
Jelly menatap bingung melihat sahabat dan suami nya itu sudah tiba di rumahnya.
"Lho kok bulan madu nya belum selesai kalian sudah duluan pulang? jangan bilang kalau kamu telah menyuruh mereka untuk pulang" Jelly melotot menatap suaminya yang hendak pergi ke kantor.
"Aku yang memaksa pulang masih banyak tugas ku di agensi yang tertunda" kata Linda yang faham dengan tatapan Alex.
"Sebaiknya kalian pulang dan beristirahat sebelum memulai kerja, beberapa hari lagi" titah Alex.
Pria itu melangkah keluar menuju mobilnya, lalu berangkat ke kantor. Bob dan Linda segera pulang sesuai perintah bosnya..
Kalau tidak Jelly akan memberondong dengan berbagai pertanyaan. Dan ujung ujungnya Alex yang mendapat Amukannya.
Sampai di apartemen Linda buru buru masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Terasa lengket dengan sisa percintaan nya semalam. Saat asyik berendam di dalam Bathtub menikmati air hangat sambil memejamkan matanya.
Linda merasa ada tangan yang memeluk tubuh tubuh nya. Bob ternyata sudah masuk ke dalam bak mandi dan melakukan aksinya.
Linda membuka matanya, sebelum protes nya melayang. Bob sudah duluan membungkam mulutnya.
Apa yang terjadi di dalam kamar mandi itu benar benar membuat Linda kelelahan. Bob seakan tidak pernah puas untuk mengajaknya bertempur.
Setelah puas melampiaskan hasrat nya, barulah keduanya mandi, membersihkan diri.
Lelah itulah yang dirasakan Linda,dia memilih untuk beristirahat. Membiarkan Bob melakukan semua aktivitas rumah tangga.
Ya rumah tangga karena Bob sekarang bertitel suami. Dia kini sedang sibuk di dapur memasak untuk istri tercintanya.
Linda membuka matanya Indra penciumannya mengendus aroma sedap. Harum masakan kini menggugah selera. Kebetulan dirinya sedang lapar.
Bergegas bangun merenggangkan otot otot nya,lalu masuk ke dalam kamar mandi. Setelah selesai dengan ritual mandi nya.
Linda mengenakan baju Santai sebuah dress selutut tanpa lengan. Terlihat seksi menggoda.
Pintu kamarnya terbuka Bob baru saja masuk dengan senyuman yang menawan.
"Honey kamu sudah bangun, Ayo sekarang saat nya makan,kamu pasti sudah lapar" Bob menghampirinya.
Tanpa aba aba ia langsung menggendong Linda membawanya ke meja makan. Linda berdecak kagum melihat berbagai hidangan telah siap di meja makan.
"Selamat menikmati nyonya Bobby Erthanto" ucap Bob sambil mengecup bibir Linda.
"Terima kasih Tuan Bob" balas Linda tersenyum lebar.
Karena memang lapar Linda sampai melahap beberapa menu makanan yang ada di meja.
"Apakah masakan ku enak?" tanya Bob ketika melihat istrinya yang makan dengan begitu lahapnya.
__ADS_1
"Hmm enak! sangat enak" jawab Linda dengan mulut nya yang masih penuh dengan makanan.
Entah makanan itu enak ataukah karena dirinya yang sedang lapar. Tapi yang jelas pasti enaklah.
"Saya akan masak yang enak untuk mu setiap hari" kata Bob, saat Linda justru menyuapinya dengan sesendok kuah sup ayam.
"Terima kasih Honey" Bob tertawa kecil sambil meraih sendok bersama tangan Linda. Lalu memasukkan isinya kedalam mulut.
"Kamu memang koki yang handal" puji Linda.
"Siapa dulu dong suami nyonya Bob" Canda nya.
Linda tertawa kecil menggeleng lucu, hal itu membuat Bob merasa gemas. Segera menariknya dan memberikan ciuman di pipinya.
Bob tersenyum kebahagiaan yang pernah hilang dari hidup nya kini kembali di temukan. Linda yang menjadi cinta pertama nya.
Wanita yang pertama Bob melepas keperjakaannya beberapa tahun silam. Wanita yang kini ada dalam hidup nya. Benar kata pepatah. Kalau jodoh tidak akan kemana.
Di lain tempat Frans sedang menyisir rambut panjang sang istri. Wangi sampo membuat Frans memeluk nya. Pria itu meletakkan sisir yang di pegang nya.
Memeluk tubuh langsung sang wanita pujaan dari belakang. "I Love You" bisiknya sambil mengecup pipi Eva.
Wanita yang sedang berbahagia itu mengusap lembut pipi suaminya. "Love You To" senyum mengembang di wajah cantiknya.
Eva yang sejak dulu menaruh rasa suka kepada sosok tampan itu. Ia tidak menyangka diam diam dirinya mencintai Frans. Namun perasaan itu dia kubur dalam dalam.
Mengingat hal itu Eva tersenyum Ia lalu berdiri menghadap sang suami yang menatapnya dengan senyuman lembut.
Eva mengalungkan tangannya di leher Frans, pria itu dengan cepat ******* bibir yang selalu membuat dirinya candu.
"Bersiaplah kita akan temani bos ke lokasi proyek hari ini" Kata Frans setelah melepas ciumannya.
"Baiklah aku bersiap dulu ya"
"Hemm" Frans segera melangkah keluar dari kamar itu. Di pintu dia berbalik mengatakan "Ingat! jangan memakai baju seksi ya" setelah itu pria itu keluar dari kamar dengan senyum di bibirnya.
Hari ini Alex akan berkunjung untuk periksa proyek perumahan untuk orang orang yang tidak memiliki tempat tinggal. Perumahan itu di bangun untuk mereka.
"Sayang? apakah kamu sudah siap?" tanya Alex kepada istrinya.
"Siap Dadd!" Sahut Jelly.
Wanita cantik ibu dua anak itu meraih tasnya yang sudah ditaruh di meja sejak tadi, di dalam tas itu berisikan uang yang akan diberikan kepada anak-anak yang akan datang di tempat berkunjung suaminya.
Bangunan yang sudah hampir rampung lebih tepatnya rusun, rumah susun untuk mereka yang tidak memiliki tempat tinggal.
Itulah Alex dia sibuk membangun untuk kaum bawah. Harta yang melimpah bukan nya membuat pria yang terkenal kejam itu menutup mata. Ataupun menjadi serakah beberapa bisnisnya yang lain hasilnya disumbangkan untuk membangun kepada orang-orang lemah.
__ADS_1
Jelly tersenyum menyambut anak anak yang datang mengerubungi mereka. Wanita cantik itu membuka tas yang sejak tadi di tenteng nya.
Jelly menyambut uluran tangan mereka tanpa rasa jijik sedikitpun. Meskipun mereka terlihat kotor dan dekil.
Sosok Jelita beda dengan mantan istri Alex yang bernama Katy. Wanita angkuh itu akan jijik dan mengusir anak anak jalanan bila mereka mendekati nya saat Alex membawa nya berkunjung ke tempat seperti ini.
Alex melihat semua apa yang di lakukan Jelly membuat pria itu merasa bangga memiliki istri lembut dan baik hati.
Senyum mengembang di wajah tampannya, dia lalu melangkah mendekat ke arah Jelly. Ikut membantu istrinya untuk membagikan amplop kepada semua orang yang ada di situ. Tentu saja dengan senyuman yang menawan.
Seharian berbagi dengan kaum bawah membuat Alex merasa lega. Jerih payahnya selama ini tidak sia sia, ia memiliki kepuasan tersendiri bila sudah berbagi dengan fakir miskin.
Di tambah lagi dengan dukungan dari Jelly yang selalu mensupport setiap kegiatannya. Membuat Alex merasa bahagia. Hidupnya kini terasa sempurna dengan memiliki istri yang cantik baik hati, lembut dan pengertian.
Di tambah lagi dengan kehadiran dua buah hatinya yang lucu dan imut lengkap sudah kebahagiaan nya. Bukan hanya Alex yang bahagia tapi juga mommy yang awalnya selalu mendesak dirinya untuk punya anak sewaktu masih hidup bersama Katy.
Jelly yang baru selesai mandi sedang berganti pakaian tiba tiba Alex memeluknya dari belakang.
Harum wangi tubuh nya membuat Alex menyerangnya dengan ciuman bertubi tubi di sekujur wajahnya.
"Terima kasih sayang" baiknya.
"Terima kasih untuk apa?" Jelly berbalik mengusap sayang wajah suaminya. Tidak lupa pula kecupan mesra di bibir sang suami.
"Untuk semuanya, kamu yang sudah mengerti aku, mendukung setiap kegiatan dan apa saja termasuk anak anak dan orang orang bawah" di tatapnya lembut wajah sang istri, balas mengusap dengan sebelah tangannya.
Jelly menggenggam tangan suaminya erat terasa hangat dan lembut jemari lentiknya. Senyum terukir di bibir seksinya.
"Di manapun suamiku apapun dan siapapun dia , itulah dunia ku, hidup cinta dan kebahagiaan ku" ucapnya lembut.
Alex meraih tubuh istrinya memeluk erat seakan tidak ingin terpisahkan oleh maut sekalipun. Kata kata Jelly membuat hidup nya begitu tenang dan bahagia.
Alex menciuminya di sela pelukan bahkan ciuman lembut nya berubah panas. Jelly yang tadinya akan memakai baju justru di lemparkan Alex ke sembarang arah.
Alex sudah menggendong istrinya ke tempat tidur, membaringkan tubuh polosnya ke tempat di sana, ia pun ikut naik ke tempat tidur.
Mulai dengan pembibitan jagung kolombisnya, menggarap lahan tempat ia bercocok tanam.
Dengan harapan akan hadir lagi Alex kecil lainnya.
*
*
*
***** Love You All❤️❤️❤️ Salam manis untuk semua nya*****
__ADS_1