
Acara makan malam Eva dengan Frans di bumbuhi suasana romantis. Dua sejoli ini menghabiskan malam tanpa gangguan dari si bos.
Sudah beberapa kali acara makan keduanya gagal karena ada tugas mendadak dari si bos Alex.
Setiap kali mereka akan menghabiskan waktu berdua ada ada saja tugas yang diberikan oleh bos.
Malam ini mereka bebas menghabiskan waktu berdua. Makan malam dan nonton bioskop. Frans memilih untuk nonton film romantis dan memilih untuk duduk di bangku pojok paling belakang.
Eva yang duduk serius di sampingnya menatap serius ke layar yang menampilkan film romantis dengan sesi adegan ciuman.
Melihat itu Frans menoleh menatap Eva yang sedang menundukkan rasanya malu sendiri melihat adegan pasangan di film itu.
Frans mencolek bahu Eva saat Eva menoleh dengan cepat Frans menarik dan mencium bibir nya bahkan ******* mesra.
Frans apa yang kamu lakukan? malu tau ini di tempat umum" Eva mendorong tubuh Frans sambil melotot.
"Sayang?! ini malam kita berdua nikmatilah" bisik Frans menggodanya.
"Bagaimana mungkin aku menikmati kemesraan mu di tempat umum begini?"
"Lihatlah yang ada hanya kita berdua" kata Frans pelan.
Eva terkejut, benar saja setelah melihat ke sekelilingnya tidak ada seorangpun dalam bioskop hanya mereka berdua, Frans ternyata sudah membooking semua tiket nya.
"Dasar tuan dan anak buahnya sama sama berkuasa"
Apa yang tidak bisa di lakukan oleh seorang Frans. Pria dengan IT yang luar biasa. Sekali tepuk tangan semua teratasi.
Eva akhirnya pasrah dengan apa yang di lakukan Frans. Bukan lagi menonton film yang romantis, tapi film yang kini menonton keromantisan mereka berdua.
Puas dengan acara nonton keduanya keluar dari gedung bioskop sambil berangkulan. Mereka menuju pasar malam dengan berbagai macam wahana. Tempat hiburan yang memukau. Frans mengajak Eva untuk masuk ke dalam rumah hantu.
Eva berteriak saat Frans kini berubah menjadi hantu. Teriakan Eva membuat Frans tertawa setelah membuat kekasih nya itu ketakutan.
"Ternyata seorang Eva takut juga ya dengan hantu, padahal hantu nya itu sangat tampan" Goda Frans.
"Kamu sih!!!" Eva memberenggut manja dalam dekapan Frans, hangat mint nafas Frans menyapu kulit wajah Eva . Pria itu kembali mengecup bibir nya yang terasa manis.
Malam yang benar-benar indah untuk mereka berdua tanpa ada tugas dari si Bos Alex. Frans begitu memenjakan Eva malam ini.
Setelah puas menikmati hampir semua wahana Eva mengajak Frans untuk makan jagung bakar.
"Ayo ke sana" tunjuk Eva di sana ada penjual jagung bakar.
"Bang pesan jagung nya dua ya" kata Frans ketika sampai di tempat penjual jagung bakar.
Sementara penjual mulai membakar jagung untuk mereka.
Mereka berdua memilih untuk duduk di bangku yang ada. Eva terus menikmati keindahan lampu lampu taman yang indah.
__ADS_1
Tidak berapa lama aku menjual pun datang memberikan jagung bakar untuk mereka berdua yang masih menyuburkan asapnya.
"Makasih" Eva mengambil daunnya memberikan satu kepada Frans.
Mereka berdua duduk santai sambil menikmati jagung bakar. Seskali Frans menyodorkan jagungnya untuk di nikmati oleh Eva. Eva pun melakukan hal yang sama.
Kedua nya terlihat sangat romantis, menghabiskan acara berduaan. Eva kini berada di punggung Frans setelah makan jagung bakar.
Eva tertawa ketika Frans menurunkan dirinya mengeluh sambil mengusap punggung nya.
"Tubuh mu cukup berat juga, aku sampai hampir tidak bisa membawa beban berat badan mu"
"Aku tidak berat tapi kamu yang berat hati" ketus Eva.
"Mungkin juga cinta mu yang bikin hati ku terasa berat" Frans sedang menggombal.
Menarik tubuh Eva dalam dekapannya mencium sambil mencubit pipinya.
"Sekarang kita pulang, banyak yang harus aku kerjakan besok" Frans mengecup sekilas bibir Eva. Menggandeng nya menuju mobil yang terparkir tidak jauh dari tempat mereka.
Setelah membuka pintu mobil untuk Eva, wanita nya itu duduk dengan manis baru lah Frans berputar masuk dan duduk di bangku kemudi.
Frans melajukan mobilnya menuju apartemen Eva. Pria tampan itu memilih untuk menginap di sana.
Paginya saat bangun Eva sudah tidak ada di sampingnya. wanita itu kini asyik berkutat di dapur sudah kayak istri yang lagi masak untuk suaminya.
Eva terkejut ketika tiba-tiba frans sudah melingkarkan tangannya memeluknya dari belakang.
Eva berusaha melepaskan tangan Frans dari pinggangnya.
"jangan ganggu dong aku lagi masak, sarapan buat kita berdua"
Bagaimana kalau kita secepatnya menikah saja?!" ucap Frans pria itu sepertinya sudah tidak sabar untuk cepat menikahi Eva.
"Baiklah kalau kamu sudah ingin kita menikah berbicaralah kepada bos Alex"
"Benarkah apakah kamu sudah bersedia untuk menjadi istriku?"
"Ya dari pada kita kumpul kebo kayak gini dosa tau"
"Baiklah aku akan berbicara dengan bos mu itu"
Frans sudah tidak sabar untuk meresmikan hubungan mereka. Rasanya enak punya istri ada yang masak dan mengurusnya.
*******
Hari ini jadwal kontrol Jelly dan Linda sedang menemaninya. Mereka berdua masuk ke dalam ruangan di mana dokter Bob telah siap untuk melakukan tugasnya.
Bob menatap wajah Linda yang menatapnya dengan datar tanpa senyum seakan-akan wanita cantik itu tidak pernah mengenalnya.
__ADS_1
Jelly hanya melirik melihat keduanya berpura-pura seakan-akan dia tidak tahu bahwa kedua orang ini pernah saling mencintai.
Membiarkan mereka saling menatap namun sepertinya ada yang tidak beres. melihat Linda yang menatap Bob dengan tatapan yang tidak suka seakan-akan dia tidak ingin berada di ruangan itu
"Dok? apakah kita bisa mulai sekarang?" Suara Jelly membuyarkan keduanya dari tatapan mereka seakan-akan siap mengibarkan bendera perang.
Bukan nya saling merindukan melihat tatapan Linda yang seakan-akan begitu benci kepada Bob.
kalau saja ini bukan tugas yang diberikan Alex kepada Linda wanita ini tidak mau untuk melihat Bob lagi, tidak ingin untuk bertemu dengan nya.
"Dok apakah Anda menyukai nona Linda?" tanya Jelly ketika selesai di periksa, melihat Linda yang sudah keluar dari ruangan itu.
Bob terkejut dia tidak menyangka bahwa jelly akan bertanya hal itu kepadanya. Di tatapnya wajah Jelly yang seakan sedang menyelidiki dirinya.
"Jangan pikirkan saya nyonya, karena itu bukan urusan anda" ketus Bob seakan tidak suka jika Jelly bertanya soal urusan pribadi nya.
"Saya tidak memikirkan diri anda, tapi nona Linda yang pernah terluka akibat seseorang yang pergi meninggalkan dia begitu saja" ucap Jelly tegas.
perkataannya itu di tujukan kepada dokter Bob dan membuat laki-laki itu terhenyak kaget.
Deg!
Bob tertegun menatap Jelly dengan dahi yang berkerut.
"Aku tau seperti apa hubungannya dengan dokter di mas lalu" kata jelly menatap tajam wajah sang dokter.
Perkataan jelly sukses membuat Dokter Bob mematung. Dia tidak menyangka jika istri Tuan Alex mengetahui hubungan nya dengan Linda.
Linda sedang berusaha untuk menghindari dokter Bob. Dia belum siap untuk bertemu pria yang telah menggoreskan luka yang mendalam di hati nya.
"Temui Linda dan selesai kan urusan kalian, sebelum Alex mengetahui nya" Kata Jelly lalu keluar dari ruangan itu.
Meninggalkan Bob yang terdiam dalam keterkejutan nya. Dokter yang sampai saat ini masih mencintai Linda. Namun ini bukan saat nya untuk membicarakan soal hubungan mereka.
Bob akan selesai kan semua nya saat tugas untuk merawat nyonya Alex sampai melahirkan.
Jelly sudah berniat akan menceritakan soal hubungan Bob dan Linda. Itu menurutnya lebih baik agar Bob bertanggung jawab atas apa yang terjadi antara dirinya dengan Linda.
Meski Bob telah menikah sekali pun. Andaikan Bob tidak mau maka Jelly akan menyuruh Alex untuk menghabisi nya.
"Enak aja kamu berbahagia membiarkan Linda ku mendera" gumam Jelly.
"Siapa yang membuat Linda mu menderitanya?"
Jelly terkejut ketika Alex yang bertanya sambil memeluk nya dari belakang. Harum segar mint tercium dari nafas hangat suaminya. Pria itu bertanya sambil mencium pipi Jelly.
*
*
__ADS_1
*
****** Love You All❤️❤️❤️ salam Rindu ku***"