
Perpustakaan di siang itu tidak begitu ramai. Flower mengisi formulir untuk mendapatkan kartu perpustakaan. Dave masih menunggunya sambil membaca koran. Flower akhirnya mendapatkan kartu perpustakaan.
Flower melihat Dave yang masih menunggunya. "Ayo kak kita masuk ke dalam" Ajakan Flower
Lalu Dave berdiri dan meletakan koran ke tempatnya " Ya udah.. Ayo"
Mereka membaca buku sekitar satu jam. Dan di saat mereka keluar dari perpustakaan.
Jesica dan Sasya datang.
"Hayo.. Kalian berdua" Seru Jesica ke Dave dan Flower
"Apa ..Jes..??!" Dave dengan datar
Lalu Flower menyapa mereka "Hai Kak Jesica kak Sasya"
"O ya Dave.. Kita mau ke Cafe sama yang lainnya. Tadi Jony dah setuju dia lagi nunggu Alex ganti baju" Sasya berkata dan menatap Dave.
"Kamu mau ikut?! " Tanya Dave ke Flower
"Owh.. Nggak kak.. Flower masih ada urusan sama Arneta..Kalian Pergi aja... Kalau gitu Flower permisi dulu kak.. Makasih kak Dave dan nemenin flower tadi " Dengan senyum menolak
" Kalau gitu Flower permisi dulu ya kak Jesica kak Sasya. Byeee .. " Flower beranjak pergi.
Sasya menatap Dave dengan rasa kecewa dihati setelah melihat Dave dan Flower.
"Ya udah.. Ayo kita pergi" Ajak Jesica
Mereka awalnya mau ke Cafe dekat kampus tapi karena Jony bercerita tentang Sunday Cafe akhirnya ke Sunday Cafe. Diperjalanan Jony sudah memesan tempat untuk mereka.
"Riel.. Apa kabar?!" Jony menyapa. Riel manager cafe itu. Dan akhirnya mereka semua memesan minuman.
Dave juga sudah terbiasa di cafe itu. Karena cafe itu biasa di kunjungi Dave dan Jony.
"Dulu pernah kesini sekali.. Habisnya Jesica sukanya ke Mall" Seru Alex
"Biasa lewat aja. Kalau mau mampir nggak ada temen" Sambung Beny
"Jon.. Seperti ini kenal baik ya sama yang tadi?! " Tanya Sasya ke Jony
"Iya.. Biasa Dave sama Aku kalau malam minggu disini aja.. Malam minggu ada band keren" Jawabnya
Pesanan mereka datang dan mereka makan dan minum sambil berbincang. Kemudian Flower datang tapi tidak melihat mereka. Flower langsung masuk ke dalam ruang manager.
"Dave .. Itu penyanyi cantik Dave" Serunya Jony
"Biasa aja " Jawab Dave dengan datar
"Jes.. Kamu mau bernyanyi??! " Rayu Alex ke Jesica
"Aah.... Nggaklah.. Ntar dikira penyanyi cafe lagi " Jawabnya dengan tertawa
__ADS_1
Dan flower di dalam ruangan sedang berganti baju dia menggunakan topi cabaret berbahan jeans, dan memakai kemeja wanita berwarna putih dipadukan dengan celana jeans bermotif dan sepatunya tetap sporty putih soft.
Flower keluar dan menuju panggung cafe. Flower mulai bernyanyi lagu "Can't Help Falling in Love" Dan lagu kedua " Tentang Rasa"
"Brother kaya kenal dia" Seru ke Dave
"Bukannya Dia Putri Tidur" Beny penasaran
"Sepertinya memang begitu" Jesica dengan tersenyum menyangga dagunya melihat flower.
"Asyik juga liat dia menyanyi" Seru Alex
"Ternyata dia penyanyi cafe.. Pantes aja waktu ospek dia bisa nyanyi" Sambung Sasya
Riel merekam dan membagikan ke WA Andra. Cafe itu milik Andra karena keinginan Flower dari SMA. Jadi Riel adalah orang kepercayaan Andra.
Jony bertanya kepada pelayan yang mengantarkan pesanan Alex
"Kak.. Itu tadi penyanyi baru??"
Pelayan dengan sopan menjawab "Bukan kak.. Dia bukan penyanyi cafe ini".
"Tapi barusan Nyanyi!" Jony masih penasaran.. "Owh.. Riel kemana??" Tanya lagi kepada pelayan
"Kak Riel di ruangannya, apa perlu saya panggilkan??" Tanya pelayan
" Owh.. Ya udah.. Nggak usah.. O ya.. Ni ada yang tambah pesanan.." Jony menambahkan beberapa pesanan temannya
"Pasti Sayang" Jawab Alex sambil memegang tangannya
Dan yang lain.. Hemmms
. Heeem
..
Setelah bernyanyi Flower masuk ke ruang koki dan mengecek pekerjaan karyawannya. Dan melihat daftar tamu di kasir. Ada nama Jony di meja no. 6. "Apa ini kak Jony Senior kampus ??" dalam hati Flower
Karena penasaran Flower melihat ke ruang tamu dan tenyata benar. Mereka dalah Kakak seniornya. Flower berjalan ke arah mereka.
"Hai kak... Jon... Haii semua " Sapa Flower kepada mereka
"Flower.. Jadi beneran kamu.. Wah suara kamu menyentuh hatiku" Jony mulai dengan ngegombal
"Kak Jony bisa aja.." Flower tersenyum
"Flower... Kamu penyanyi Cafe ini??! " Sahut Beny penasaran walaupun tadi pelayan berkata bukan.
"Owh.. Bukan kak.. Hanya pengen aja sesekali nyanyi.. Kenapa kak??? Udah sepeti penyanyi belum??! Sambil tersenyum bahagia
" Hemss.. Suara kamu bagus Flow.. Suka aku dengar tadi kamu bernyanyi.. Jadi pengen liat lagi " Seru Jesica
__ADS_1
"Ah.. Kak Jesica bisa saja.. Flower Masih banyak belajar kak.. Sama mereka.. " Flower sambil menunjuk penyanyi di cafe itu.
"Flower.. Kamu kenal mereka?!" Tanya Riel yang dari tadi memperhatikan dari jauh akhirnya datang mendekat
"Kak.. Riel.. Kenal kak...Mereka semua.. Senior di kampus aku.. Kak.. " Jawab Flower dan Flower bergegas pergi " Kakak-kakak semua.. Silahkan dinikmati kopinya,, Flower pamit dulu.. Mau pulang "
"Baru datang udah mau pergi aja.. Sini gabung sama kita.. " Imbuh Jony
Dan Dave hanya diam saja mendengarkan
"Maaf kak.. Lain kali saja. Udah waktunya Flower pulang... Marii kak.. Duluan.. Byee byee" Flower masuk ke dalam dan mengambil tas kemudian pulang.
Di sore itu mereka menikmati makanan dan masih mengobrol di cafe.
"Maaf Jon.. Aku dari tadi sibuk banyak kerjaan didalam maklum ngurus laporan"
Riel yang mendekati Jony
"Aku Paham Bu Manager.. Kita juga dah mau pulang"
Jony menatap ke Riel.. Jony sudah akrab dengan Riel jadi sering bercanda
"Owwh.. iya.. Ini Nota kalian, kalian nggak perlu ke Kasir.. Flower dah bayar semua" Riel memberikan struk yang sudah berbayar.
"Wah... Alex lega pastinya, udah dibayarin Lex.. Berarti lain kali bisa dunk Lex" Sambung Jony sambil tertawa
"Tapi tadi Flower kenapa nggak bilang.. Kan kita jadi nggak enak" Ucap Sasya
"Ya udah nggak apa-apa.. Kapan-kapan aku ajak kalian lagi" Seru Alex
"Iya sayang.. Berarti lain kali ke Green aja ya (tempat mahal biasa Jesica makan) "
"Boleh juga ide Jesica" Sahut Beny
"Riel.. Emang dia?! " Tanya Dave ke Riel dengan tatapan seolah siapa Flower di cafe
"Emmss.. Iya.. Flower Pemilik cafe ini" Jawab Riel
Dan semua terkejut... !!
"Waah.. Tapi kenapa tadi aku ledek dia penyanyi" Jony menutup wajahnya begitu juga Beny dan yang lain
"Udah.. Nggak apa-apa Jon.. Flower orangnya santai.. Malah pernah dikira pelayan.. Dulu waktu SMA sering bantuin pelayan, terkadang dia juga main biola.." Ucap Riel
"Tetap aja jadi nggak enak kalau ketemu dia" Jony menghela nafas
"Ya udah.. pulang.. Kalian masih pengen disini??.. ..thank's kak Riel.. sampaikan ke Flower.. Thankyou" Dave berdiri dan yang lain pun juga..
"terimakasih kak..dan nitip salam untuk Flower" Ucap Alex.. seharusnya traktiran hari ini dari Alex.
Mereka pulang secara terpisah karena Dave berbeda arah dan Jony gabung di mobil Beny.
__ADS_1
Bersambung.....