
Waktu pertandingan di kampus tiba. Seperti Dave hanya ada teman-temannya.Terkadang jomblo juga tidak enak disaat yang lain diberi semangat pasangan dan diperhatikan oleh pasangannya. Dave hanya bisa melihatnya. Walaupun ada sosok Sasya yang peduli dengannya. Tapi Dave hanya memandangnya sebagai teman biasa.
Sasya mengarahkan botol minuman mineral kepada Dave "Dave.. Minum" Dia sambil tersenyum.
Dan Dave menerimanya "Iya.. Terimakasih"
"Dave.. Kamu keren tadi" Jony menepuk pundak Dave.
"Ya udah kalau gitu, aku mau liat di pertandingan Basket, duluan ya Jon" Sasya pergi ke aula basket di dalam gedung
Dave hanya mengangguk dan Jony hanya tersenyum.
Di dalam gedung ada Flower dan Arneta juga menyaksikan sahabatnya bertanding. Edo sudah masuk di Club basket Alex.
"Arneta.. Edo keren juga kalau main basket" Flower sambil bertepuk tangan karena Edo telah mencetak poin.
"Ya keren.. Apalagi kak Alex.. Uuhh.. Jadi kangen Steve.. Sekarang ga bisa liat dia main basket"
"Iya.. Steve paling keren kalau main basket" Flower berkata gemas
Pertandingan berlangsung sportif. Dan poin yang di cek team Alex mendapatkan skor tinggi selisih 10 poin. Setengah jam kemudian pertandingan selesai. Dimenangkan oleh Team Alex. Penonton pun bersorak gemuruh.
Dave dikantin bersama Jony. Dave mendapatkan posisi ke - 2 dipertandingan pertama. Masih ada sesi ke dua dan tiga di hari berikutnya.
Flower dan Arneta menuju kantin dekat gedung olah raga untuk membeli minuman dingin. Karena disiang itu udara terasa panas apalagi setelah ikut bersorak menyemangati pemain.
Jony melihat dari pintu masuk kantin dan memanggil mereka.
__ADS_1
"Haiii kak.. " Sapa Flower dan Arneta masih membeli minuman..
"Sini duduk disini aja sama kita.. " Kata Jony
"Iya kak..nunggu Arneta beli minum.. " Flower Melihat Dave yang hanya diam dan tampak lelah "Kak Dave, kenapa? "
"Owh.. Kamu.. Sini duduk samping kakak.. " Tidak seperti biasanya Dave menawarkan kursi sebelahnya.
Dan Flower langsung mendekat duduk disebelah Dave.. Dan melihat tangan Dave ada sedikit luka. Langsung spontan memegang. Tidak seperti Flower yang biasanya menjaga jarak lawan jenis kecuali Kenzo, Edo dan Steve. Sampai-sampai Jony dan Arneta yang baru datang kaget melihat mereka keanehan mereka.
" Haii kak.. Apa kabar?? " Arneta menyapa Dave dan Jony
"Baik.. Arneta cantik.. Kamu haus.. ??" Melihat Arneta yang langsung minum setelah duduk
"Iya kak.. " Jawab Arneta dan menanyakan tentang Dave.. "Itu kak Dave kenapa luka? "
Arneta menyodorkan minuman yang belum disentuh Flower "Flower.. Kok kamu diem aja.. Minum.. Katanya haus.. Minuman aku aja dah mau habis"
"Kak.. Dave.. Nanti ada waktu? " Flower sambil kesusahan membuka botol minuman
"Sini biar aku yang buka" Dave langsung mengambilnya.
Dan dua orang di depannya terheran-heran. Apalagi Jony.. Karena Dave tipe orang yang cuek dan kurang memperhatikan orang yang ada sekitarnya.
"Dave.. Aku mimpi ya?? " Jony masih menatap
"Kamu kan nggak tidur Jon" Menjawabnya sambil melihat Flower minum dan menjawab flower "Iya kakak ada waktu.. Kenapa? "
__ADS_1
"Ya..Udah.. Lain kali aja kak.. Kalau gitu Flower pergi dulu.. Kak Jon.. Byee.. " Flower pergi menarik Arneta..
Arneta hanya melambaikan tangan ke mereka setelah berjalan.
"Flower.. Kamu kenapa?? " Arneta mengikuti dari belakang.. Flower berjalan begitu cepat
Jony masih heran dan penasaran. Bertanya lagi "Kalian kenapa?? Hari ini kamu aneh."
"Emang kenapa?.. Biasa aja Jon" Dave berdiri terus berjalan.. Jony mengejar dari belakang.
Arneta menyetir mobil dengan pelan sesekali melihat ke arah Flower, yang hanya duduk diam dan menggigit kuku jarinya. Arneta berfikir Flower ada sesuatu dengan Dave. Tapi Arneta tidak ingin bertanya yang macem-macem. Flower sendiri juga nggak akan menyangka akan seperti itu.
"Dave.. Dave..Tidur kamu? " Jony sambil menyetir mobil melihat ke Dave yang memejamkan mata.
"Nggak Jon.. Ada apa?! " Dave membuka mata dan melihat ke Jony
"Aku heran aja sama Flower tadi, kamu juga beda" Jony masih penasaran,, lalu melanjutkan obrolannya "Dia udah punya pacar Dave.. Jangan dia"
"Udahlah.. Nggak seperti itu kok Jon" Dengan nada datar
"Iya yang waktu itu Ngobrol sama Alex pacarnya Flower, aku sama Beny liat sendiri" Jony berkata serius.. Karena dia takut kalau sahabatnya pertama jatuh cinta dan tidak ingin melihat sahabatnya patah hati.
"Kamu... Nggak usah khawatir gitu.. Mau aku ada rasa sama flower atau nggak.. Itu urusan aku Jon.. " Dave melihat Jony dengan serius
"Iya.. Aku khawatir.. Nantinya kamu patah hati" Imbuhnya..
Dave hanya diam tanpa kata.. Tapi kenapa mendengar Jony berkata begitu. Ada rasa sakit dihatinya.
__ADS_1
Bersambung....