Hanya Ingin Mencintaimu

Hanya Ingin Mencintaimu
BAB. 15. Semua terasa begitu mudah


__ADS_3

Flower akhirnya ingin mengenalkan pacarnya kepada para sahabatnya dan membuat janji bertemu dengan mereka. Di Gallery and Cafe jam 2 siang mereka bertemu dekat kampus Natasya. Karena Natasya masih ada kelas sore. Edo, Steve dan Natasya sudah disana. Kemudian Arneta dan Flower datang.


"Kalian udah disini?? Gimana kabar kamu Natasya,,?" Flower memeluk Natasya


"Kabar aku baik,, sayang" Ucap Natasya dengan manis


"Iya kita dah 10 menit disini, Ini minuman Edo dah habis" Seru Edo


"Kamu selesai kelas nggak mau nunguin kita dulu" Seru Arneta sambil memilih menu


"Kak Dave sepertinya telat, ini dia masih di jalan.. Soalnya dia hari ada jadwal kelas diluar" Ucap Flower dengan memandang ke sahabatnya


Mereka berbincang tentang Steve yang baru putus dari pacarnya, terus Arneta yang masih belum jelas, Natasya masih tak ingin memiliki hubungan dan Edo yang lagi PDKT.


Dave langsung ke meja mereka


"Maaf dave terlambat.. Kalian udah lama nunggunya?"


"Iya sayang.. Terutama mereka bertiga (Natasya, Steve dan Edo) " Kemudian menyuruh Dave duduk di sebelahnya.


"Eheeem... Sahabatku yang paling mengerti dirimu. Perkenalkan ini Pacar Flower Diandra


" Selanjutnya " Sayang, kenalin mereka sahabat aku.. Ini Natasya, itu Steve, Arneta, dan Edo "


Dan mereka saling berjabat tangan.


"Iya.. Kalau Edo ya sering ketemu sama Kak Dave " Seru Edo.. "Edo nggak yangka aja Flower jadian sama Kak Dave" Lanjunya


"Iya Takdir mungkin Do" Sambil menatap ke Edo dan yang melihat ke arah Dave


"Emss.. Emang kak Dave PDKT gimana? Aku bingung ini" Tanya Edo


"Mengamati dalam diam, Dave cuma memperhatikan dari jauh. Dave nggak punya usaha untuk PDKT. Arneta pasti juga tau Flower di kampus gimana" Jawab Flower


"Iya Arneta curiga, sama mereka itu waktu Pertandingan, tangan kak Dave luka. Flower seolah dunia runtuh waktu itu " Tegas Arneta sambil menatap Flower


" Nggak gitu juga kali " Flower melihat ke Arneta


"Ya udah.. Kita seneng juga kalau Flower punya pacar, dan sekarang aku malah Jomblo" Seru Steve


"Dave cuma mengikuti perasaan Dave. Begitu juga dengan Flower, malah flower duluan yang Telfon Dave. Jadi makin susah mengendalikan perasaan Dave " Dave sambil melihat Flower

__ADS_1


"Iya.. Aku duluan telfon dia. Tapi habis itu dia nyariin aku.. " Flower tertawa ringan dan manja


"Awalnya gimana, kak Dave bisa jatuh cinta sama Flower???! " Natasya dengan penasaran


"Udah lama sih Dave sebenarnya punya perasaan sama Flower tapi Dave berusaha tahan aja. Tapi perasaan itu tambah menyiksa diri. Di awal pertandingan dipikiran Dave cuma Flower, apalagi setelah Flower telepon itu. Terus waktu pesta penutupan pertandingan Dave langsung pergi itu. Edo dan Arneta sepertinya tahu, habis Dave menerima mendali langsung lari dari panggung. Iya gara-gara nyariin Flower..


Coba bayangin habis telfon terus ngilang di telfon nggak bisa, tadinya aku mau tanya Edo atau Arneta tapi itu masalah aku pribadi. Dengan cara Dave sendiri, Dave cari dia... Sampai galau eh.. Dia telfon juga. Ya udah nggak sabar lagi. Malamnya kita ketemu di RC Galaxi,, Dave ungkapin semua perasaan Dave. Ternyata Flower merasakan hal sama.." Dave sambil senyum-senyum


"Flower malah berfikir cinta sepihak dan takut aja perasaan Flower nggak tersampaikan. Sampai sakit 3 hari demam. Flower mikirnya sih.. Cuma perasaan.. Perasaan flower salah gitu.. Makanya takut ketemu dia, tiap ketemu dia perasaan Flower gelisah." Ungkap Flower


Dave dan Flower menceritakan tentang mereka, dan waktu terasa begitu cepat. Dan Natasya harus kembali ke Kampus dan yang lain pulang.


Flower dan Dave pergi ke arah yang sama. Mereka menuju perumahan Avilla Permai.


Flower akhirnya bertemu Stevani.


Ketika Stevani membuka pintu woowww


"Han Yu An" Stevani menunjuk ke Flower


"Kim Yu Ra" (Nama Pangilan Stevani di group Uri Jagiya) flower dengan ekspresi bahagia. Awalnya Flower berfikir bagaimana nanti harus bersikap kepada adeknya Dave, ternyata adiknya adalah orang yang dia kenal baik.


Dave tercengang melihat aksi mereka berdua.


" Ternyata kalian dah saling kenal " Ucap Dave yang masih di depan pintu.. "Ayo masuk" Dave mengajak Flower masuk


"Owh.. Yu Ra.. ini rumah kamu.. ??? Yu Ra.. Kamar kamu dimana? Aku suka dekorasi kamar kamu! Pengen liat posternya Oppa... " Dengan merayu dan Dave dicuekin


Mereka ke kamar Stevani..


"Wow... Oppa...." Flower memegang gambar idolanya yang cukup besar ukurannya


"Yu An.. Sini aku liatin yang baru aku dapat kemarin" Stevani menunjukkan lampu hias yang ada foto idolnya. Selain mereka suka k-pop juga suka main game bareng.


"O ya.. Tadi aku habis makan sama The Heaven Swords, mereka kenalan sama Kak Dave. " Ucap Flower


"Uuffhh.. Jadi kangen mereka, dah lama banget nggak ketemu" Stevani merajuk


"Ya udah.. Sabtu depan ke rumah aku aja. Kita mabar.. " Ucap Flower sambil memegang beberapa koleksi Stevani


"Haayoo... Ngobrolin apa??"

__ADS_1


Dave masuk ke kamar


"Kakak Pacarnya Yu An?? Iih.. Kenapa nggak cerita!!" Seru Stevani


"Yu An?? " Dave bingung


"Kenalin Han Yu An " Tangan Flower ke arah Dave


"Owh.. Saya Dave Wijaya...selamat datang, ketua team Uri Jagiya," Dave bercanda


"Kok kamu tahu nama team aku?? Tahu dari adek kamu?? " Seru Flower dengan penasaran


"Dengar cerita dari Edo waktu di kampus, dan aku tau banyak tentang kamu sayang " Ungkap Dave


" Owh.. Gitu.. Ya udah nggak apa-apa.. Jadi sekarang kamu dah tahu aku kan?? Seru Flower dengan senyuman


"Yu Ra kenalin.. Aku Flower Diandra pacar kakak kamu" Flower ngenalin dirinya


"Aku Stevani Wijaya adiknya kak Dave" Mereka berjabat tangan dan keduanya tertawa


"Selain di Uri Jagiya.. Kita adalah The Heaven Swords" Sambil tertawa


"Jadi kamu suka main game juga.. Aku baru tahu.. Edo nggak cerita soal itu. Berarti kita pernah menjadi musuh, team aku The Kingdom" Seru Dave


"Owh... Gitu..di The Heaven Swords ada Maddog, Vegas, Lexus, Unicorn, Scarlett, dan Queen" Flower mendekati Dave "coba tebak nick aku yang mana? "


"Emsss.. Queen?? " Dave menjawab bingung


"Bukan, nick aku Scarlett! Kamu tahu nick adek kamu? " Tanya flower dan Stevani tersenyum


"Nggak tahu.. " Dave dangan wajah polos


"Dia nggak paham tentang adiknya.... " Seru Stevani.


"Sayang.. Lain kali kamu harus perhatiin adik kamu" Flower sambil mengelus pipi Dave


"Iya sayang. Ya udah ayo keluar.. " Dave mengajak Flower keluar dari kamar Stevani


Stevani dan Flower asyik mengobrol. Sampai-sampai Dave dicuekin. Tapi melihat mereka berdua sangat akrab, Dave bahagia.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2