
Kaivan Sudah sampai dirumah sakit, tapi ia heran kenapa ayahnya memberi alamat yang berbeda dengan ruang rawat ibunya. Meskipun bingung Kaivan tetap saja menurut,ia tidak ingin membuat ayahnya Semakin marah.
"Ada apa yah...?" Tanya Kaivan saat melihat ayahnya berdiri cemas didepan ruang ICU.
Plakkk.... plakkk
Dua tamparan langsung dilayangkan Hendra pada putranya itu,ia tidak percaya masalah itu begitu besar. tapi anaknya berlagak seperti seorang tanpa dosa.
"kau telah mengecewakan ayah nak...! kenapa aku mempunyai anak se brengsek seperti ini...!" Kaivan memegang pipinya yang terasa panas bekas tamparan ayahnya. ia belum juga mengerti dengan maksud ayahnya.
"Ada apa yah?? kenapa menampar ku...?" Kembali Hendra mengangkat tangannya, tapi terhenti karena dokter keluar dari ruang rawat Salva.
"Dengan keluarga pasien?" tanya dokter yang sama menangani ibu Kaivan.
"Iya dokter! ada apa dengan menantu saya?" Kaivan terkejut mendengar perkataan ayahnya.
"Ada apa dengan Salva yah...?" tanya Kaivan yang sudah paham.
"Diam kau!!!"
"Saya mau menyampaikan, keadaan anak bapak sedang kritis. seperti dia mengeluarkan darah cukup banyak, sehingga kita harus melakukan transfusi darah." jelas dokter.
Hendra mengusap wajahnya dengan kasar. sedangkan Kaivan bergetar hebat mendengar kondisi istrinya. bagaimanapun sekarang hatinya sudah mencintai gadis yang dibencinya itu, sehingga ia ikut sakit mendengar perkataan dokter.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang terjadi dengan istri saya dokter?!"
"Apa anda tidak tau?? istri anda mencoba bunuh diri dengan melukai kedua nadi tangannya.... karena itu dia kekurangan darah. kita harus mencari darah yang sesuai secepatnya, istri Anda dalam bahaya."
"Lakukan yang terbaik dokter.... tolong selamatkan dia...." pinta ayah Kaivan.
"Baiklah, kami akan berusaha semampu kami tuan.... selebihnya hanya tuhan yang berkuasa." setelah itu dokter pergi melakukan tugasnya lagi, sedangkan Kelvin terdiam tak tau apa yang harus ia lakukan.
*****
Kaivan terdiam didepan ruang rawat istrinya, semenjak tadi ia tidak beranjak sedikit pun dari sana. meskipun dokter sudah mengatakan donor darah yang dilakukan telah selesai, tapi kaivan tetap saja tidak berani untuk bertemu dengan Salva. untung saja pihak rumah sakit masih menyediakan darah yang cocok,jika tidak kondisi Salva akan semakin memburuk.
"Bagaimana?? apa sekarangkamu sudah puas...?!" Kaivan menoleh pada ayahnya yang baru saja keluar dari ruang rawat Salva.
"Kau sudah berhasil membalaskan dendam mu.... sekarang lepaskan dia,biar dia mencari kebahagiaan nya." Kaivan terkesiap mendengar perkataan ayahnya.
"Jangan berbicara sembarangan ayah!! aku tidak akan menceraikan nya!"
"Lalu kau ingin menyiksanya seumur hidup!! sebagai seorang pria dan seorang ayah aku tidak akan pernah membiarkan seorang wanita tersakiti didepan ku.... apalagi dilakukan oleh anak ku yang bodoh!" kaivan terdiam. "Jika kau tidak ingin melepaskan nya,aku yang akan melakukannya. akan aku adukan semua kejahatan yang kau lakukan selama ini... biar pengadilan yang mengambil keputusan.
Dan kita lihat,apa kau bertahan dengan keegoisan mu itu, atau berakhir didalam penjara." Kaivan terkejut, tidak terima dengan keputusan ayahnya.
"Ayah....! ini rumah tangga ku, aku suaminya. seharusnya Ayah tidak perlu ikut campur!" Kaivan mulai kehilangan kendali,ia tidak terima berpisah lagi dengan wanita yang sudah mulai dia cintai.
__ADS_1
"Jika kau suaminya, maka aku ayahnya! sudah cukup Kaivan! kau akan menyiksanya,apa kau tidak kasihan dengannya!" bentak ayah Kaivan. untung disana sedikit sepi, jadi tidak menggangu pasien lainnya.
"Aku akan membuat dia bahagia!! aku tidak akan menyakitinya lagi!" bela kaivan tidak mau kalah.
"Apa lukanya kau pikir akan sembuh begitu mudah nak....? meskipun nantinya ia berucap telah memaafkan mu, tapi hatinya tidak akan pernah. aku tau kau tidak akan pernah bisa membuat dia bahagia.... karena kalian memang bukan jodoh." Kaivan terhenyak mendengar ucapan ayahnya. benarkah mereka berdua tidak lah jodoh??
*****
Penasaran apa yang akan terjadi dengan hubungan Salva dan Kaivan??
jangan lupa berikan dukungan kalian ya. vote,like,komen.
* banyak yang bilang, kenapa up nya dikit kak?
* update dikit lama pula nunggu! jadi malas bacanya.
Kakak-kakak sayangku....cintaku.... menulis itu butuh proses kak. gak asal aku tulis aja, alurnya harus dipikirkan dulu. nyambung gak ceritanya. gak mungkin aku nulis asal aja kan, jadi mohon maaf jika membuat kalian menunggu lama.
Dan satu lagi... aku gak hidup di dunia hayalan ini aja. ada dunia real yang harus aku urus juga. sama seperti kakak semua.... ia kan? gak mungkin kalian seharian megang hp kan?
hehehe maaf ya.... malah jadi curhat 🤣
disini aku hanya minta pengertiannya aja🙏
__ADS_1