Happiness With My Sunshine

Happiness With My Sunshine
Episode 26


__ADS_3

Ini seperti mimpi, karena aku bisa kembali di pertemukan dengan Roy, aku tidak menyangka jika roy itu memang ada, tapi karena sebelum nya aku bertemu dengan Roy tidak lah nyata melainkan sebagai roh, jadi roy tidak terlalu ingat dengan ku.


Tapi aku akan berusaha untuk mendekati nya lagi agar perlahan lahan roy akan mengingatku, mengingat apa yang sudah kami lakukan sebelum nya...


" Nak, kamu kuliah jam berapa hari ini? " tanya ibu.


" Jam 8 aku sudah mau pergi buk " jawab ku pada ibu.


" Nanti jangan lupa kunci rumah yah, ibu pergi ke kantor dulu, jangan lupa sarapan yah dan ingat harus hati hati " ucap ibu sambil mencium kening ku.


" Iya buu, bawel banget sih " ucap ku sambil menyalimi tangan ibu dan mencium pipi nya.


Setelah aku membersihkan rumah, dan langsung bergegas untuk mandi, menyetrika baju dan langsung sarapan.


Entah kenapa hari ini aku sangat bergembira sekali untuk pergi kuliah, padahal mata kuliah hari ini tidak terlalu aku sukai hehe.


Aku menunggu bus dan sekitar 15 menit aku menunggu akhirnya bus itu datang, aku sambil bermain ponsel, mendengarkan musik dan membuka akun sosmed ku.


Tidak lama kemudian ada pesan whatsaap masuk dan teryata itu dari Roy.


" Kuliah gak hari ini? " tanya roy.


" Iya kuliah, ini lagi di bus mau pergi ke kampus " ucap ku.


" Oh gitu hehe, nanti pulang nya jam berapa? " tanya roy lagi.


" Jam 2 keluar nya, emang kenapa? " aku balik bertanya.


" Rencana nya aku mau jemput kamu hehe, mau anterin pulang gitu, boleh gak? " tanya roy.


" Emang gak ngerepotin? " aku kembali bertanya.


" Gak sih, aku habis mata kuliah jam 12, jadi bisa lah antar kamu pulang " ucap roy.


" Oh gitu, ya sudah kalau gak ngerepotin kamu hehe " aku membalas pesan roy sambil tersenyum dengan sangat manis (E aaahh ).


" Okee, nanti kasih tau yah kalau kamu udah mau keluar ruangan, biar aku siap siap jemput kamu " ucap roy.


" Iya iya " aku membalas nya.


Selama perjalanan di dalam bus aku terus tersenyum dan rasa nya tidak sabar untuk pulang kuliah nanti hehe, (padahal sampai ke kampus juga belum yah udah mau pulang aja hehe......)


Entah kenapa roy sangat penasaran dengan hubungan nya dan diana di masa lalu, roy selalu memikirkan diana entah apa alasan nya, seperti dia memiliki janji kepada diana dan roy belum menempati nya, perasaan itu selalu mengganjal hati nya.


Jadi roy memutuskan untuk mengantar diana pulang agar ia bisa lebih dekat dengan nya sekali gus mencari tau ada apa yang sebenarnya antara dia dan diana di masa lalu.


Akhirnya aku sampai ke kampus setelah melewati perjalanan yang sangat panjang dengan perasaan yang sangay bahagia juga tentu nya hehe..


" Kamu kenapa sih na? kayaknya bahagia banget " tanya fina.


" Iya nih, aku curiga hmm " ucap ria.


" Cerita dong na, atau kamu abis nemu duit di jalan? " tanya rani.


" Haha apan sih ran, jadi guys ada yang mau aku ceritain sama kalian, tapi bingung juga mau mulai nya dari mana " ucap ku.


" Ya elaah, ya cerita cerita aja sih, penasaran banget tauk " ucap rani.

__ADS_1


" Jadi, waktu itu yang aku pernah berhalusinasi tentang cowok yang di taman itu? masih inget kan kalian? " tanya ku pada mereka.


" Iya iya, kenapa emang? " ucap fina.


" Waktu itu aku bertemu dengan dia kan dia sebagai arwah? dan ternyata sekarang aku bisa ketemu lagi dengan dia di dunia nyata " ucap ku sambil tertawa.


" Bentar bentar, ini gak mungkin salah lagi kan na? " tanya ria sambil menatap rani dan fina.


Mereka bertiga saling menatap satu sama lain dan juga sambil menatap dengan heran di arah ku.


" Ini beneran loh, ibu ku juga liat dia kok, kami gak sengaja ketemu di rumah sakit waktu aku nemenin ibu berobat ke rumah sakit " ucap ku sambil meyakinkan mereka.


" Beneran kan? kok bisa gitu sih na? " tanya rani.


" Jadi roy itu emang beneran ada, dia waktu itu kecelakan di depan mini market yang gak jauh dari rumah nenek ku itu loh, dia bahkan koma sampai beberapa bulan, nah emang waktu itu kebetulan aku habis beli sesuatu di sana dan aku ngeliat kejadian itu pake kedua mata ku sendiri tapi emang aku gak liat wajah nya cuma liat baju nya doang " ucap ku.


" Hah? kok bisa gitu sih, terus terus gimana na? " tanya ria dengan penasaran.


" Kenapa aku bisa liat arwah nya roy karena cincin yang sering aku pakek waktu itu, itu cincin dari nenek udah turun temurun, mangkanya setelah kejadian itu nenek langsung menyuruh ku untuk melepaskan cincin itu " ucap ku lagi.


" Waahh aku sampai merinding loh ini, bener bener sih " ucap fina.


" Waktu nenek masih dirumah sakit aku sempat ketemu sama paman dan bibi nya roy itu, dan kami kembali bertemu lagi waktu ibu ku berobat di rumah sakit, dan emang kebetulan banget dia udah sadar dari koma, aku beraniin diri buat nanya nanya sedikit tentang roy yang aku tau sama keluarga nya.


Dari jawaban mereka sih emang bener bener sama dengan roy yang aku kenal, dan ketika aku sama ibu dapet izin buat liat dia, akhirnya kami masuk ke dalam ruangan nya dan disitu aku benar benar terkejut " ucap ku.


" Gilak gilak, aku ngerasa kejadian ini kayak di film film loh haha bisa gitu yah " ucap ria.


" Aku gak tau na mau bilang apa, masih heran aja sih " ucap rani sambil memikirkan sesuatu.


Ketiga teman ku masih tidak percaya dengan apa yang aku cerita kan tapi nanti ketika roy menjemput ku aku akan mengenalkan roy pada teman teman ku.


Tidak lama kemudian dosen kami pun datang dan semua mahasiswa di kelas itu langsung duduk di kursi nya masing masing.


Karena dosen kami satu ini memang sedikit lebih kejam dari pada dosen dosen yang lain hehe, tapi aku menganggap nya biasa saja, selagi kita menuruti perintah nya sih gak masalah dia gak bakal marah sama kita.


Selang beberapa waktu, mata kuliah pertama pun selesai dan terlihat dari wajah wajah kami yang sangat tegang karena dosen nya tidak tersenyum sama sekali selama pembelajaran berlangsung -,-.


Setelah istirahat 15 menit, langaung di lanjutkan dengan mata kuliah kedua dan untung nya dosen ini sangat baik jadi kami bisa belajar dengan santai dan tidak tertekan.


Selama proses pembelajaran kami memperhatikan dosen itu dengan serius dan sesekali ia juga memberikan lelucon pada kami agar tidak terlalu tegang.


Hingga tidak terasa sudah pukul 2 dan kami bersiap siap untuk pulang, aku langsung mengecek ponsel ku yang berniat memberi kabar pada roy, tapi ternyata dia sudah lebih dulu mengirimkan pesan pada ku.


" Aku udah nunggu di depan kampus kamu yah " ucap roy lewat whatsapp.


" Iya, ini aku baru mau turun " balas ku.


" Eh ikut aku bentar yah sebelum kalian pulang, aku mau kenalin roy sama kalian hehe " ucap ku pada ria, fina dan rani.


" Dia mau jemput kamu na? " tanya fina sambil terkejut.


" Iya hehe dia udah nunggu di depan gerbang " ucap ku sambil tersenyu.


Aku, ria, fina dan rani berjalan bersama menuju gerbang dan dengan perasaan yang campur aduk akhirnya aku melihat keberadaan roy.


" Roy..... " panggil ku.

__ADS_1


" Eh udah keluar yah " tanya roy.


Fina, ria dan rani langsung menatap roy dan memastikan bahwa roy itu memang manusia bukan halusinasi mereka saja.


" Kenalin, mereka temen sekelas ku " ucap ku.


Roy pun menjabat tangan mereka satu persatu sambil mengenal kan nama nya masing masing.


Aku sangat bahagia bisa mengenalkan roy pada teman teman ku dan seperti nya juga teman teman ku setuju jika aku dekat dengan roy.


" Ya sudah, kalian pulang hati hati yah " ucap ku pada ria, fina dan rani sambil menjulurkan lidah hehe.


" Mentang mentang yang di antat pulang hmmm " ucap fina.


Kami ber empat pun tertawa dan roy juga tidak mau ketinggalan ia bahkan tidak malu untuk ikut tertawa.


Setelah kami berada di dalam mobil, dan roy mulai menyetir, kami mulai berbicara dan menatap satu sama lain.


" Kamu tinggal dimana? " tanya roy.


" Di arah bandra, baru sih karena dulu aku tinggal sama nenek dan setelah nenek meninggal aku ikut ibu " jawab ku sambil menatap roy.


" Oh gitu, maaf yah aku mau tanya lagi boleh gak? " tanya roy.


" Boleh kok, dengan senang hati aku bakal menjawab " ucap ku.


" Emang apa yang terjadi sama ayah dan ibu kamu? sampai sampai kamu tinggal sama nenek? " tanya roy dengan penasaran.


" Ayah sama ibu ku sudah bercerai, sedangkan ibu ku sibuk kerja mangkanya aku lebih milik tinggal sama nenek, dan sekarang aku ikut ibu karena ayah ku sudah menikah lagi " ucap ku.


" Maaf yah atas pertanyaan ku itu, jadi bikin kamu sedih lagi " ucap roy sambil menatap ku dengan tajam.


" Gak apa apa kok hehe santai aja " ucap ku sambil sedikit tersenyum.


Roy yang melihat ku tersenyum, jadi ikut tersenyum juga dan kami tertawa dengan malu malu selayak nya orang yang lagi pendekatan.


Tidak lama kemudian kami samai kerumah ku dan aku menyuruh roy untuk masuk dan membuat kan ny minuman.


" Kamu mau minum apa roy? nanti aku buat kan " tanya ku pada roy.


" Kalau ada yang seger seger sih aku mau hehe " ucap roy sambil tertawa.


" Tentu ada, kamu tunggu dulu yah " ucap ku sambil berjalan ke dapur.


Setelah aku membuat kan minum untuk roy, kami sedikit berbincang bincang dan kemudian roy pun pulang karena sebentar lagi dia mau main futsal bersama teman teman kampus nya.


" Kamu hati hati yah roy " ucap ku sambil mengantar nya ke depan gerbang.


" Iya, makasih yah untuk minuman nya hehe " ucap roy.


" Sama sam kok, makasih juga sudah mau antar aku pulang " ucap ku lagi.


" Kalau nanti gak sibuk kita jalan yah hehe " ucap roy sambil tertawa.


" Iya " jawab ku dengan singkat dan membalas tertawa nya dengan senyuman.


Roy pulang dan aku langsung menutup gerbang dengan perasaan yang sangat gembira karena dari dulu aku ingin sekali di antar roy pulang dan akhirnya sekarang kesampaian hehe.

__ADS_1


Ini benar benar seperti mimpi, aku berharap bisa lebih dekat lagi dengan roy (^_^;)


Jangan Lupa di Like yah kakak dan tungguin episode selanjutnya......


__ADS_2