Hanya Ingin Mencintaimu

Hanya Ingin Mencintaimu
BAB. 25. Kehidupan Flower yang baru


__ADS_3

Malam menjadi sunyi,


"Apakah Flower seperti ini waktu itu?? " Tanya Dave ke Ellena


Ellena berusaha menjelaskan tentang kedaan Flower


"Iya.... lebih dari ini Tuan, satu minggu nona hanya terdiam ditempat tidurnya. Nona tidak melakukan apapun hanya duduk dan diam. Kekamar mandi dan kembali ketempat tidur lagi, baru tadi pagi saya melihat Nona sudah bangun menatap ke luar dari balik jendela.


Saya menyiapkan semua keperluan nona,


tapi nona meminta gunting, saya khawatir saat itu. Ternyata hanya ingin memotong rambutnya. Kemudian saya panggil Alea.


Setelah selesai dan saya mengatakan nona cantik, Nona baru membuka matanya melihat ke cermin. Kemudian mandi dan sarapan. Setelah sarapan Nona meminta saya untuk bilang ke koki agar tidak memasak Zuppa Soup, kecuali kalau sudah ada Tuan Muda, karena makanan itu mengingatkan Tuan. Kemudian saya membuat daftar menu khusus untuk nona.


Jam 9 pagi Nona berangkat ke kampus dengan Baro dan Zea, setelah kembali dari X.O. Nona langsung berenang. Dan kemudian mandi, Tuan melihat sendiri keadaannya. "


"Tapi kenapa dari kalian semua tidak memberi tahu saya" Dave ekspresi marah


"Maaf Tuan.. Soal ini, kita tidak berani. Selama Tuan belum pulang ke Baverlly Tuan hanya orang biasa itu yang dikatakan Nona."


Ellena menjawab dengan tenang karena ekspresi Dave sangat menakutkan


"Mohon maaf atas pekerjaan kita semua, dan kita tidak akan mengulangi kesalahan lagi. Saya tinggal dulu Tuan"


Ellena melangkah pergi meninggalkan kamar tenang walaupun dia juga merasa salah akan pekerjaannya


Dave disamping tempat tidur Flower memenggang tangan Flower dengan erat. Dave sangat menyesal. Karena tidak pulang secepatnya.


Dave berbicara pelan dengan menatap wajah Flower yang tampak pucat


"Waktu itu kamu demam hanya karena perasaan kamu untuk Dave belum tersampaikan.


Dan sekarang kamu sakit karena putus cinta dengan Dave. Sebesar itukah cinta kamu untuk Dave," Dave dengan perasaan sedih


Flower sangat mencintai Dave. Laki-laki biasa di kampusnya dan bukan Tuan Muda, walaupun mereka orang sama. Tapi perasaan Flower untuk Dave sangat dalam, setelah mereka putus, Flower sakit dan mengalami tekanan batin.


"Dave... ..Dave.... ......" Suara Flower mengigau


"Iya sayang.. Ini aku.. Aku Dave " Dave sambil memegang tangannya menatap dalam. Tanpa terasa Dave mulai tertidur


Flower terbangun dan melihat Dave yang duduk disampingnya tertidur pulas sambil memegang tangannya. Dalam hati Flower ingin sekali memeluknya. Tapi ntah ada sesuatu yang tertahan dihatinya. Walaupun Tuan Muda adalah orang yang sama. Tapi Hati Flower hanya ada Dave.


Flower beranjak bangun ke kamar mandi, lalu pergi.


Dave bangun dan melihat Flower sudah tidak ada ditempat tidurnya. Dave mulai panik mencarinya keluar. Ternyata Flower berjalan di taman, dia menatapi Bunga-bunga sambil bergeming dan ellena tersenyum mendengarnya


Flower mencium bunga itu dan berkata


"Menyambut hari di pagi ini,


Bunga tumbuh kembali bersemi,


Tertatap lembut cahaya mentari,


Flower kembali menggapai mimpi"


"Bagus Nona" Ellena bertepuk tangan dan tertawa


"Ingat!! Judulnya: Flower. "


seolah Flower ingin kembali


Dave tersenyum melihatnya Flower kembali

__ADS_1


"Tuan muda" Ellena dengan lirih dan meninggalkan mereka


"Masih marah sama aku?? " Dave merayu mendekat dan rasa ingin memeluknya


".......Aku mau mandi" Flower pergi meninggalkan Dave tapi dia tersenyum malu


"Semoga kamu benar-benar kembali, Flower" Dave mengatakan pelan


Dan di kamar Flower bingung memilih baju..


"Aaaaa... Kenapa begini semua?? Flower itu mau kuliah bukan kerja..Ellena.. Celana jeans ayooo.. Flower mau celana jeans" Flower merengek


Dave mengetuk pintu yang masih terbuka dan masuk.


"Ellena ada apa?? " Dave bertanya ke Ellena tapi mata Dave hanya tertuju ke Nona Muda yang cemberut


"Nona minta celana jeans, Tuan" Jawab Ellena


"Ya sudah, kasih aja.. apa susahnya, " Dave dengan nada santai tapi wibawa


"Maaf Tuan di Baverlly wanita tidak ada yang memakai celana jeans" Ellena menjawab dengan bingung


"Flower.. Kamu pakai dress dulu.. Nah itu yang di pegang Ellena juga bagus. Nanti kita beli celana Jeans" Sahut Dave..


"Ellena.. Bilang sama Tuan Kamu,, Flower mau pakai celana jeans sekarang!!! Dengan suara kencang


"Tuan bagaimana ini?? " Ellena dengan bingung


"Bilang sama Nona muda kamu, bolos kuliah saja, lagian kan mau pindah kampus" Dave yang sambil duduk memegang handphone


"Nona.. Bagaimana?? Pakai ini saja ke kampus?? " Ellena merajuk


"Bilang sama Tuan kamu, Flower mau pakai cenala jeans,, huufttrt" Flower langsung ke kamar mandi


"Iya baik. Tuan " Ellena meninggalkan kamar


Dave hanya duduk sambil memegang handphone, ntah apa yang dimainkannya.


"Elle... " Ketika memanggil Ellena, Flower hanya melihat Dave dikamarnya, suara Flower menjadi beku


"Udah selesai mandinya?? " Dave masih menatap handphone


"Kamuuu.. Kenapa masih disini?? " Flower dengan kekanakan "Mana celana jeansnya??" Pintanya ke Dave


"Bentar.. Masih dijalan" Dave pura-pura tidak melihat Flower


"Lama??? " Tanya Flower


"Iya.. 1jam " Dave pura-pura


"Terus aku??? ... Ya udah aku pakai ini" Flower langsung membawa dress warna nude dengan motif putih di bagian depan lalu pergi ke ruang ganti


Dave tersenyum, 6 bulan pacaran dengan Flower Dave cukup mengenal sifat Flower


Flower sudah memakai dress yang cantik. Lalu duduk dimeja rias dan bermake-up


"Kamu masih disini?? " Flower dengan ketus


"Memang kenapa kalau aku disini?? " Dave sibuk dengan handphonenya


"Ya udah terserah kamu" Flower cemberut


"Ya udah.. Aku keluar.. Aku juga mau mandi mau ke kampus. Nanti tunggu aku" Dave langsung keluar ke kamarnya

__ADS_1


Flower memanggil Ellena


"Gimana, cocok nggak?? " Dengan bibirnya cemberut


"Emmmss... Sepertinya ada yang kurang, " Ellena berjalan ke aksesoris kemudian memasangkan sebuah bros cantik.


Flower bercermin dari ujung rambut sampai kaki dia menatap dirinya


"Lumayan juga,, " Ucap Flower


"Ayo kita sarapan. Keburu Tuan kamu datang.. Flower mau berangkat duluan.. " Flower seperti anak kecil, Ellena tersenyum


15 menit kemudian


"Kamu.. Udah lama nunggu?? " Dave datang ke meja makan


"Ellena.. Flower udah selesai sarapannya. Flower mau berangkat" Ucap ke Ellena.


"Nggak mau, berangkat bareng?? " Dave menatap dia yang beranjak pergi


Kemudian Flower berbalik badan dan Dave tersenyum


"Tidak perlu, Tuan Dave Wijaya. Ayo Ellena"


Flower beranjak meninggalkan Dave tapi disisi lain Dave merasa mendapatkan kesempatan dia tersenyum


"Yuken... Tuan kamu masih sarapan didalam. Flower mau berangkat dulu. " Menatap Flower Yuken dengan tegas


"Tapi Nona.. Tuan Muda meminta saya untuk mengeluarkan satu mobil. Zea dan Baro di mobil itu. "Yuken menunjukkan mobil sport, Flower mendadak kesal


"Ya udah.. Flower nggak jadi ke kampus" Langsung berbalik dan kembali ke dalam


"Kenapa balik lagi?? Nungguin aku?? " Tanya Dave berpura-pura


"Nggak... Aku nggak jadi ke kampus!!!" Langsung ke Kamar dan mengunci pintu kamarnya


"Tuan.. Bagaimana ini?? " Ellena cemas


"Udah biarin saja." Dave berusaha santai dengan minum kopi, "Jadi terasa nikmat, kopi dipagi ini"


"Tapi Tuan... " Ellena tidak melanjutkan bicaranya lalu keluar dari ruang makan


Dave menuju kamar Flower, dan membuka pintu "Mau di rumah aja?? "


"Kamu bisa buka pintu?? " Flower (padahal udah aku kunci dari dalam kenapa dia bisa buka... )


"Aku punya ini" Dave membawa duplikat walaupun terkunci dari dalam Dave tetap bisa membukanya


"Ayo berangkat udah siang! Kamu telat nanti" Dave merayu


"Kamu saja yang ke kampus, aku nggak" Flower dengan cemberut


"Kamu nggak tahu, kemarin Arneta ngejar kamu nangis-nangis sampai terjatuh. Masih belum mau berangkat?? " Bujuk rayu Dave


"Tapi aku mau sendiri. Aku nggak mau berangkat sama kamu" Flower ngambek


"Lagian kita di kampus yang sama, apa bedanya?? Masih berani bantah calon suami kamu??! " Ujar Dave


"Sana pergi..... " Flower melempar bantal ke Dave


"Ya udah... Aku berangkat dulu.. Terserah kamu" Dave pergi tanpa berbalik..


"Bikin kesel saja dia... " Flower mulai gerah

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2