Gairah Om HoT Yang Kesepian

Gairah Om HoT Yang Kesepian
Bukan Siapa Siapa


__ADS_3

"Siapa yang membuat Linda Mu menderita?"


"Daddy??!" pekik Jelly terkejut saat Alex tiba memeluk nya dari belakang memeluk dan mencium pipi nya.


Hangat nafas nya dengan aroma mint menyapu lembut kulit wajah Jelly.


"Katakan padaku siapa yang sudah membuat Linda tersayang mu itu menderitanya?" Bisik nya.


Jelly jadi ngeri mendengar pertanyaan suaminya yang dia tau Alex tidak pernah memberikan kesempatan untuk siapapun yang telah membuat kesalahan.


Pria tampan yang bisa berubah mengerikan itu bertanya ingin tahu siapa yang di maksud istrinya.


"Tidak bukan siapa siapa" ujar Jelly cepat.


"Lalu kenapa Linda mu sampai menderita?" Alex tidak percaya, apa yang barusan dia dengar tidak mungkin salah.


Jelly mengusap perutnya yang buncit agar Alex tidak terus bertanya. Itu alasan nya supaya perhatian Alex teralih pada perut nya yang sebentar lagi akan segera melahirkan.


Saat pasangan berbahagia itu asyik berdua, datang Bi Rita membawa Kaysar yang sedang menangis.


"Hay jagoan Daddy,apa yang membuat mu menangis?" Alex menoleh dan buru buru mengambil Kaysar dan mengendong nya.


Mendarat kan ciuman bertubi-tubi di kedua pipi jagoan kecil nya, sambil tertawa.


Bocah kecil itu menangis karena merasa terabaikan. Daddy nya lebih sibuk dengan mommy yang akan melahirkan adik nya.


Sepertinya Kaysar merasa kedua orang tuanya kurang memperhatikan dirinya. Belakangan Daddy nya lebih sibuk dengan urusan pekerjaan.


Mommy dengan kehamilannya membuat Kaysar merasa kurang perhatian orang tua nya.


"Jagoan Daddy tidak boleh menangis" Alex menghapus air mata bocah tampan itu. "Sorang laki laki pantang untuk mengeluarkan air mata, harus kuat jangan cengeng" Kata Alex sambil mencium putra kesayangannya.


"Sayang?! anak mommy kenapa Hmm?" Jelly menghampiri Alex yang sedang membujuk Kaysar.


Jelly sendiri baru menyadari belakangan ini kurang mengurus Kaysar. Masalah percintaan sahabatnya Linda membuat Jelly sampai mengabaikan putranya.


"Cup! jagoan Daddy jangan cengeng!" tegas Alex, menatap lekat mata'Putra nya membuat Kaysar balas menatap tajam mata Daddy nya.


Bocah kecil itu seakan balas menantang tatapan sang Daddy. Tatapan tajam nya mampu membuat Alex bergidik sendiri.


"Hey,,, jangan tatap Daddy mu seperti itu!" ujar Alex. Pria itu terkekeh melihat anaknya yang punya mata setajam elang. Tatapan Kaysar yang mewarisi Tatapan tajam Daddy nya.


Duplikat dari seorang Alex,semoga saja dia tidak mewarisi sifat Daddy yang kejam.


"Sini sama Mommy, Kaysar biar mommy yang urus, kalian biar urus aja calon adiknya itu" Suara Mommy yang tiba tiba sudah ada. Entah sejak kapan wanita tua itu datang.


Alex menoleh kearah mommy nya dengan dahi yang berkerut. Dua wanita ini pasti akan gabung jurus lagi untuk menyerangnya.

__ADS_1


"Sudah mommy bilang, Kaysar biar mommy yang urus, Dy akan aman bersama Mommy, kamu biar urus wanita hamil itu" celetuk wanita tua itu.


"Anak ku juga aman bersama ku momm!" bantah nya.


"Tidak, kalian akan sibuk dengan adik nya, Kaysar akan kekurangan kasih sayang" Ujar mommy.


Kali ini Ia i datang untuk menjemput Kaysar setelah mendapat laporan dari salah seorang pelayan yang sengaja di tugaskan mommy untuk memantau kehidupan Alex.


"Aku tidak akan membiarkan anak ku kemanapun, meskipun itu adalah mommy sekalipun" tegas Alex.


Jelly hanya menyaksikan suami dan mertua nya itu bertengkar soal mengasuh kaysar. Semua keputusan ada di tangan Alex. Pria itu tetap tidak mau anaknya di rawat oleh mommy.


Meskipun mommy tetap bersikeras untuk mengasuh pangeran kecil nan tampan tapi Alex tidak mengijinkan dia ingin jauh jauh dengan anak istrinya.


"Oke kalau mommy tetap bersikeras untuk mengasuh Kaysar, Boleh aku ijin kan" kata Alex akhirnya.


Mommy tampak berbinar senang, akhirnya Alex mau membiarkan Kaysar bersama nya. Beru merasa senang semenit kalimat Alex selanjutnya membuat mommy kembali melotot kesal kepada putranya itu.


"Tapi Mommy akan mengasuhnya dengan tinggal di rumah ini" kata Alex lalu pergi meninggalkan mommy yang menatap ke arah Jelly.


Wanita hamil itu tersenyum untuk membuat ibu mertua nya itu tidak kecewa dengan keputusan suaminya. Jelly memeluk mommy.


"Momm,aku ingin mommy tinggal bersama kami, sekalian menunggu kelahiran adiknya Kaysar. Aku harap mommy tidak menolak untuk tinggal bersama kami" bujuk Jelly lembut.


Mommy terlihat berpikir sebentar dan akhirnya mengikuti apa kata Jelly.


"Terima kasih momm" jelly memeluk nya.


Dua wanita itu berpelukan ala Teletubbies lalu tertawa senang.


*


*


*


Sementara Alex berada di dalam ruang kerjanya dan sedang menghubungi seseorang.


"Cari tau tentang kehidupan Linda siapa saja yang dekat dengan nya dan bagaimana kehidupan nya" titah Alex.


Ternyata pria jenius itu tidak lupa dengan apa yang di dengar nya tadi, tentang kalimat yang di ucapkan oleh Jelly, soal Linda.


Alex tidak ingin ada yang menyakiti sahabat istri tercintanya itu. Karena Linda merupakan sahabat sejati istri nya. Dua wanita itu meskipun tidak bersaudara tapi mereka begitu saling menyayangi satu sama lainya.


Apapun yang di alami oleh Linda selama masih bisa Alex akan langsung turun tangan. Ia tidak ingin istri nya sampai bersedih karena ada yang menyakiti sahabatnya.


Diam diam Alex memberikan tugas kepada asisten andalan nya itu, siapa lagi kalau bukan Frans.

__ADS_1


Sementara Pria itu ada di apartemen kekasih nya. Pasangan yang berencana untuk segera menikah itu sedang berduaan.


"Hufff! ada ada saja yang selalu mengganggu, bos luchnut itu tidak bisa membiarkan aku bahagia apa?!" Frans bersungut-sungut saat mendapat tugas dadakan,kala dirinya sedang memadu kasih bersama Eva.


"Sana gih lakukan tugas mu dulu" Eva mendorong nya. Melepaskan diri dari pelukan manja pria tampan itu.


Frans nampak kesal selalu saja ada gangguan saat dirinya akan berbahagia bersama sang pujaan hati.


"Baik lah aku pergi dulu,jaga diri mu" pesan Frans sebelum pergi. Masih sempat meraih ponsel dan kunci mobilnya.


Frans melajukan mobilnya menuju kantor untuk melakukan tugas yang di berikan oleh bos nya. Siapa lagi kalau bukan Alex.


Linda yang baru saja pulang ke apartemen nya merasa heran ketika melihat pintu apartemen nya terbuka. Lebih terkejut lagi ketika melihat orang yang berusaha dia hindari justru ada di dalam apartemen nya.


"apa yang kamu lakukan? mengapa kamu harus ada dalam apartemen ku?!" Teriak Linda marah.


"Aku tau ini salah, tapi aku terpaksa menunggu mu di sini. Kita perlu bicara" ujar seorang pria yang tidak lain adalah Ethan yang di kenal dengan gelar Dokter Bob.


"Tidak ada yang perlu di bicarakan" ketusnya.


"Urusan kita belum selesai Lin"


"Semua sudah selesai, sejak kepergian mu dulu"


"Apakah kamu pikir aku bisa melupakan apa yang terjadi, yang telah ku lakukan pada mu, meskipun bagi mu aku ini bejat. Aku pernah berjanji akan kembali untuk mu tapi......" Stop! stop sekarang pergilah aku tidak ingin mendengar apa pun tentang kamu" teriak Linda, memotong kalimat Bob.


Linda kini menutup telinga nya dengan kedua tangannya. Ia tidak ingin mendengar penjelasan apapun dari Bob saat ini.


"Dengar aku dulu Lin!" pinta nya lembut.


"Aku tidak mau mendengar apapun dari mu, lebih baik kamu keluar kalau tidak aku akan teriak"


Bob menatap sendu wajah yang selama ini dia rindukan, Wanita yang membuatku hidup nya penuh rasa bersalah.


"Silahkan keluar itu pintu nya" seru Linda sambil menunjuk pintu. Berharap Bob akan segera pergi dari tempat tinggal nya.


Bob melangkah mendekati Linda ingin memeluk nya dan meminta maaf. Tapi saat itu ponselnya berdering.


Bob mengeluarkan ponsel dari saku celananya, ternyata Alex yang menghubungi nya. Bob merasa heran dia baru saja melakukan tugas nya untuk periksa kehamilan istri bosnya itu.


Kini Alex kembali menghubungi nya, untuk apa lagi, tadi waktu di periksa istrinya baik baik saja. Ataukah karena dia tidak terlalu fokus karena memikirkan Linda? hingga kini bos memanggilnya untuk segera datang.


*


*


*

__ADS_1


***** Love you All❤️❤️❤️ terima kasih untuk kalian yang aku Rindukan****


__ADS_2