
Setelah kepergian kaivan, Salva tidak lagi keluar dari kamar. Salva nangis menagis menyesali takdir hidupnya. Ia ingat, selama ini dia sudah melalaikan kewajibannya sebagai seorang umat muslim. Hanya karena masalah rumah tangganya,ia sampai mengabaikan Allah SWT. hanya untuk mengejarnya cinta dari suaminya, dia melupakan cintanya untuk pencipta nya, Allah SWT.
"Maaf akan aku ya Allah... mungkin ini karma untuk ku. Aku bahkan tidak melakukannya kewajiban ku sebagai umatmu mu. Mulai hari ini aku tidak akan meninggalkan mu lagi, cukup dunia saja aku tidak bahagia, jangan sampai dialam sana aku juga mendapatkan siksaan darimu!"
Salva langsung mengambil wudhu, karena memang waktu sudah menunjukkan waktunya sholat tiba. Salva sadar ia sudah terlalu mencintai dunia ini, terlalu dibutakan dengan kehidupan sementara ini. Sedangkan ia mengabaikan kewajibannya selama ini.
******
Kaivan telah sampai dirumah, saat ia masuk pertama yaitu dia lebih salsa yang sedang duduk santai diruang tamu. Tapi kaivan tidak memperdulikan itu,dia langsung menuju kamarnya. ia yakin Salva pasti berada disana.
"loh... nak kamu sudah pulang?" Kaivan menghentikan langkahnya saat ibunya memanggil.
"Iya Bu..." kembali kaivan ingin melangkah, tapi ibunya kembali menghalangi. "Ada apa lagi Bu?"
"Kau mau kemana? sana temani salsa,dia kesepian dari tadi!" Kaivan mendengus dingin. "Pergilah temani dia... ibu mau masak lagi!" kaivan kesal mendengar ibunya.
__ADS_1
"Bagaimana ibu bisa masuk! sedangkan dia enak-enakan santai tanpa dosa seperti itu! benar-benar wanita ya buruk..!"
"Kaivan...! jangan berkata seperti itu pada calon istrimu!" bentak ibu Kaivan tidak terima, calon menantu pilihannya dijelekkan.
"Terus saja bela Bu... dia berbeda jauh dengan Salva!"
"Jangan bandingkan dia dengan wanita licik itu..! kau lihat? aku memasak dia enak-enakan tidur dikamar!" Kaivan mendengus kesal, ia cukup tau apa alasan istrinya itu mengurungkan diri. Tentu saja agar tidak mendapat hinaan lagi dari ibunya.
"Terserah ibu saja... aku lelah!" Kaivan pergi meninggalkan ibunya yang terus saja memangil. Sedangkan salsa dia tidak mendengar keributan itu, karena dia memang sedang menggunakan handset ditelinga nya.
Ya Allah... jika dia benar-benar jodohku, berikan dia hidayah. Buat dia membukakan pintu hatinya untuk ku..... tapi jika dia memang bukan jodohku, jauhilah aku darinya....kau maha tau,kau tau yang terbaik untuk umatmu.
Hati kaivan bagaikan diremas,ia tidak percaya Salva Sudah menyerah akan hubungan mereka. Ternyata istrinya tidak lagi mengharapkan dirinya lagi.
Apa sudah sesakit itu aku melukaimu?... ternyata aku benar-benar bodoh,aku tidak akan membiarkan mu pergi dari sisiku Salva. kau akan tetap menjadi milikku!
__ADS_1
Kaivan tidak jadi menemui Salva,ia kembali turun keruang tamu. Rasanya dia belum siap untuk bertemu dengan salva,dan meminta maaf atas kesalahannya selama ini. Ia akan mencari waktu yang tepat,dan dia harus meluruskan kesalahpahaman antara dia dan salsa, pada ibunya.
"Kak Kai.... kamu sudah pulang?" salsa bergelayut manja di lengan kaivan. sedangkan Kaivan terkejut mendapati salsa tidak tiba-tiba ada disampingnya.
"Lepaskan!" bentak Kaivan kesal. "Kau duduk nyantai disini?? sedangkan ibuku memasak... benar-benar calon istri yang sangat buruk!" Salsa yang tersinggung dengan ucapan Kaivan, langsung melepaskan pelukannya.
"Memangnya kenapa? istrimu juga tidak membantu Tante! kau hanya melihat kesalahan ku saja!"
"Jangan kau samakan dirimu dengan dirinya! ingat satu hal... Aku tidak akan menikahi gadis seperti dirimu.... dan jangan pernah berharap aku akan menceraikan Salva, jadi lebih baik kau mundur sebelum kau akan menyesal!" Kaivan meninggalkan salsa yang terlihat sangat kesal. Kaivan melakukan itu karena dia sudah bosan dengan tingkah gadis itu, ia tau ibunya berubah karena hasutan dia.
Aku tidak akan menyerah Kaivan... kau akan menjadi milikku. Meskipun aku akan mengorbankan sesuatu, aku tidak akan pernah mundur.... aku jamin kau akan bertekuk lutut di kakiku. Salsa benar-benar sakit hati mendengar penghinaan Kaivan. bagaimana pun dia wanita yang punya perasaan, tapi sayang cintanya yang salah telah membutakan matanya.
*****
Jangan lupa tinggalkan jejak ya kak. biar aku semakin semangat π
__ADS_1