
"kaka bangun ": suara orang membangunkanku.
"apa aku disurga": kataku
"ye ngelindur sana cuci muka gosok gigi makan udah siang": kata Viona.
"abis bangun tidur buka mata eh ada bidadari jadi kirain di surga": kataku.
"gombal, cepetan sana" kata Viona.
beres cuci muka dan gosok gigi aku ke ruang makan. Viona sudah disana menungguku.
"makan kaka udah siang pasti kaka kelaperan": kata Viona
"tau aja, eh abah sama Deni kemana?": tanyaku
"udah pulang asalnya aku mau bangunin kamu tapi kata abah jangan soalnya semaleman kamu begadang": kata Viona
Om Hadi datang menghampiri kami.
"kaka Viona pergi dulu disuruh beli makanan sama papah dah": kata Viona
Buset deh tega bener Viona ninggalin aku sama papahnya aduh mau ngobrol apaan yah padahal dulu beberapa kali ngobrol sama om Hadi tapi gak nervous kaya gini.
" Nak aka tahu siapa yang ngirim santet ke om?": kata om Hadi
"Tau om tante M****, oh iya maaf om ni makan duluan makan bareng om?": kataku gugup.
"silahkan om udah makan duluan, Tante M***** kenapa dia begitu tega": kata Om Hadi.
"ya gitu om ambisi hawa nafsu dan cinta ditolak jadi komplikasi yang mengerikan": kataku.
"kamu ga cerita tentang Tante M**** ke Viona kan?": kata Om Hadi
"ga om aku tau Viona ga tau tentang Tante M***** dan lebih baik begitu": kataku.
"kalau om boleh tau bagaimana hubungan kamu sama anak om, hanya teman atau bagaimana?": tanya Om Hadi.
Duh koq langsung kesitu. Ah jujur saja apapun resikonya aku terima.
__ADS_1
"mmm... aku dan Viona baru resmi berpacaran": kataku tegang.
"yg meresmikan kamu pacaran dengan Viona siapa": kata om Hadi.
Duh kayanya om Hadi ga setuju biar lah ga setuju mungkin takdirku bukan dengan Viona.
"Anu...anu...mmmmm ":kataku
"masa anu anu jawab yang bener": kata om Hadi
"aku sama Viona om": jawabku.
"ngga minta restu sama om?": kata Om Hadi
"rencananya mau kan keburu ada huru hara kiriman ghoib Om": kataku.
"hahahahahaha jangan tegang gitu om cuma ngetes kamu": kata Om Hadi.
mulai agak lega aku nih...
"Viona sudah cerita tadi pagi udah jadian sama kamu bahkan beberapa hari yang lalu Viona minta pendapat om tentang kamu. Om tau kamu baik dari cerita pa Yayat dan dari perubahan sikap Viona. Dulu Viona manja keras kepala tidak patuh sama Om tapi sejak kenal kamu Viona jadi patuh, sekarang suka cerita tentang kuliah tentang kamu ke om. Bahkan om cek buku tabungan Viona malah bertambah dulu Viona suka ngehambur hamburin tabungan padahal uang jajan Viona besar. Kini Viona bisa nabung dari uang jajan yang bikin om bahagia kini Viona penurut apa kata Om": kata Om Hadi.
"saya ikut seneng mendengar Viona bisa berubah": kataku.
"Saya berjanji berbuat semampu saya untuk menjaga anak om": kataku.
"om juga mau ucapin terimakasih banyak nak aka sudah mau bantu om": lanjut Om Hadi.
"ga apa apa om sudah kewajiban tolong menolong dalam kebaikan.": kaanaku.
"ya udah dilanjut makannya om mau istirahat badan om masih lemes": kata Om Hadi.
"Iya om": kataku.
Ga lama kemudian Viona muncul.
"kaka papah tadi ngomong apa?": kata Viona.
"ngomongin viona manja, boros,keras kepala emang masih mau sama anak om?": kataku.
__ADS_1
"uuuh kaka suka boongin Viona": kata Viona sambil nyubit.
"hehehe iya aku boong papah bilang ngerestui hubungan kita": kataku
"horeeee asik ih koq ikut ikutan panggil papah": kata Viona
"kan nanti jadi papah aku juga": kataku ngasal.
"huuuuu maunya": kata Viona
"abis makan aku pulang ya, masih ngantuk nih malu kalo tidur disini": kataku.
"kirain ga punya malu": kata Viona
Habis makan aku pamit sama om Hadi mau pulang. Lalu aku dan Viona melangkah ke luar rumah.
"duh motorku kan dikantor, ada angkot lewat sini gak": kataku.
"bawa mobil aku aja:" kata Viona.
"bawanya gimana didorong kan aku ga bisa nyetir": kataku.
"hihihi lupa masa kalah sama aku cowo ga bisa nyetir": kataku
"iya kamu bisa nyetir tapi nabrak aku 2 kali": kataku.
"enak aja 2 kali cuma sekali lagi": kata Viona.
"dua kali, kan yang satu lagi kamu nabrak hati aku": kataku.
"kaka gombal ih": kata Viona sambil nyubit.
Kami tertawa pelan.
"nih kaka bawa motor aku aja ni kunci sama stnk nya jangan lupa nanti aku mau dianter jemput sama kaka:" kata Viona.
"emang mau naek motor panas panasan atau keujanan": kataku.
"kalo sama kaka mah mau bingiiiits": kata Viona.
__ADS_1
Viona ngambil hpnya mengajakku selfie untuk dp bbm dan instagram katanya. Cuuuup, klik .. Viona mengecupku dan memfotonya... melelehlah diriku... heran yg dikecup pipi yg gemeteran dengkul ini hatiku jadi dag dig dug ga jelas...
Aku pulang naik motor matic dengan helm warna pink bermotif bunga bunga.....