Hanya Ingin Mencintaimu

Hanya Ingin Mencintaimu
BAB. 4. Sekedar membuka diri


__ADS_3

Hari-hari berlalu dengan cepat tanpa terasa perkuliahan pun sudah di mulai. Siang ini terik matahari terasa menyengat. Dave duduk di rerumputan dibawah pohon yang rindang sedang memandangi wall climbing dari kejauhan. Tidak tidak lama ada seorang mahasiswa cantik datang menyapa.


"Hai kak Dave, sendirian?! " Seru Rosiana. Rosiana adalah mahasiswa fakultas sastra dia satu tingkat dibawah Dave. Ya berbeda satu tahun.


"Hai.. Iya lagi sendiri" Seru Dave sambil meminum minuman soda yang ada ditangannya.


"Owh.. Biasanya selalu dengan kak Jony, dia kemana?! " Tanya Rosiana kepada Dave


"Jony, dia baru ada urusan di ruang dosen" Jawab Dave dengan datar.


"Begitu, rupanya" Sambil tersenyum dan menunduk. "Udah lama tidak liat kak Dave di arena panjat tebing.. Kenapa?! " Tanyanya dan menoleh melihat ke Dave


"Lagi males aja, mungkin nanti" Dave sambil melihat dia


"Hemms.. Kak Dave, udah punya pacar?! " Dengan wajah tersipu malu tapi Rosiana sangat penasaran.


"Belum" Jawabnya dengan datar


"Kenapa kamu tanya soal itu?? " Dave tidak basa basi. Karena hal pacaran adalah sebuah privasi baginya.


"Bukan apa-apa..tanya aja. Soalnya kalau Rosi duduk disini sama Kak Dave, takutnya nanti ada yang cemburu!" Serunya kepada Dave


"lagian kita cuma mengobrol dan tidak ada hubungan, nggak perlu salah paham" Dave tanpa sela sedikitpun.


"Iya, benar".. Rosiana dengan kalem


Dari belakang Jony datang tiba-tiba


" Haii... Kamu?!! Rosi kan?! " Dengan nada bertanya


" Haii kak Jon.. Iya Aku Rosiana".. Dengan senyuman Rosiana melihat ke arah Jony


"Kalian.... Berduaan?!!" Jony sambil menunjuk dan memandang keduanya..


Tanpa celah Dave " Ya..Iyalah berdua, sekarang bertiga sama kamu" Sambil menatap Jony dengan ekspresi seolah ingin menerkam Jony


" Hah.. Brother... Iya iya paham.. Jarang aja liat brother berduan sama cewek kecuali sama Sasya " ... Jony lanjut menutup mulutnya


"Sasya?!" Tnya Rosiana dengan sedikit rasa kecewa


"Iya, kalau Sasya kan teman dari SMA. Cuma dia yang kenal aku disini" Jawabnya Dave


Dengan puas Rosiana mendengar itu dari Dave dia akhirnya berdiri dan beranjak pergi


"Kalau gitu, Rosi pergi dulu Kak Dave.. Byee Kak Jony"


Jony melihatnya dan melambaikan tangan dan Dave hanya diam dan sekilas melihatnya beranjak pergi.


"Brother... Itu tadi???! " Jony bertanya karena masih penasaran


"Bukan, apa-apa cuma ngobrol aja.. Yukkk pergi" Dave berdiri dan mengajak Jony pergi ke Kantin

__ADS_1


Di Kampus ada beberapa kantin. Dave berjalan ke kantin, Jony mulai bingung biasanya kantin yang di tuju ada disebelah utara. Tapi kenapa Dave jalan ke kantin Timur dalam hatinya bertanya.


Sesampainya di kantin Jony memilih tempat duduk dan Dave langung ke tempat makanan untuk mengambilnya.


"Jony... Brother.. Tumben kita makan disini?! " Dengan ekspresi senyum


"Dave, ya kita udah 2 tahun lebih disini masak belum pernah ke kantin ini" Dengan sambil meletakan makanan di meja


"Iya.. Bener juga.. Kita biasa di Kantin Biru, sama Kantin Utara. Enak itu keliatannya dia mengambil satu dari makanan Dave" Jony dengan latah mengambilnya


"Jauhin tangan kamu... Sambil memukul tangannya Jony" Kemudian Dave melanjutkan makannya.


Terkadang mereka seperti kucing dan anjing.


Dan mereka berdua akhirnya menikmati makan di kantin itu.


Dimeja lain ada Flower dan Arneta


Arneta memulai berbicara.. "Sayang...


Kapan-kapan makan sendiri ya,, atau ajak temen sekelas kamu.. Aku.. "


"Kenapa?! Kamu gitu sama aku?!.. Aku belum terbiasa Arneta... Tau sendiri gimana aku" Flower makan dengan sedikit cemberut karena perkataan Arneta.


"Minta Edo aja yang nemenin kamu, aku itu jauh tau dari kelas aku kesini.. Aku aku pegel... " Sambil cemberut juga


"Ok.. Besok aku makan sendiri. Puas kamu! " dengan ketus Flower mengatakannya


"Hemms.. Iya" Dengan nada datar


Dan kemudian ada senior yang datang menghampiri mereka


"Hai... Boleh aku duduk sini?! "


Arneta tersenyum dan menjawab "Iya.. Silahkan kak. "


"Kamu Flower kan?! " Tanya langsung dan menatap Flower


"Iya.. Kak" Dengan sopan Flower menjawab


"Kenalin.. Aku Ferdy, dari fakultas teknik" Dia dengan menjulurkan tangannya


Dan Flower kemudian hanya menjabat "Flower kak"


Arneta makannya sudah selesai tapi rasanya pantas untuk meninggalkan mereka


"Flower.. Aku duluan ya sayang.. Aku masih ada kelas selanjutnya.. Bye bye... "


"Arneta.. tunggu.. Sambil berdiri" Dengan kecewa Flow duduk lagi


"Kamu udah selesai makan?!" Ferdy bertanya

__ADS_1


"Udah kak.. Tapi ni masih minum.. " Sambil tersenyum


Tanpa sadar dari meja lain ada yang menatap Flower.


"Brother.. Dia bukannya Putri Tidur??! " Tanya kepada Dave


"Ntahlah.. Kenapa tanya aku?! " Dave masih memegang minuman sambil melihat ke arah Flower


"Dia.. Ferdy ... Sedang mencari mangsa pastinya" Ketus Jony


"Biarin aja.. Urusan orang lain" Jawab datar


"Ferdy.. Lebih baik kasih tau deh.. Dia dah terkenal Playboy.. Kasian anak baru bisa dikerjain dia" Jony yang masih menatapnya dan Dave hanya melihaynya sekilas


Disisi lain flower bingung mau menghindari


"Kak.. Flower udah selesai makan.. Flower permisi dulu ya" Berdiri beranjak dari tempat duduk.


"Kenapa,, ?? jadi buru-buru, karena aku duduk disini?!" Dengan tersenyum Ferdy berusaha menahan Flower.


"Bukan kak.. Flower masih ada urusan.. Maaf Kak Ferdy..Flower duluan"


Flower beranjak pergi keluar kantin dan menghela nafas. Flower tidak terbiasa dengan laki-laki yang baru dikenal dan hanya ngobrol berdua.


Flower sebenarnya nggak ada kelas siang. Tapi karena menunggu Arneta di masih berada di Kampus. Dari belakang Jony memanggil


"Hai.. Putri Tidur" Ciri khas suara Jony


"Oowh.. kak Jony.. Apa kabar?!" Flower masih mengingat beberapa senior waktu dia ospek. Kebetulan Jony terkenal ramah dan dikenal mahasiswa baru


"Sendirian aja disini??! Teman kamu kemana yang sering sama kamu?!! " Tanya Jony dan Dave disamping Jony hanya terdiam


"Emm.. Arneta masih ada kelas kak.. Kalau Flower udah selesai" Dengan sopan membalasnya


"Kalau gitu ikut kita aja ke gedung olah raga.. Ada yang bermain basket disana.. Kamu tau Alex kan?! Nah dia Ketua Tim Basket" Jony tanpa celah


"Iya kak makasih.. Flower sendiri aja nggak apa-apa.. Mau ke perpustakaan aja kak.. Maaf ya kak" Sambil tersenyum.


"Owh... Kalau gitu.. Ini biar ditemani Dave,, dia juga mau ke perpus cari buku panduan teknik" Menarik Dave dan mendorongnya ke arah Flower.


"Hai.. " Sapa Dave


Flower hanya tersenyum..


Lalu Jony pergi meninggalkan mereka berjalan ke Gedung olah raga.. Jony tidak ingin ada yang mengganggu anak baru


Dave dan Flower berjalan berdua dan mereka sama-sama diam.


Bersambung


.....

__ADS_1


__ADS_2