengar jagung Kolombus tawa Linda makin menggema.


Hingga Bob yang ada di sofa menatap istrinya itu dengan dahi yang berkerut. Entah cerita lucu apa yang sedang di bicarakan wanita yang baru saja di nikahi nya seminggu yang lalu.


Sementara si istri asyik dengan sahabat nya membicarakan bibit jagung kolombus yang dia sendiri tidak tau apa kah itu?


"Berapa luas lahan yang sudah kalian garap selama seminggu ini?" tanya jelly menggoda.


"Belum terlalu luas sih, tapi sungguh sangat melelahkan, sekujur tubuhku bahkan tulang tulang ku jadi remuk semua, akibat ulahnya anak buah suamimu itu" Berkata demikian Linda menoleh ke arah suaminya yang sedang tersenyum penuh arti kepada nya.


Jelly yang melihat itu di kamera ponsel nya ikut tertawa. Bagaimana tidak Bob ikut tersenyum senang. Meskipun pria tampan itu tidak tau apa yang sedang dibicarakan istri dengan nyonya mereka.


Melihat istrinya yang bahagia Bob makin tersenyum, dia berharap agar wanita yang sudah membuat dunianya jungkir balik itu bahagia di sisinya sampai Jannah.


Tidak hanya itu Bob sendiri akan menjadi suami yang baik untuk menggantikan sekian tahun waktu yang berlalu saat dirinya dulu pergi meninggalkan Linda.


Pria itu melangkah ke tempat tidur di mana sang istri asyik bercerita dengan nyonya Alex istri Bos yang telah membuat membuat Alex menikahkan mereka.


Dengan gemasnya Bob menghampiri Linda memeluk dan mencium pipi nya. Membuat Jelly menertawakan mereka.


Linda mendelik menatap tajam kepada suaminya yang menurutnya tidak tau malu itu.


"Sayang?! malu dong di lihat istri bos" protes Linda.


"Nyonya Juga sudah tau, kegiatan apa yang biasanya di lakukan pasangan pengantin yang sedang berbulan madu, pasti sibuk membuat anak" ujar Bob yang membuat Linda gemas.


Tidak hanya itu Bob malah menarik wajah Linda dan ******* bibirnya hingga ponsel di tangan nya terlepas.


"Hallo Linda??????" Suara Jelly sempat terdengar sebelum Bob mematikan ponsel itu.


"Bob??? pekik Linda namun mulut nya keburu di tutup Bob dengan bibirnya.


wanita itu ingin melayangkan protes namun Bob keburu mengajaknya bertempur untuk yang ke sekian kalinya.


*


*


*


***** Love You All 💓💓💓 Salam Rindu*****

__ADS_1


__ADS_2