gelap tak selamanya kelam

gelap tak selamanya kelam
Dilema.


__ADS_3

Beres kuliah bbm masuk ku cek dari Viona, ia ingin bertemu denganku. Ku bilang tunggu di cafe langganan kami. Aku langsung menuju cafe. Sampai di cafe aku memilih tempat yang agak jauh dari meja lain.


Tak lama Viona datang aku bbm dia meja aku berada dan Viona menghampiriku.


"aka aku mau bicara penting": kata Viona sambil duduk disampingku dan menyandarkan kepalanya dibahuku.


"napa non seperti ada yang dirisaukan": kataku.


"ka, papah mau menikah lagi": kata Viona terisak dan mulai menangis.


"kenapa ayang sedih": kataku.


"aku ga mau ada orang diantara aku dan papah, mamah sudah tiada begitu mudah papah melupakan mamah": kata Viona.


"ceritakan semua": kataku.


"aku bilang ke papah wanita ini mau harta saja tapi kata papah aemua harta papah buatku saja papah hanya minta sedikit buat rumah dan bekal dihari tua": kata Viona

__ADS_1


"sayang seandainya aku berjodoh dengan aku terus aku dipanggil oleh yg kuasa aku akan rela kamu menikah lagi": kataku


"kalau itu terjadi aku ga akan punya pengganti lagi aku akan setia sama kaka": kata Viona


Kurangkul bahu Viona.


"tapi aku lebih bahagia kalau kamu menemukan pengganti sehingga ada yg menjaga memerhatikanmu menyayangimu dan membuatmu bahagia. Seandainya aku anak papah kamu aku akan setuju papah menikah lagi, aku sebagai anak tak mungkin sepanjang waktu merawatnya belum kebutuhan biologisnya. Aku yakin dalam hati yang paling dalam papah kamu masih sayang sama mamah kamu buktinya sebegitu besar sayang papah sama kamu buah cinta papa dan mama kamu": kata Viona


"jadi sebaiknya bagaimana?": Viona


"temui dulu calon mama kamu apakah dia baik untuk papah mu atau tidak": kataku


"iya apa sih yg ngga buat Viona": kataku.


Viona sangat manja hari ini


Beberapa hari kemudian Viona memberitahuku bahwa papa dan calon Istrinya ingin bertemu. Aku mengiyakan dan rencananya nanti malam kami akan bertemu direstoran.

__ADS_1


Singkat cerita malam itu kami bertemu direstoran. Aku datang terakhir kulihat Om Hadi, Viona, dan calon istri om Hadi. Aku mengucapkan salam dan mencium tangan Om Hadi dan calon Istrinya.


Om Hadi memperkenalkan calon istrinya yang bernama tante Shinta.


Aku melihat tante Shinta orangnya baik ramah bahkan aku mendapat penglihatan tante Shinta orang yang baik kisah hidupnya yang sederhana dan suami terdahulunya meninggal karena sakit. 


Tapi tiba tiba penglihatan itu jadi kelam kelam dan kelam kenapa ini apa yang terjadi bisikan ditelingaku bilang sakit , sakit dan sakit dan yang terbayang wajah viona pucat dan sakit sungguh menghawatirkan tak sadar aku menitikkan air mata aku minta ijin ke toilet..


Aku masih memandangi cermin di toilet yah penglihatanku Viona sakit keras.. Kenapa orang yg kusayangi sakit selama ini aku tak tau..


Om Hadi ternyata menyusulku ke toilet.


"kenapa nak kamu seperti sedih?": kata om Hadi


"om ini bukan tentang calon istri om. Kurasa tante Shinta orang yang baik dan pas buat om.. tapi... ini tentang Viona .. Kenapa Viona sedang sakit serius aku tak diberitahu?": kataku.


"om ceritakan nanti ayo kembali lagi ke dalam Viona mengkhawatirkan mu": kata Om Hadi.

__ADS_1


Aku kembali keruangan dan kembali ngobrol tapi mata ini terus menatap wajahnya. Kenapa Viona dan Om Hadi merahasiakan ini dariku.


__ADS_2