
Dua insan yang kini bertemu setelah sekian tahun berpisah. Mereka melepaskan kerinduan yang lama terpendam.
Menyadari Bob membawanya ke sebuah tempat yang jauh di luar kota membuat Linda seakan terbangun dari mimpi.
Orang yang ada di samping nya adalah Bob dan ini bukan mimpi. Linda berulang kali mengucek matanya. bergegas bangun dari tempat tidur.
Merasa sekujur tubuhnya sakit akibat ulah Bob yang menghajarnya semalaman. Pria itu kini tertidur pulas.
Memungut pakaiannya dan bergegas masuk ke kamar mandi dan memakai pakaian.
Linda segera menemukan kunci mobil nya yang terletak di atas nakas. Meraihnya dan keluar masuk mobil dengan perasaan yang tidak menentu.
Linda segera pergi dari villa milik Bob, dia tidak ingin lagi bertemu dengan pria itu. Namun apa yang terjadi semalam membuat Linda merutuki kebodohannya.
Mengapa juga dia harus terjatuh ke dalam pelukan lelaki yang sama. Pesona seorang Bob dengan kadar ketampanan nya membuat Linda tidak berdaya.
Namun Linda tidak ingin bersama nya untuk saat ini, meskipun semalam dia dengan sadar menerima semua perlakuan manis dan terbuai dengan sentuhan lembut nya.
Bob mengumpat kesal saat terbangun dia mencari Linda kemana mana. penjaga villa nya mengatakan Linda telah pergi pagi pagi sebelum dirinya terbangun.
Linda yang tidak fokus menyetir karena sibuk memikirkan peristiwa semalam saat dirinya kembali jatuh dalam pelukan Bob. Akhirnya mobil yang di kendarai nya mengalami kecelakaan.
Saat membuka mata nya hal pertama yang di lihat semua serba putih. Ruangan rumah sakit setelah sadar Linda tau diri nya kini berada di rumah sakit.
Orang pertama yang di lihat nya juga adalah Jelly dengan mata sembabnya. Sahabat sejati nya itu tidak henti hentinya menangis.
Di sampingnya ada Alex yang menemaninya, jadi sahabat nya itu menjaganya seharian saat tau Linda mengalami kecelakaan.
"Jelly?" desis Linda pelan.
"Oh Linda ku, syukurlah kamu akhirnya sadar juga" Jelly memeluk nya dengan derai air mata.
Jelly tidak pernah beranjak dari tempat tidur sahabatnya. Mereka merupakan dua orang tidak bisa terpisahkan.
Jelly sampai meninggal kan putri kecilnya di rawat baby sitter dan Mommy. Demi menjaga dan melihat kondisi sahabat nya ini.
Alex mendapatkan laporan kalau Linda mengalami kecelakaan saat pulang dari villa Bob di pagi hari.
Bob lah yang harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Linda. Alex sudah memperingatkan Bob, kalau jangan sampai istri bersedih karena sahabat nya tersakiti.
Bob harus menerima konsekwensinya dia yang bertanggung jawab atas kesalahan yang telah di perbuat.
Alex dengan tenang menatap dua wanita yang kini sedang berpelukan itu. Terlebih lagi istrinya yang terus menerus menangis saat Linda belum sadarkan diri.
Oke Bob kini telah siap mendapat amukan sang bos. Dia sudah siap dan saat ini Bob bersama Frans sedang menunggu kehadiran Alex.
Dua pria itu sedang berbincang mengenai hubungan nya dengan Linda. Frans tertawa saat Bob menceritakan perihal Linda yang pergi dari villa nya.
"Dasar Pria brengsek, enak aja main ranjang, kalau aku jadi Linda sudah ku patah kan senjata mu itu" ujar Frans di sela tawanya.
"Gila aja dia juga menikmati nya"
__ADS_1
"Ya wanita mana yang akan menolak rasa nikmat"
"Tapi tetap kamu salah di mata bos, istri nya sampai tidak pulang ke rumah gegara jaga in sahabat nya itu. Mereka tidak bisa terpisahkan, meskipun Alex sendiri harus mengalah dan tidak bisa menolak permintaan istri nya"
"Ku rasa juga dia akan mengerti seperti apa perasaan ku kepada Linda. Dan seharusnya dia tidak menahan ku di sini. Aku juga ingin melihat kondisi Linda saat ini"
"Kamu tidak bisa menjenguknya sekarang selagi istri nya masih ada di sana. Bisa bisa bibir mu pecah dan tidak bisa mengecup rasa manis madu cinta mu itu. Di hantam Alex" Frans tertawa setelah mengatakan itu.
"Aku sangat menghawatirkan Linda, kamu tertawa tapi aku rasa akan mati, jika tidak bisa melihat wanita ku itu Frans" keluh Bob.
"Apakah kalian bertengkar sehingga terjadi kecelakaan seperti itu" selidiki Frans.
"Tidak semalam kami baik baik saja, saat terbangun aku tidak menemukan Linda, dia pergi begitu saja"
"Aneh kalian tidak bertengkar yang Linda mengalami kecelakaan, apakah kamu tidak menemukan kejanggalan dalam kejadian ini?"
Frans yang sudah terbiasa dengan hal seperti ini justru menemukan kejanggalan.
"Apakah kamu tidak merasa ada yang berusaha untuk mencelakai Linda?"kata Frans.
Bob terlihat berpikir sejenak lalu menatap heran, dia sedikit pun tidak menaruh curiga kalau Linda di celakai orang.
*
*
*
"Katakan padaku, mengapa sampai kamu bisa kecelakaan seperti ini?" Jelly menatap wajah sahabat nya yang nampak berbeda.
"Aku di jemput paksa oleh dokter mu itu"
"Jadi Bob yang telah membuat dirimu sampai kecelakaan seperti ini? Baiklah biar Alex yang akan menghukum nya" kata jelly penuh kemarahan.
"Tidak jangan biarkan Alex menghukum nya,aku tidak ingin dia mati,aku sendiri yang akan melakukan itu" sergah Linda.
Biar bagaimanapun Linda tidak ingin kalau Alex memberikan hukuman kepada Bob.
"Dia sudah membuat kaki mu sampai patah begini, beri dia pembalasan setimpal" geram Jelly. " patah kan kaki nya juga, biar dia tidak bisa berjalan"
"Apakah harus balas dengan mematahkan kaki nya juga?" Linda menatap Jelly.
"Iya dong kakinya harus patah pula"
"Hah,kalau kaki ku di patah kan siapa yang akan merawat Linda?" Teriak Bob kaget ketika Alex memutuskan untuk mematahkan kaki Bob.
Sesuai dengan apa yang di katakan Istrinya. Ya Alex sempat mendengar perkataan Jelly waktu di rumah sakit,bergegas dia ke markas untuk melaksanakan perintah istri nya.
Sebenarnya sih Jelly tidak memberi perintah untuk membuat kaki Bob juga patah. Ia hanya mendengar sekilas apa yang di katakan Jelly di rumah sakit.
Bob dan Frans yang lagi bercerita di kaget kan dengan kemunculan Alex dengan wajah seram nya.
__ADS_1
Tanpa ba bi Bu Alex menyuruh Frans agar mematahkan kaki Bob. Pria itu sampai berteriak histeris.
"Bos, apa-apaan sih masa kakiku harus dipatahkan? bagaimana nanti coba kalau aku akan menjenguk kekasihku itu?" elaknya.
"Ya pakai kursi roda dong" timpal Frans menahan tawanya, saat melihat kepanikan Bob.
Frans tau itu hanya gertakan Alex, bos mereka itu tidak sungguh sungguh mengatakan itu. Berkata demikian Alex sudah masuk ke dalam ruangan nya.
"Maaf ya sobat aku harus mematahkan kaki mu" Frans mulai bergerak hendak mematahkan kaki Bob.
"Aku akan menghabisi mu Frans" teriak Bob.
Frans hanya menyeringai mendengar ucapan Bob,dia akan tetap mematahkan kaki pria itu sesuai perintah.
Frans yang hendak melaksanakan perintah bos Alex namun ponselnya tiba tiba berdering, panggilan masuk dari Eva.
Kekasih nya itu sedang menjalankan tugas menyelidiki siapa yang telah menabrak Linda.
"Halo Beb?" sapa Frans mesra sambil melirik ke arah Bob yang sedang melotot kepada nya.
"Mantan istrinya yang melakukan semua itu" Suara Eva di sebrang sana. "Wanita itu sudah di ringkus dan akan di bawa ke markas"
"Ok baiklah beb! hati hati!, I Love You! nanti malam ya?!" goda Frans sambil tertawa.
"Love You to" terdengar tawa renyah Eva di sebrang sana.
"Mantan istri mu yang telah mencelakai Linda" kata Frans setelah menutup pembicaraan nya dengan Eva.
Bob terkejut dia tidak menyangka selama ini mantan istrinya itu masih terus membuntuti dirinya.
Rahangnya mengeras wajahnya berkilat marah "Brengsk! wanita itu benar benar Licik" umpatnya.
"Bersiaplah kamu akan bertemu mantan istri mu, kalian akan mendapatkan hukuman dari bos! setidaknya rindu mu untuk dia akan terobati" Sindir Frans.
"Tutup mulut mu Frans!"
"Dan aku akan mematahkan kaki mu! bersiaplah" Frans kembali mendekat dan Bob telah bersiap untuk melawannya.
Dua pria itu kini berhadapan saling tatap dengan wajah yang garang. Senyum sinis tersungging di wajah Frans. Sementara Bob dengan wajah marah nya.
Bagaimana mungkin Frans mengambil tindakan tanpa memberikan kesempatan untuk Bob menemui Linda, menjenguknya di rumah sakit.
"Apa yang sedang kalian lakukan? apakah kalian sudah gila" suara Eva yang baru masuk menghentikan dua pria yang akan bertarung itu.
*
*
*
*****Love You All ❤️❤️❤️ salam Rindu*****
__ADS_1