
Dua pria tampan dan kekar itu kini berhadapan siap untuk mengadu kekuatan.Namun suara Eva mengejutkan mereka.
keduanya menoleh bersamaan melihat Eva yang terlihat kesal. "Hentikan kegilaan kalian dan kau Bob urusan sana mantan istrimu itu" tegas Eva lalu masuk ke dalam ruangan Alex.
Bapak dua anak yang menjadi bos mereka itu sedang serius menatap layar laptopnya bahkan tidak menghiraukan kehadiran Eva sedikitpun.
Lama menunggu dan merasa diabaikan Eva berbalik hendak pergi namun suara Alex menghentikan langkahnya.
"Mau kemana kamu Eva?"
Wanita itu terpaksa ini harus menghadap lagi kepada bosnya ini.
"Apakah tugas yang ku berikan untukmu sudah kamu kerjakan?"
" Sudah bos!"
"Dimana wanita itu sekarang?"
"Dia ada di ruangan eksekusi"
"Katakan kepada Frans dan Bon untuk segera ke sana"
"Siap bos!"
Eva baru bisa keluar dari ruangan itu dengan lega melihat wajah bos mereka yang begitu menyeramkan. Ini akibat sahabat istrinya yang bernama Linda di celakai oleh mantan istrinya Bob.
.
"Bob,,,kamu harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dengan Linda, gara gara urusan asmara mu , kami semua di buat kerepotan" gumam Eva menggeram marah, sambil melangkah menuju di mana Frans dan Bob berada.
"Hentikan, apa kalian sudah gila?" teriak Eva.
Raungan yang berantakan seperti kapal yang pecah dan dua pria itu sedang adu kekuatan. Bob yang tidak mau sampai kaki nya di patah kan oleh Frans.
Bob sampai melawan Frans yang tersenyum miring. Melihat Bob yang sibuk membalas serangan nya.
Dua pria itu spontan menghentikan pertarungan nya. Eva melihat sudut bibir Bob yang berdarah.
"Urus istri mu itu Bob!" seru Eva.
"Dia bukan lagi istri ku" bantah nya.
"Mau istri kek! bukan, itu urusan mu, wanita itu sudah membuat ku kerepotan'" omel Eva dengan kekesalan nya.
Di sini duduk Alex dengan wajah mengerikan tatapan matanya tajam menghujam kepada Bob yang lemas seakan tidak bertulang.
"Selesaikan wanita itu!" perintah Alex.
Seorang wanita dengan wajahnya yang pucat pasi. ketakutan itu yang di rasakan oleh wanita tersebut. Dia yang telah berani mencelakai Linda.
Akibat ulahnya sampai Jelly tidak ingat untuk pulang ke rumah. Istri bos itu menangis tiada berhenti. Melihat sahabat rasa saudara nya terbaring di rumah sakit dengan kakinya yang patah.
Bob lah orang yang harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi.
Ya dia adalah Fiona mantan istri Bob, wanita itu tidak mau saat Bob menceraikan dirinya. Dan dia berusaha mencelakai Linda.
Karena dia selalu cari tau dengan siapa saja Bob berhubungan. pada akhirnya Linda pun di celakai nya. Untung saja tuhan masih melindungi nya. Sehingga Linda tidak mati dalam kecelakaan itu.
Bob yang harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dengan Linda. Kalau saja Bob bukan kah kekasih Linda. Alex pasti sudah menghabisi nya.
__ADS_1
Di ruangan ini tinggal lah Bob dan Fiona seorang diri, Mantan istrinya itu sedang berusaha melepaskan ikatan tangan nya sambil berteriak kepada Bob.
"Bab? lepaskan aku,apa yang sudah kalian lakukan, cepat lepaskan aku!"
Bob tersenyum miring, wajah tampannya terlihat mengerikan. Dia menatap Fiona sehingga wanita itu bergidik ngeri.
"Lepaskan aku Bob! kamu tidak bisa melakukan ini padaku"
"Kenapa tidak bisa? aku bisa melakukan apapun kepada mu seperti apa yang telah kamu lakukan kepada Linda!" kata Bob dingin dengan tatapan nya yang menakutkan.
"Aku benci kamu bob, kamu tidak pernah menganggap ku sebagai istri mu"
"Bagus lah kalau kamu membenci ku"
"Lepaskan aku!" teriaknya marah sambil berusaha melepaskan ikatannya.
"Baiklah aku akan melepaskan mu"
Bob melangkah dengan tenang dan dinding di belakang Fiona perlahan terbuka. Tampaklah Para predator yang sedang menanti makanan nya.
Para predator itu sudah tau setiap kali pintu gerbang itu terbuka pasti ada makanan lezat untuk mereka.
Tanpa kata dengan senyum mengerikan Bob memeluk tubuh Fiona. Detik berikutnya terdengar jeritan wanita itu yang sekejap menjadi santapan predator.
wajah tampannya terlihat sangat mengerikan, senyum jahat terlukis di bibir nya.
Di ruangannya Alex bersama Frans menyaksikan hal itu pada monitor yang ada di dalam ruangan nya.
"Bagus!" desis Alex.
Eve yang melihat itu merasa ngeri, pemandangan seperti itu bukan lah hal baru bagi Eva. Dia sendiri takut jika mati mengenaskan.
Frans beranjak dari duduknya dan melangkah menuju Meja kerjanya.
pulang ke rumah untuk menemani anak anaknya,sang istri masih di rumah sakit. Jelly sudah seperti dokter bagi Linda.
Frans yang tadinya berniat untuk melakukan sesuatu untuk melengkapi dokumen soal menghilang nya Fiona.
Jelas keluarga pasti akan sibuk mencari karena Fiona yang tidak pulang. Alex tidak mau berurusan dengan polisi.
Bob dengan wajah tegang nya masuk ke dalam ruangan itu. Di mana dia harus membuat dokumen keberangkatan Fiona ke luar negeri. Seakan akan perempuan cantik itu benar benar pergi berlibur., ke beberapa negara hingga benar benar tidak pernah pulang untuk selamanya.
Atau dia harus membuat sebuah kecelakaan yang menewaskan Fiona. Namun itu akan berurusan dengan polisi.
Sebaiknya Fiona pegi berlibur ke berbagai negara dan menetap di salah satu nya. Bob akhirnya membuat seperti itu.
Siapa yang tidak kenal Alex pria yang terkenal bengis dan tidak pandang bulu. Kematian bisa dia buat seakan pergi berkeliling dunia.
"Pergilah ke rumah sakit, tugas mu sebagai dokter sembuhkan Linda. agar istri ku bisa pulang ke rumah. Aku ingin menghabisi mu, kalau saja bukan karena mu Linda tidak akan mengalami hal buruk, kamu tidak menjaga nya dengan baik"
Bob hanya diam mendapat amukan dari bosnya itu. Pria Tampan dan masih muda itu merasa bersalah. Apa yang di katakan Alex memang benar.
Bob tidak bisa menjaga Linda, Bob mengakui itu kesalahannya. Seharusnya hal itu tidak sampai terjadi pada kekasih hati nya.
Tanpa menunggu di perintah dua kali,pria itu bergegas pergi setelah membuat semua urusan keberangkatan palsu Fiona.
Linda menatapnya dengan dingin saat melihat Bob masuk ke ruangannya. Istri dari pria di masa lalu nya itu telah mencelakai diri nya.
"Pergilah aku tidak ingin kamu ada di sini" Linda mengusirnya.
__ADS_1
"Aku Dokter yang akan merawat mu sampai kamu benar benar sembuh" jawab Bob tenang.
"Aku tidak mau di rawat oleh mu"
"Kamu menjadi tanggung jawab ku, karena Fiona yang mencelakai mu"
Dasar brengsek dia mau bertanggung jawab hanya kerena mantan istrinya itu.
"Sebagai kekasih ku aku tidak mau kamu sampai seperti ini, maaf kan atas, kelalaian ku, meski tidak sepenuhnya aku bersalah" kalimat Bob membuat Linda semakin kesal.
"Pergilah"
Bob terkejut ketika bantal tiba-tiba melayang ke arah nya
"Hentikan tingkah konyol mu itu!" Bentak Bob, dia sibuk menghindari semua barang yang tiba tiba melayang ke arah nya.
"Semua benda sudah tidak ada lagi untuk kamu lemparkan sebaiknya lemparkan saja tubuh mu aku siap untuk itu" ejek Bob.
Wajah Linda memerah menahan kekesalan nya.Pria ini benar benar membuat diri nya semakin kesal. Ingin rasanya mencakar wajah tampannya hingga berubah jelek.
Bob menyeringai dan menghampiri Linda, wajah cantiknya membuat Bob semakin gemas.
Linda melotot ketika Bob makin mendekat dengan tatapan misterius nya.
"Mau apa kamu? jangan mendekat! aku akan berteriak kalau kamu berani macam macam?!" ancam Linda.
Bob tidak mempedulikan ancaman Linda, tangannya melepaskan botol infus yang sudah hampir habis.
"Kamu sudah tidak memerlukan ini, tubuh indah mu akan membengkak bila terus menerus memakai infus" kata Bob sambil meraih tangan Linda.
Dengan hati hati dia melepaskan jarum infus yang menancap di tangan wanita kesayangan nya itu.
Linda tertegun menatap Bob yang dengan lembut melakukan tugasnya , Pria itu tidak ingin Linda merasa sakit.
Selesai melepaskan alat kesehatan itu Bob menatap wajah cantik yang sedang menatap nya.
"Masih terpesona dengan ketampanan ku" bisik Bob menggodanya.
Hal itu sontak menyadarkan Linda, wanita cantik itu mengalihkan pandangan ke arah lain. Bob tersenyum melihat Linda yang salah tingkah.
"Jangan kuatir, lelaki tampan ini akan menjadi milik mu selamanya. jika kamu mau kita menikah sekarang di rumah sakit ini" perkataan Bob membuat Linda terkejut.
"Apakah kamu sudah gila, jangan mengigau dengan mimpi di siang bolong?!" ketusLinda.
"Baiklah kalau kamu tidak ingin menikah di sini,aku akan merawat mu hingga kaki mu sembuh dan kamu bisa berjalan kembali, kita bisa melangkah ke pelaminan sesuai keinginan mu"
"Siapa juga yang ingin menikah dengan mu?" cibirnya.
"Aku Boby Ertanto" jawab Bob enteng membuat Linda semakin kesal namun berbunga bunga.
Siap juga yang tidak mau menikah dengan pria idaman nya. Setelah sekian tahun menjomblo.
Ekhem!
Deheman Jelly membuat ciuman keduanya terhenti.ada saja yang mengganggu acara romantis pasangan yang sedang di Landa rindu ini.
*
*
__ADS_1
*
***** Salam manis terlove ❤️❤️❤️ untuk kalian semua*****