Goresan Hati Yang Terluka

Goresan Hati Yang Terluka
tidak bersalah


__ADS_3

"Apa yang kamu lakukan disini?!"


Tubuh salva bergetar, kenapa dari tadi ia tidak menyadari kalau disini ada orang lain selain dirinya.


"Mas Arya? maaf tadi Bu... eh Tante Mala yang suruh."


Arya memicingkan matanya,ia tidak percaya dengan ucapan wanita ini. kali pertama bertemu entah mengapa ia merasa tak suka, atau ada yang lain mengusik hatinya.


"Kamu pikir saya percaya?! dan satu lagi jangan panggil saya mas! saya bukan orang yang begitu dekat dengan anda!"


Salva pikir ada benarnya juga, untuk apa dia harus takut pada pria ini. salva mencoba membalasnya tatapan tajam Arya, nyalinya langsung menciut ia menyerah.


"Anda benar tuan Arya! kalau begitu saya ingin keluar."


Salva ingin pergi, tapi tangan kokoh Arya menariknya kembali.


"Urusan kita belum selesai! jelaskan apa maksud mu masuk dalam kamar saya? anda mau mencuri?"

__ADS_1


"Kau!!" salva mengangkat tangannya untuk memukul Arya, dengan cepat ia urungkan niatnya. bisa celaka dirinya jika berhadapan dengan pria sebesar ini, tubuhnya tak ada apa-apanya dibanding Arya. tapi ia juga tidak bisa menerima penghinaan ini, karena memang ia tidak bersalah.


"Kenapa? mau mukul? coba saja jika kau Berani... aku pastikan tangan jelek itu akan patah!" sepertinya salva tidak tahan lagi dengan hinaan pria busuk ini, tampa berpikir panjang salva mengangkat tangannya untuk menampar Aray.


Dengan cepat Arya menghalangi pukulan wanita aneh ini, tapi salva tidak menyerah perkelahian yang tidak bermutu terjadi. yang mana wanita dengan kuat menjambak rambut sang pria.


Salva tempa belas kasih menjambak rambut Arya. Arya yang tau sedang menghadapi seorang wanita ia tidak berani memukul atau pun berbuat lebih kasar, ia hanya mencoba melepaskan diri dari cengkraman maut gadis bar-bar ini, tapi sayang malah tidak berhasil.


"Kau gila!! lepaskan kepalaku!" bentakan Arya tak di pedulikan salva, yang terpenting ia bisa balas dendam kekesalannya beberapa kali pertemuan mereka.


"Aku tidak peduli!! mati saja kau!!"


Arya mencoba mendorong salva, agar wanita itu menghentikan kegilaannya. karena pegangan salva yang terlalu kuat atau Arya yang sudah kesakitan. Arya malah jatuh bersama dengan salva, untung jatuhnya di kasur jika tidak sudah dipastikan akan ada yang cidera tulang setelah ini.


"Astagfirullah... apa yang kalian lakukan!!!"


Teriakkan itu membuatnya mereka berdua tersadar akan posisi mereka, dengan cepat salva bangun dari atas tubuh Arya.

__ADS_1


salva berusaha menjelaskan kesalah pahaman ini, tapi pikiran semua orang tidak lah sama.


"Maaf Tante ini tidak seperti yang kalian bayangkan." salva mencoba menjelaskan pada dua wanita yang berhijab itu.


"Kalian masih mau mengelak setelah ketahuan seperti ini?!! Siti, cepat panggil kak Mala... kita lihat hukum apa yang kalian dapatkan!!"


Tak terpikirkan masalahnya akan menjadi serumit ini, salva menoleh pada Arya yang juga terlibat bingung. penampilan Arya semakin membuat salva cemas,jika Bu Mala tau apa yang sudah ia lakukan pada putranya ini,tamat lah riwayat salva.


Salva melihat lagi pada wanita yang berteriak tadi, sepertinya salva belum pernah bertemu. mungkin dia salah satu keluarga Bu Mala atau suaminya, buktinya ia memanggil dengan sebutan kak Mala.


"Tante tidak perlu membesarkan masalah ini... ini tidak seperti kalian pikirkan." Arya mencoba menjelaskan.


"Diam Arya!! kita lihat apa yang akan dikatakan kakakku nanti...! ini sungguh memalukan!"


Arya tak lagi berbicara, hari ini ia benar-benar merasa sial. sudah dipukuli wanita yang membuatnya kesal, sekarang ditambahkan dengan drama yang akan dibuat Tantenya ini. Arya sadar berurusan dengan adik ayahnya itu,sama saja berurusan dengan maut.


******

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya😘


__ADS_2