Gairah Om HoT Yang Kesepian

Gairah Om HoT Yang Kesepian
Virus Jahat


__ADS_3

Ciuman Bob dan Linda terhenti ketika mendengar Jelly berdehem. Jelly masuk ke ruangan itu di ikuti Alex dari belakang.Istri dari bos mereka itu menatap dingin kepada Bob. Dua wajah yang tidak pernah senyum.


"Suami dan istri sama"


"Sayang!" Jelly menghampiri dan memeluk nya.


"Mengapa wajah mu ikutan mengeras seperti manekin begitu" kata Linda pelan di telinga Jelly.


"Aku ingin kaki nya patah seperti mu" kata jelly melirik ke arah Bob.


perkataan Jelly sukses membuat Linda terkejut, dia tau sahabat nya ini sudah ketularan virus jahat suaminya.


Mana mungkin seorang jelly yang baik hati menjadi sejahat ini kalau bukan karena suaminya.


"Aku tidak ingin kaki nya patah, dia harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi padaku" ucap Linda.


"Baiklah kalau itu mau mu!.... Kau rawat dia sampai kakinya sembuh. Kalau tidak akan ku patah kan kaki mu juga" ujar Jelly dengan mata tajamnya.


"Daddy ayo pulang!" Jelly melangkah keluar di ikuti Alex bagaikan ekor nya.


"Eh yang bos itu istrinya atau kah Suaminya?" gumam Bob yang sempat di dengar Linda.


Linda tidak menghiraukan Bob yang ada di ruangnya. Dia menutup matanya berpura-pura untuk tidur agar menghindari pria yang kini sudah kembali menjerat hatinya.


Melihat mata Linda yang terpejam Bob melangkah ke luar dari ruangan itu. Linda tersenyum senang itu berarti Bib tidak akan menggangu nya lagi.


Namun bukan nya pergi tidak kembali tapi justru Bob kini datang dengan kursi roda.


"Kamu pasti bosan berbaring terus, sekarang aku akan membawa mu berkeliling di sekitar rumah sakit ini"


Tanpa menunggu persetujuan Linda, Bob sudah mengangkat tubuhnya dan mendudukkan tubuh Linda di kursi roda yang telah disediakan.


Linda sudah tidak bisa melawan lagi dia terpaksa harus mengikuti kemana Bob membawa nya. Linda benar benar takjub melihat keindahan rumah sakit mewah milik keluarga bos nya itu.


Taman yang indah dengan berbagai jenis bunga yang bermekaran warna warni. Memanjakan mata para pasien nya.


"Apakah kamu suka"tanya Bob dengan tatapan lembutnya. Ia duduk di sebuah bangku taman bersama Linda di dekat nya dengan kursi roda.


Linda menoleh sekilas menatap Bob lalu kembali mengalihkan pandangannya menatap bunga-bunga yang indah bermekaran di taman itu.


Bob sendiri mengatakan akan menikahi Linda setelah wanita cantik pujaan hatinya sembuh dan kembali berjalan.


Biar bagaimanapun dia tidak ingin kehilangan Linda untuk kesekian kalinya. Setelah bertahun tahun mencari keberadaan nya.


Sudah tidak ada alasan bagi Linda, untuk menolak kehadiran Bob dalam hidup nya. Walaupun sebenarnya dia ingin menolak tapi hati nya tidak sejalan dengan pemikiran.


"Melamun apa?" suara lembut Bob menyadarkan dirinya.


Linda menoleh sekilas lalu kembali menatap bunga bunga yang indah bermekaran. Entah apa yang akan dia katakan. Linda seakan kehabisan perbendaharaan kata kata.

__ADS_1


Bob meraih jemari nya mengecup lembut dan menggenggam jemari lentiknya. Linda hanya diam membiarkan Bob dengan tingkah nya.


Dua insan yang saling merindukan itu menikmati keindahan alam hingga Linda meminta Bob untuk membawanya kembali ke ruangannya.


Bob mengendong Linda dan meletakkan tubuh langsing wanita nya itu dengan hati hati.


"Terima kasih" Ucapnya pelan.


"Sayang?! ini sudah menjadi tanggung jawab ku, hingga kamu bisa kembali berjalan normal dan melangkah ke pelaminan bersama ku".


Linda memanyunkan bibirnya mendengar ucapan pria yang menurut nya suka seenaknya.


"Tidak bos tidak anak buah,semua sama" ucapnya kesal.


Bob terkekeh mendengar itu, dia menatap wajah cantik yang kini melotot padanya. Ia lalu membantu membetulkan posisi Linda di tempat tidur nya.


Dengan berhati hati membetulkan ke dua kaki Linda yang berbalut perban dan di gips. Linda hanya diam membiarkan Bob melakukan itu.


Di tempat lain Alex menahan kekesalan nya. Sudah beberapa hari ini Jelly sibuk mengurus sahabat Linda hingga mengabaikan dirinya.


Alex mengemudi mobil nya sambil berbicara dengan para anak buahnya untuk menutup jalan yang dia lewati.


Setelah itu Alex menepi mobil nya di tepi Jalan. Kening Jelly bertautan menatap heran melihat tingkah Suaminya yang menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


Alex mendekat melepaskan sabuk pengaman istri nya. Bau mint wangi segar nafas Alex menyapu lembut wajah nya.


Tanpa Jelly sadari Bibir nya menjadi santapan suaminya. Ciuman lembut yang berubah panas.


Sang istri hanya bisa pasrah dan mengimbangi permainan suaminya.


"Daddy ini di jalan, orang orang akan melihat kita" protes Jelly sambil mengatur napasnya.


jelas pakaiannya sudah berada di jok belakang yang di lemparkan oleh Alex. Jok tempat duduk nya sudah dia turun kan dengan Jelly yang kini berada di atas pangkuan nya.


"Tenang aja sayang,,, sudah tidak akan ada mobil lain yang melewati jalan ini, Frans dan anak buahnya telah mengurus nya, saya ingin bermain aman tanpa ada yang menggangu" bisik Alex yang kini sibuk dengan tubuh moleknya.


Mata Jelly melihat ke jalan, benar saja sudah tidak ada satupun mobil yang melewati jalan ini.


Suami nya ini tidak main main dengan ucapannya . Apa yang tidak bisa di lakukan oleh seorang Alex. Apalagi demi kesenangan nya.


"Daddy! kita bisa melakukan nya di rumah" protes Jelly yang kini mulai mendesah.


"Tidak! aku mau sekarang di sini!"


"Di Sini?"


"Ya di sini" ucap Alex yang mulai bergerilya. Iya yang kini terbakar api gairah yang menuntut untuk terpuaskan.


Jelly sudah tidak mungkin untuk menolak keinginan suaminya. Kalau sudah begini ia terpaksa harus mengimbangi untuk memuaskan hasrat sang suami.Mobil mewah itu kini bergoyang goyang.

__ADS_1


Sementara dari kejauhan Frans dan juga Eva menyaksikan semua itu.


"Dasar bos gila! berbuat mesum tidak mengenal tempat" umpat Eva.


"Biasa sayang?! kalau yang enak enak itu tidak mengenal tempat, di mana pun pasti enak" Ucap Frans membela bosnya itu.


Eva memutar bola matanya,demi mendengar ucapan Kekasih nya. "Laki laki kalau begitu akan saling menolong"


Eva membuka pintu mobil lalu masuk dan duduk sambil melihat ponselnya. Dia tidak dapat membayangkan bagaimana bos nya itu sedang bercinta dengan istri di mobil.


Frans lalu ikut masuk dan duduk di samping sang pacar. "Sini?!" dengan lembut Frans menarik Eva dan memeluk nya mendaratkan ciuman di bibir wanita yang kini menjadi kekasih nya itu.


Adegan berciuman pun terjadi di dalam mobil Frans, Pria tampan itu mulai menyerbu bibir kekasih nya dengan rakus.


Tangan nya pun tidak tinggal diam ikut merayap kemana mana. membuat sang wanita mendesah dan menggeliat akibat sentuhan nakal tangan Frans.


Di mobil nya Alex masih sibuk dengan kegilaannya, melakukan penyatuan raga dengan sang istri. Tubuh seksi nan molek itu menari indah dalam pangkuannya.


Sesi percintaan panas berlangsung lama, Alex seakan ingin menghabiskan waktu bercinta dengan istri nya seharian di dalam mobil.


Ada sensasi berbeda baginya bila melakukan hal yang membuat diri nya terpuaskan. Pria tampan yang terkenal dengan kejahatan dan sadis itu akan sangat romantis bila bersama istrinya.


Jelly akhirnya ambruk di dada suaminya setelah memuaskan kebutuhan biologis sang suami.


Tangan besar itu mengelus lembut punggung istrinya yang terbuka. Sambil satu tangan nya meraih baju Jelly yang berserakan di jok belakang.


Senyum mengembang di wajah tampannya, puas melihat istri nya terkulai dalam pelukannya. "Pakai baju kita pulang sekarang" bisik Alex mengecup sekilas bibir yang sejak tadi menjadi santapannya.


"Daddy sih, main nya terlalu lama aku capek tau?!" Jelly kini cemberut padanya.


"Lama tapi kamu juga menikmati nya kan?" Alex berkata santai. membantu memakai kan baju jelly.


Alex kembali membetulkan posisi jok mobil nya


, masih dengan jelly yang duduk di pangkuan nya.


Pria itu mulai menghidupkan mesin mobil nya dan melaju pulang menuju rumah nya.


Senyum terukir di bibirnya dan sesekali mengecup bibir sang istri. Satu tangan melingkar indah di pinggang Jelly.


Alex mengemudi mobil nya dengan satu tangan nya. Menyusuri jalanan yang sepi tidak ada satu mobil pun yang lewat di sana.


Setelah memastikan bahwa Bosnya telah selesai dengan kegiatan panas nya di mobil,barulah Frans kembali memberikan perintah kepada anak buah nya untuk membuka jalan yang mereka blokir.


*


*


*

__ADS_1


*****Love you All❤️❤️❤️ lama tak jumpa membuat Rindu*****


__ADS_2