Hanya Ingin Mencintaimu

Hanya Ingin Mencintaimu
BAB. 2. Pertemuan Hanya Kesempatan


__ADS_3

Sesampainya di Kampus Dave langsung menuju aula umum, disana sudah ada beberapa panitia ospek mahasiswa baru dan dari perwakilan jurusan pun datang.


Dave menunggu sahabatnya Jony Suryana dia satu jurusan dengan Dave dia asli orang kota B, Jony di kota J tinggal dengan keluarga pamannya.


Dave duduk di Aula Utama sudah ada beberapa panita Ospek yang datang dan mulai membaca susunan kegiatan ospek serta daftar mahasisawa baru yang diberi oleh Ketua panitia ospek Beny yang duduk disebelahnya. 15 menit berlalu menunggu, akhirnya Jony datang.


Begitu tiba Jony langsung bersuara..... "Brother.... Sorry.. Terlambat... Nguruss Sapi dulu... " (Yang dimaksud Jony kendaraan Pamannya, pamannya punya persewaan mobil, jadi Jonny harus bersihin setiap pagi sebelum di sewa)


"Gimana... Dapat cewek ga brother?" Tanya Jony ke Beny, sambil meletakan tas ranselnya.


"Mau tukeran ini group?.. Aku tugas sama Marla, tukeran kalau mau" Jawab Beny, Beny selalu ketua Panitia Ospek tapi kenal baik dengan Dave dan Jony walaupun mereka beda fakultas.


Dave hanya terdiam dan memainkan bolpoin.


"Kalau ada cewek kan seru brother, hahaha..." Jony masih melanjutkannya. Karena Dave dan Jony dapat group peserta ospek laki-laki semua.


Dengan datar Dave berkata "lagian semua juga di aula utama.. Nah tinggal liat aja, itu banyak anak baru cewek, Jony sama Alex puas ntar matanya"


"Nah.. Itu brother paham yak... Iyak.. Alex tumben belum nongol..." Seru Jony


"Hayyoooo... Pada ngomongin apa?" Tiba-tiba Sasya datang dari belakang.


"Ngomongin kamu, cantik..." Seru Beny dengan bercanda


"Ben udah bisa ngegombal juga ternyata.." Sasya sambil tersenyum


"Dave... Tadi aku nggak liat mobil kamu, parkir dimana? aku pikir kamu telat.. Eh.. Ternyata udah disini" Tanya Sasya kepada Dave dengan hati-hati.


"Parkir timur" jawab Dave dengan datar


(yang lain bengong menatap Dave)


"Brother jauh amat... Kagak salah??" Jony menatapnya.


"Sekalian olahraga dia.. Lama nggak Panjat Tebing, kakinya butuh pelumas... " Beny dengan nada meledek Dave


Sasya lanjutan menyahut yang di katakan Beny

__ADS_1


"Iya juga ya.. Udah sebulan lebih ya Dave.."


"Hemmss.." Dave sambil menulis sesuatu di kertas.


Di ruang tertutup mereka mengadakan rapat pembukaan ospek tahun ini dipimpin Beny selaku ketua Panitia Ospek.


Dan... Di parkiran depan Aula Flower ngobrol dengan Edo Fernando dan Arneta Fahra. Edo dan Arneta teman satu sekolah tetapi beda kelas, tapi mereka sudah bersahabat, dan dua sabahat lainnya berbeda kampus.


"Hemmss... Sepertinya Edo sudah mendapatkan kesempatan" Flower sambil menatap apa yang di lihat edo.


"Sepertinya begitu.. Edo... Ayuk jalan.. Kamu ngeliatin apa sih??!" Sahut Arneta sambil menarik tangan Edo.


"Iya.. Iya.. Bukan gitu.. Sepertinya aku pernah liat dia.." Seru Edo


"Cantik do... Sepertinya aku juga pernah liat.. Artis kali do.." Sambung Flower sambil berjalan di samping Arneta. Mereka bertiga langsung menuju ke Aula utama...


Dan acara penyambutan mahasiswa baru dimulai. Setelah selesai acara penyambutan mereka di buat group sesuai Fakultas masing-masing. Dan setiap fakultas masih dibagi menjadi beberapa group. Setiap group teridiri dari 10 mahasiswa baru.


Dan Flower berpisah dengan sahabatnya,


Flower di Group Kastil 4.


Flower memperkenalkan diri


Flower dengan suara lantang "Hallo semuanya.. Perkenalkan saya Putri Tidur (Nama Julukan dalam Kastil 4 ) , nama saya Flower Diandra, saya dari SMA Bintang Internasional, usia saya 18 tahun.. Terima Kasih"


"Owh dari SMA Bintang Internasional??" Serunya Alex.


Dan Adira menyuruh Flower bernyanyi lagu anak-anak.


Di Group Benteng 5 di Pimpin Dave dan Jony.. Dan ternyata Edo ada di group itu.


"Hallo semuanya... saya Prajurit Kegelapan, nama saya Edo Fernando, saya dari SMA Bintang Internasional, usia saya 18 tahun.. Terima kasih"


"SMA mana tadi??" Tanya Jony


Edo langsung menjawab "SMA Bintang Internasional"

__ADS_1


"Dimana SMA itu?" Tanya Jony


"Di Jalan Sastra V, Simpang 8 kak" Jawab Edo


"Emsss.. Kamu cowok kenapa suaranya kurang kenceng.. Coba ulangi dari awal..." Perintah Jony ke Edo sambil menunjuk.


Dave hanya duduk di kursi bagaikan Raja sedang melihat ajudannya mengintrogasi para prajurit. Akhirnya Edo dengan suara lantangnya memperkenalkan diri untuk yang ke 3 kalinya...


Jony langsung berkata" Bagus Prajurit Kegelapan!!" Dengan suara kencang, memberi tepuk tangan.


Selesai sesi perkenalan mereka di lanjutkan dengan kegiatan mengenal lingkungan kampus dari Gedung Fakultas, Kelas, Aula dan lainnya. Setelah itu mereka beristirahat dan makan siang bersama di aula dengan nasi kotak yang sudah disediakan pihak kampus dan acara bebas, ada yang beribadah, ada yang saling berbincang.


Waktu menandakan pukul 1 siang


Acara selanjutnya kegiatan berantai dilakukan perwakilan setiap group... Dan pembuat kesalahan akan diberi hukuman.


Mereka berkumpul jadi satu di Aula. Flower, Edo dan Arneta juga menjadi perwakilan dari group mereka. Permainan di Mulai. Flower melakukan kesalahan.


Alex langsung berkata "Putri Tidur, apakah masih tidur??!"


Flower menjawab " Iya"


Hayo dihukum sorak-sorak semua..


Disisi lain Dave hanya diam dan duduk.


"Kira-kira apa hukuman yang cocok untuk Putri Tidur?!! " Beny bertanya kepada seluruh mahasiswa baru.. Suara bersorak menghukum flower dengan bernyanyi atau menari..


Kemudian Jesica "sepertinya bernyanyi saja, dari tadi sudah menari, kamu bisa bernyanyi?? "


Flower menjawab "bisa kak" Dan akhirnya flower menyanyi lagu "My Love"


Dan semuanya mendengarkan dengan penuh cinta. Sampai selesai menyanyikan semua masih menatap flower. Begitu juga Dave.


Jony berseru " Wow.. Wow.. Lagu yang bagus.. Ternyata kamu bisa bernyanyi ya, Putri Tidur, jadi nggak cuma tidur aja kerjaan kamu?!! "


Beny melanjutkan " Hayo berikan tepuk tangan untuk putri tidur dari kastil 4"

__ADS_1


Flower jadi dag dig dug... dan menghela nafas... semoga aku tidak membuat kesalahan.. Dan kegiatan berjalan dengan canda dan tawa mahasiswa baru.


bersambung......


__ADS_2