
Fabiano menemani Gracia yang ada di rumah sakit, wanita itu benar-benar sekarat dan mendapatkan perawatan. Untung saja kandungannya baik-baik saja sehingga Fabiano bisa lega, ia lekas menelpon Fiorella untuk datang ke rumah sakit itu namun sepertinya wanita itu tidak mau datang.
Di sisi lain.
Fiorella bersama dengan Miki di sebuah tempat yang tidak akan diketahui oleh Fabiano, mereka membahas pasal perusahaan Fabiano yang sedang mengalami penurunan. Miki sudah menjadi kaki tangan dari Fiorella apalagi ia bekerja di perusahaan itu membuatnya leluasa untuk mengecek dengan mata kepalanya sendiri.
"Ini beberapa copy-annya, kamu bisa mempelajarinya sendiri," ucap Miki.
"Terima kasih, entah bagaimana jika tidak ada kamu," jawab Fiorella.
Miki mengangguk kecil kemudian sedikit tidak enak untuk meminta gajinya. "Fio, bisakah aku meminta gajiku lebih awal. Adikku akan ulang tahun namun aku tidak ada uang untuk membelikannya sesuatu."
Fiorella menatap Miki. "Kamu butuh berapa? Aku akan mentransfer sekarang juga. Jika boleh tahu kamu akan membelikan apa?"
"Carina ingin memakai cincin berlian, walau keinginannya cukup mahal selagi aku bisa mewujudkannya tidak masalah. Selama ini aku sebagai kakak tidak bisa membahagiakannya dia," jelas Miki.
Wanita itu menatap Miki dengan lembut, ia menggenggam tangannya dengan erat kemudian mengangguk kecil. Apapun dengan gigolonya ia akan mewujudkannya apalagi masalah yang sepele baginya, ia punya kenalan penjual berlian yang bagus dan mereka bisa ke sana sekarang ini padahal ponsel milik Fiorella terus saja bergetar karena mendapat telepon dari sang suami. Fiorella tidak mau ambil pusing apalagi merespon sesuatu yang tidak penting menyangkut Gracia, jika bayi mereka celaka maka ia tidak mau tahu karena itu adalah kesalahan Gracia itu sendiri.
"Kita ke sana sekarang," ucap Fiorella.
"Fio, maaf merepotkanmu," jawab Miki.
"Sayang, tak apa. Kita sama-sama saling menguntungkan," ucap Fiorella.
Fiorella berdiri dari sofa, ia naik ke pangkuan Miki, mereka berciuman dengan mesra seolah tidak ada beban sama sekali. Miki juga tidak takut dengan Fabiano karena dia mendapat perlindungan sepenuhnya dari Fiorella. Lidah mereka bergelut dalam sebuah kenikmatan kemudian ciuman panas itu perlahan demi perlahan turun. Siapa juga yang akan menolak berhubungan dengan wanita cantik seperti Fiorella? Sudah cantik, pandai dan banyak yang. Hanya pria bodoh yang menyiakan Fiorella termasuk suaminya itu juga, sungguh sangat bodoh.
Setengah jam kemudian.
__ADS_1
Setelah bercumbu, Fiorella benar-benar ketagihan dengan Miki, ia sudah terjebak dalam lingkarannya sendiri bahkan ia sudah melupakan masalah utamanya. Miki memakai semua pakaiannya setelah memuaskan kliennya itu tapi jika Carina tahu yang sebenarnya pasti dia akan kecewa. Uang yang digunakan untuk biaya rumah sakit dan sebagainya dihasilkan dari cara yang salah yaitu menjadi seorang gigolo untuk wanita yang sedang membalas dendam.
"Miki, kita langsung ke toko berlian," ucap Fiorella.
Mereka berangkat bersama-sama dengan mobil yang berbeda, sampai detik ini belum ada yang memergoki mereka dan semuanya masih lancar. Ponsel Fiorella terus berdering dari Fabiano namun dia tidak mau mengangkatnya sama sekali.
Sesampainya di toko perhiasan.
Mereka sampai di sana secara bersamaan, Fiorella menemui temannya dan memilihkan langsung berlian mana yang bagus. Miki hanya diam saja, ia tidak paham tentang perhiasan dan semuanya ia serahkan pada Fiorella. Sampai detik ini hubungan mereka juga sebatas gogolo dan majikannya walau sebenarnya Miki sudah ada rasa dengan wanita itu. Ya, dia sadar hanya sebagai pelampiasan saja namun mau apa dikata, dia hanya seorang gigolo.
Di seberang sana ada perempuan cantik memperhatikan Miki, ia menatapnya dengan lekat kemudian menyadari jika itu memang mantan kekasihnya. Louisa, wanita asli Roma yang memiliki paras cantik rupawan dengan gaya rambut pendeknya yang khas. Louisa memperhatikan gerak-gerik mereka sampai ia menyadari ada yang janggal.
"Bukankah itu adalah Michael? Kenapa dia ada di sini bersama seorang wanita?"
Setelah beberapa menit ada di sana dan memperhatikan mereka, ia sadar jika wanita yang ada di sebelah Miki membayar semua belanjaan itu. Kartu hitam keemasan yang dipakai Fiorella dan orang jarang sekali mempunyainya jika bukan seorang konglomerat.
"Aku tidak memintanya, aku hanya butuh untuk Carina saja," jawab Miki.
Fiorella tetap memakaikan kalung mahal itu untuknya, ketampanan Miki semakin memikat saja dan model kalungnya memang khusus untuk laki-laki.
"Muaah!" Fiorella mencium kening Miki.
Louisa kaget, ia mundur perlahan dan tidak menyangka Miki menjadi kekasih dari wanita yang sudah bersuami. Siapa yang tidak akan tahu mengenai Fiorella? Dia istri dari CEO terkenal di seantero Italia.
"Terima kasih, Fio," ucap Miki.
"Sama-sama. Yuk kita ke rumah sakit untuk menjenguk Carina!" ajak Fiorella.
__ADS_1
***
Sesampainya di rumah sakit.
Miki memberikan kado ulang tahun itu untuk Carina, kini Carina sudah berusia 21 tahun namun sayangnya dia masih terbaring lemas di rumah sakit karena kankernya semakin menjalar. Fiorella sangat terharu dengan hubungan adik dan kakak itu apalagi ia selama ini hanya anak tunggal.
"Aku akan keluar. Nikmati obrolan kalian," ucap Fiorella.
Setelah Fiorella keluar dari ruangan itu, Carina memandang penampilan kakaknya yang sangat mewah dan berbeda sekali. Semenjak bertemu dengan Fiorella sang kakak menjadi seperti itu.
"Kamu tidak melakukan hal yang aneh-aneh dengan dia 'kan? Aku merasa kamu sudah berbeda. Dari mana uang yang kamu dapatkan? Bukankah kamu kesulitan mencari pekerjaan?" tanya Carina.
"Kamu tidak usah memikirkan itu! Yang penting aku ada uang untuk kesembuhanmu," ucap Miki.
"Jangan bilang kakak menjual diri! Aku kecewa jika kamu melakukan itu, lebih baik aku mati saja ketimbang mempertaruhkan hidup kakak," jelas Carina.
Miki mendekatinya sembari menggenggam tangannya dengan erat namun Carina menepisnya, gadis itu sangat kecewa dengan Miki. Miki yang baik, polos, ramah menjadi pria bayaran untuk memuaskan istri orang lain.
"Carina, aku tidak ada pilihan lagi dan semua ini demi kesembuhanmu," ucap Miki.
"Fiorella adalah istri dari Fabiano si CEO itu, mereka punya power untuk menghempaskan kakak. Hentikan saja semua permainan ini!" pinta Carina.
"Carina, aku tidak bisa menghentikannya karena ini masih terlalu awal untuk berhenti. Aku sekaligus membantu Fiorella karena suaminya berselingkuh sampai selingkuhannya hamil," ucap Miki.
Carina menatap sang kakak dengan lekat. "Jadi benar jika Kak Miki suka pada Fiorella? Dia sudah bersuami dan kamu sama saja seperti selingkuhan suaminya itu, sama-sama murah dan rendahan."
Deg!
__ADS_1
Miki terkejut dengan pernyataan itu padahal ia terpaksa menjadi gigolo untuk biaya adiknya. "Apapun yang kamu lihat tentangku, itu adalah usahaku untuk membantumu sembuh. Aku memang menyukai Fiorella bahkan kami sudah beberapa kali tidur bersama, aku ingin menjaganya dan ingin melindunginya. Jika bisa aku harus merebutnya dari Fabiano."