Goresan Hati Yang Terluka

Goresan Hati Yang Terluka
cinta keluarga


__ADS_3

Sudah sebulan Salva dan Kaivan berpisah, tapi entah kenapa hati Salva masih mengingat kenangan itu. entah kenapa rasa rindu ini harus ada untuk pria yang sudah menyakitinya selama tiga bulan itu.


Bulan ini adalah bulan kelima dari pernikahan mereka,ahhh belum juga sampai setahun, rumah tangga mereka harus berakhir di bulan ketiga. Jika diingat lagi, pernikahan mereka begitu meriah dan begitu bahagia. tapi ternyata kebahagiaan hanya sampai disaat kata SAH menggema, saat pulang penderita sudah menunggu dirinya.


"Ada apa nak?" salva yang sedang melamun dikagetkan dengan Tante zera.


"Astagfirullah... Tante mengagetkan saja," ucap salsa yang masih mengusap dadanya. "Tadi Tante bilang apa?" ulang Salva. Tante zera yang gemes melihat Salva langsung mencubit pipinya.


"Auuuu Tante...."


"Kenapa sih kamu itu tetap aja imut, meskipun umur udah tua," Salva langsung melotot mendengar Tante zera mengatai dirinya tua.


"Tante... akau belum tua ya!" Teriak Salva kesal, sedangkan yang dimarahin hanya tertawa.


"Ada apa?" Tante zera mulai serius.


"Apanya?" Tante zera mendengus kesal, orang bertanya malah balik bertanya.


"Apa yang kamu pikirkan sal? apa dia lagi?" Salva kembali cemberut mendengar pertanyaan Tantenya itu, hampir setiap hari wanita itu bertanya.


"Aku ingin bahagia Tan... aku ingin melanjutkan hidupku," Tante zera paham apa yang melanda keponakannya itu.

__ADS_1


"Sal... sekuat apapun kamu memaksanya, tidak akan pernah berhasil nak. Hanya akan menambah rindu dan rasa luka saja." salva menoleh pada Tante zera,ia yakin wanita dewasa ini akan memberikan nasehat yang selalu bermanfaat untuknya.


"Lalu apa yang harus Salva lakukan?"


"Biarlah hidup berjalan semestinya,kamu akan terbiasa... kamu tidak bisa memaksa hati nak, tapi kamu bisa belajar... Hati tidak bisa dipaksakan untuk mencintai begitupun melupakan. kamu hanya akan semakin tersiksa dengan perasaan yang terpendam." Salva kembali melamun mendengar nasihat Tante zera, memang benar sebelum ini ia habiskan dengan mengingat masa mereka masih menikah. itu membuat hati Salva Semakin hari semakin sakit, semakin tersiksa.


"Salva akan belajar tan... salva akan selalu mengingat nasehat Tante." salva memeluk Tante zera dengan senyum manis, hatinya merasa sedikit lega saat ada yang mau mendengar ceritanya.


"Bisakah kamu mengubah panggilan itu...? kamu sudah Tante anggap seperti putriku sendiri, jangan panggil Tante lagi," ucap Tante zera lembut.


"Terus aku panggil apa lagi? nyatanya Tante adalah panggilan ku selama ini," ucap Salva bingung. memangnya ada salah dengan panggilan itu?


"Baiklah bunda... dengan senang hati, putri mu ini akan menurutinya!" ucap Salva bersemangat. sehingga mereka tidak menyadari seorang gadis berjilbab sedang memandang mereka dengan kesal.


"Terus aja ngobrol berdua, lupakan putri mu yang satunya lagi bunda," ucap Nana cemberut,ia bukan cemburu pada Salva,ia hanya bercanda.


"Ahhh apa aku masih punya putri satu lagi?? lalu kenapa selama ini dia tidak pernah mengajak diriku mengobrol ya?" balas bunda zera sambil mengejek putrinya itu.


Karena memang selama ini Nana tak pernah mau curhat dengan ibunya,ia hanya takut nanti tidak sepikiran. karena sifatnya yang tidak manja membuka zera sebagai ibunya susah untuk menebang isi hati anaknya itu.


"Ihh bunda... Nana kan hanya gak pede curhat sama bunda, nanti malah di ejek." sungut Nana.

__ADS_1


"Jangan pernah malu untuk bercerita dengan orang tua,tak ada yang perlu ditakutkan nak. jika tidak mereka yang mengerti perasaan anaknya? siapa lagi? orang lain memang bisa kita aja bercerita, tapi kita tidak tau apa rahasia itu aman atau tidak? jika dengan orang tua, jika anaknya malu ia juga akan merasakan sakit, jadi tak ada alasan sekarang anak untuk takut bercerita dengan orang tuanya!" Nana yang terharu dengan ucapan ibunya, langsung memeluk dua wanita yang sangat disayanginya itu.


"Maafkan Nana... lain kali jika Nana ada masalah,Nana akan bercerita dengan kalian,"


"Nahh itu baru anak bunda."


Mereka tersenyum bahagia, bahkan Salva yang tadinya bersedih sekarang sudah melupakan masalahnya. ternyata benar, memiliki keluarga yang harmonis membawa berkah dalam kehidupan. masalah akan terasa ringan jika kita saling berbagi.tak ada cinta yang lebih baik, selain cinta keluarga.


*****


Hay semua


apa ada yang rindu dengan Kaivan?


kalo gak biar aku aja yang rindu πŸ˜‚


Maaf ya jika update dikit, tapi akan diusahakan setiap hari kok.


dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, biar uni ko tambah semangat πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Salam cinta dari Ara putri πŸ˜˜πŸ’–πŸ’–πŸ’–

__ADS_1


__ADS_2