
Pagi ini seperti biasa kaivan kembali bekerja di perusahaan ayahnya,dan pagi ini Kaivan sengaja membatalkan semua janji dengan klien karena ada sesuatu yang lebih penting untuk dia selesaikan.
"Hay Kawan... bagaimana kabar mu setelah menjadi duda? apa bahagia seperti yang kamu impikan?" Kaivan sudah tau betul siapa yang masuk dalam ruangannya itu,siapa lagi yang bermulut pedas yang lebih mendukung orang yang tidak dikenalnya dari pada sahabatnya sendiri, Adam.
"Ada apa kemari? aku tidak butuh mendengar ceramah panjang mu lagi!" Terlihat wajah tidak senang kaivan, membuat Adam terkekeh geli.
"Jangan merajuk seperti gadis perawan gitu... ingat umur udah mau kepala tiga, tapi masih seperti bocah!" Sepertinya kaivan sudah panas telinganya mendengar ejekan sahabatnya itu. kaivan berdiri dan memilih duduk disamping Adam.
"Aku serius Dam... ada apa datang kemari?"
"Memangnya kenapa? apa hari ini kau sibuk?" Bukannya menjawab, tapi malah balik bertanya membuat Kaivan semakin kesal.
"Oke...oke... sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu yang penting padamu, tapi jangan marah ya?"
"Ada apa sebenarnya! jangan bertele-tele Dam!" Adam menarik nafas panjang, sepertinya pria itu akan berbicara serius.
__ADS_1
"Aku hanya ingin kau tau... ayahmu saat ini tidak hanya pusing memikirkan kasus dirimu kai... perusahaan sedang dalam masalah serius ayahmu tadi pagi datang kekantor untuk meminta bantuan ayahku!" Kaivan sedikit bingung, kenapa sejak kemarin ayahnya tak menceritakan apa pun masalah ini.
"Dari mana kau tau tentang kasus ku? dan ada apa pada perusahaan?"
Kenapa ayah tidak memberi tau diriku? apa dia pikir aku tidak mampu untuk membantu dirinya.
Kaivan marah entah pada siapa. disatu sisi dia yang membuat ayahnya kecewa,disatu sisi lagi kecewa dengan ayahnya yang tak memberi tau dirinya, padahal perusahaan selama ini lebih banyak dikelola dirinya. tapi akhir-akhir ini ayahnya yang turun tangan,ia bilang pikiran kaivan masih kacau dengan masalah pernikahan mereka. tapi ternyata ini rahasia yang disembunyikan darinya.
"Aku bertanya pada ayahmu,dan dia menceritakan bahwa kaki membuka kasus itu lagi. dan masalah perusahaan... ayah salsa mengelapkan untuk perusahaan cabang,dan ia juga ikut membocorkan dokumen penting perusahaan. kita harus mencari bukti dulu... sepertinya mereka bekerja begitu rapi sehingga ayahmu sedikit kesulitan."
"Kenapa ayah tidak memberi tahu ku? bahkan dia seakan menyembunyikan masak ini. aku memang sesi curiga dengan ayah belakangan ini, apalagi saat ia mengambil penuh kendali perusahaan. ia hanya berkata aku harus fokus dengan ukuran rumah tanggaku dulu." kaivan mengusap wajahnya kasar.
"Mungkin ayahmu hanya tidak ingin menambah pikiran mu, karena itu ia menggeser mu dari perusahaan untuk sementara waktu."
"Kita harus melakukan sesuatu!" Kaivan meremas kasar sofa.
__ADS_1
Aku sudah terlalu lemah selama ini! ayah benar hidupku tidak berakhir saat orang yang aku cintai meninggal. akan aku buktikan bahwa aku tidak selemah itu.
tok... tok... tok
Mereka sama-sama menoleh saat seseorang diperintahkan untuk masuk, kaivan sudah tau siapa yang akan datang kali ini.
*****
**Hay semua...
lama ya aku gak nyapa kalian. oh ya aku mau bilang ini detik-detik rahasia akan terbongkar,dan detik kebahagiaan Salva akan datang. jadi jangan lupa berikan dukungan ya.
Oh ya aku mau ucapin happy new year semua πππ
semoga di tahun ini semua yang kita impikan tercapai yaπ
__ADS_1
salam cinta dari Ara putri πβ€οΈππ**