Gairah Om HoT Yang Kesepian

Gairah Om HoT Yang Kesepian
Mana Tahan


__ADS_3

Linda yang tadinya marah-marah kini terbuai dengan permainan ciuman panas yang di lakukan oleh Bob.


Sepasang kekasih yang sedang dilanda mabuk asmara itu sedang asyik berciuman.


Namun lagi lagi kegiatan mereka harus terhenti dengan kehadiran Jelly yang berdehem.


"Ekhem!"


Jelly masuk ke dalam ruangan Linda tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Tau tau wanita yang menjelma sebagai sahabat Linda itu sudah ada di dalam, sedang tersenyum-senyum kepada mereka.


"Cek! selalu saja wanita ini datang di waktu yang tidak tepat, andaikan dia bukan sahabat Linda, pasti sudah kau lempar melalui jendela" rutuk Bob dalam hati.


"Gimana kabarmu sayang?!" Jelly menghampiri memeluk lidah dan menciumnya kanan kiri.


Sepasang sahabat yang saling menyayangi itu seakan tak bisa terpisahkan dan itu membuat Bob merasa terganggu.


Bagaimana tidak selalu saja Jelly datang saat Bob sedang bermesraan. Padahal kegiatan berciuman nya itu sangat langka, mengingat sang kekasih yang selalu marah kepada nya.


Jelly bukannya tidak tahu kalau Bob merasa kesal dengan kehadirannya.untuk itu memang ia sengaja membuat Bob seperti itu agar dia merasakan apa selama ini sahabatnya itu begitu merindukan dirinya sebagai seorang kekasih yang pergi tanpa kabar dan berita.


"Seperti nya kekasih mu tidak menginginkan kehadiranku di Antara kalian, sebaiknya aku kembali saja agar kalian bisa berdua-duaan" kata Jelly pelan hampir berbisik di telinga Linda.


Linda tertawa mendengar nya "Biarin aja, dia selalu membuat ku kesal" sungutnya.


Jelly melirik ke arah Bob yang kini duduk di sofa sambil mengotak Atik ponselnya. Pria tampan itu tidak menghiraukan dua wanita yang sedang membicarakan dirinya itu.


"Aku pergi dulu ya sayang?!" Jelly melangkah pergi. Masih sempat melirik Bob yang sedang duduk.


"Jaga dia!" ucapnya nya tegas.


Bob tau kalimat tajam itu di tujukan Jelly kepadanya.Sebelum wanita itu benar-benar pergi dari sana.


Sementara Alex sedang berkunjung ke semua ruangan yang ada di rumah sakit milik keluarganya itu, memeriksa satu persatu dan obat-obatan yang baru saja displaynya kemarin.


Di sebuah ruangan dua orang pria sedang berbincang bincang. Membahas mengenai rumah sakit dan kompensasi untuk masyarakat kurang mampu.


Kedua orang itu adalah Alex dengan kakak nya yang bernama Bram. Dua pria tampan itu selalu menjadi pusat perhatian para perawat yang bertugas di rumah sakit ini.


perawakan mereka yang mempesona meskipun sudah tidak mudah lagi. Banyak gadis yang bertugas di rumah sakit ini memuji dan ingin memiliki pria seperti mereka.


Tapi sayang para pria tampan itu sudah memiliki istri dan anak anak yang cantik dan tampan pula.


Rumah sakit besar dan mewah ini bukan hanya untuk pengobatan orang orang kaya. Tapi juga untuk mereka yang dari kalangan bawah.


Ya keluarga Lawrans merupakan keluarga dermawan yang selalu memperhatikan hal-hal yang menyangkut kemanusiaan.


Jelly melangkah menuju ke ruangan di mana suaminya berada. Tanpa mengetuk pintu wanita cantik itu mendorong pintu dan langsung masuk.


Ia terkejut melihat kakak ipar nya ada bersama Alex. Jelly tersenyum saat dua pria itu menoleh ke arah nya.

__ADS_1


Jelly pun membungkuk hormat kepada Bram yang di sambut senyum ramahnya. Sungguh Bram tak kalah tampan nya dengan Alex.


"Apakah kamu sudah selesai?" Tanya Alex berdiri menghampiri nya. Alex tau istrinya itu merasa kikuk di tatap oleh kakak ipar nya.


Jelly menatapnya lalu mengangguk pelan dengan senyuman indah yang merekah di wajah cantik nya.


Sesungguhnya Bram memuji kecantikan istri adik nya itu. Meskipun Ia sendiri memiliki istri yang cantik dan juga beberapa orang putri yang tak kalah cantik nya juga.


Tapi kecantikan Jelly tak dapat di pungkiri, Bram menggeleng cepat mencoba untuk menghilangkan apa yang ada di pikiran nya.


Adiknya itu memiliki seorang istri yang cantik alami. Bila dibandingkan dengan Katy mantan istri Alex yang dulu, Katy jadi tidak ada apa-apanya bila harus bersaing dengan jelita.


Tapi sayang Alex sendiri telah melenyapkan istri nya itu. Tidak ada seorang pun yang tahu. Tapi hal itu tidak bisa di sembunyikan dari Bram, kakak laki laki tertua Alex.


Bram merupakan pemegang saham terbesar keluarga Lawrans. Semua yang terjadi tentu saja bukan tidak sepengetahuan dirinya.


Bram menempatkan beberapa anak buah dan bodyguard nya untuk mengawal dan mengawasi adik-adiknya itu tak terkecuali juga Alex.


"Akan ada acara keluarga dan semua harus hadir membawa istri dan juga anak anaknya" titah mommy yang tidak bisa di bantah.


"Siapkan dirimu dan anak anak kita akan ke rumah mommy, akan ada pertemuan keluarga besok di jam makan siang" kata Alex saat mereka sudah di mobil dalam perjalanan pulang.


Jelly menoleh ke arah suami nya yang berbicara sambil serius menyetir. Alex akan membawa mobil nya sendiri bila sedang bepergian dengan istri nya.


"Acaranya di jam makan siang" kata Alex lagi.


Mommy kuatir bila mengadakan acara di malam hari. Takut bila ada musuh dan sangat berbahaya bagi keselamatan anak anak nya.


Bila terjadi sesuatu di siang hari pandangan dan jangkauan tidak terbatas. Tapi bila di malam hari pandangan dan jangkauan akan sangat terbatas dan itu sangat berbahaya.


"BI kita akan ke rumah mommy hari ini, jadi biar bibi tidak usah masak. Kita akan makan siang di sana" kata Jelly kepada Bi Rita saat beliau sedang bersiap untuk masak.


"Bahannya kembalikan aja ke dalam lemari pendingin ya" kata Jelly lembut.


Jelly sangat menyayangi Bi Rita seperti orang tuanya sendiri. Sejak pertama kali datang ke rumah ini bi Rita memperlakukan dirinya dengan baik. Itu yang membuat Jelly sangat menyayangi nya.


"Baik nya!" BI Rita kembali memasukkan bahan makanan yang telah di keluarkan tadi.


"Sekarang Bibi bersiap siap kita akan segera berangkat" kata Jelly lalu beranjak ke kamar anak anak nya.


Alex yang sedang menggendong si kecil Amy, dan Kaysar yang sedang sibuk dengan mainan mobilnya.


"Biar Amy sama Mommy Daddy, gendong Kay" Jelly yang baru masuk menghampiri Alex, mengambil Amy dari gendongan nya.


"Cup!" Jelly mengecup pipi Amy.


"Cup!" Jelly mengecup bibir Alex.


Pria itu sengaja menyodorkan bibir nya untuk di kecup Jelly. Tapi ciuman itu malah berlanjut di sambut Alex.

__ADS_1


"Daddy? ciuman nya di pending dulu ya! kita tidak boleh telat. Jangan sampai mereka lama menunggu kedatangan kita" Jelly menghentikan aksi suaminya yang mulai menuntut lebih.


"Baiklah setelah dari sana harus di sambung ya?" Alex terkekeh mengatakan itu.


"Kebiasaan ya, tidak bisa di tahan" sahut Jelly.


"Mana tahan kalau dalam mode on begini" Alex tersenyum menggoda.


"Jangan terlalu sering begituan, nanti bibir mu menipis" Jelly tersenyum. Lalu melangkah keluar dari kamar itu. "Ayolah Daddy!"


Itu membuat Alex tertawa kecil mendengar gurauan istri yang membuat dirinya merasa ingin menerkam nya, kalau saja mereka tidak sedang bersiap untuk pergi ke rumah mommy nya Alex.


"Ayo jagoan Daddy!" Alex meraih tubuh mungil putranya. Menggendong lalu keluar menyusul Jelly yang sudah duluan menuju mobil.


Jelly bersama dengan Bi Rita telah berdiri di samping mobil menunggu Alex. Tidak berapa lama Pria tampan itu keluar sambil menggendong putra nya.


Kalau di perhatikan wajah kaysar begitu mirip dengan Alex, bagaikan pinang di belah dua. Duplikat Alex kecil. Mereka sama Tampan nya.


Jelly sendiri berpakaian sopan Wanita itu nampak ramping dengan berbalut gamis putih bermotif bunga bunga, di padukan dengan kerudung putih yang ujung satunya di biarkan menjuntai.


Istri dari Alex itu terlihat anggun mempesona. Semua mata tertuju kepada nya saat mereka telah tiba di rumah orang tua Alex.


Alex masuk bersama jelly, Keduanya melangkah bersama. Pasutri itu menjadi pusat perhatian saat mereka tiba dengan masing masing menggendong putra putri nya yang menggemaskan, Tampan dan cantik seperti kedua orang tuanya.


Mereka merupakan pasangan yang datang paling akhir. Dan sedang di tunggu keluarga Lawrans.


"Maaf kami datang agak terlambat" ucap Jelly saat mommy dengan senang hati menyambut kehadiran mereka.


Ibu dari Alex itu langsung mengambil Kaysar dari tangan Alex. "Sini Kay biar mommy yang menggendong" wanita tua itu mengulurkan tangannya meraih si kecil kaysar.


Sebenarnya Alex tidak mau anak nya merepotkan sang mommy. mengingat mommy nya itu sudah tua.


Semua kakak dan adiknya sudah hadir bersama para istri dan anaknya.


Hanya si bungsu Sean yang istrinya tidak ikut, konon sang istri melanjutkan studinya di Jerman sudah hampir dua tahun. Pernikahan mereka hanyalah berstatus di atas kertas. Karena di jodohkan.


Acara yang penuh dengan kekeluargaan dan harmonis. Di mana para istri saling berbagi cerita satu dengan lainnya. Terkadang terlihat mereka sedang tertawa saat membagi tips urusan ranjang.


Sementara para lelaki asik bercerita soal bisnis dan perusahaan mereka. Mereka terlihat serius, hanya Si bungsu Sean yang memilih untuk berbicara dengan Ponakannya yang bernama Ranny.


Sean dan Ranny sedang serius membahas sesuatu yang menyangkut istri nya yang berada di Jerman.


*


*


*


*****Love You All ❤️❤️❤️ Salam Rindu ku untuk kalian******

__ADS_1


__ADS_2