Happiness With My Sunshine

Happiness With My Sunshine
Episode 28


__ADS_3

Hari ini adalah weekend dan kebetulan aku dan ibu akan pergi ke rumah sakit untuk mengecek kesehatan ibu, karena pesan dokter sebelum nya jika ibu sudah membaik harus memeriksakan kembali kesehatan nya.


Aku dan ibu pergi kerumah sakit pukul 11 siang, dan sebelum pergi aku sudah membersihkan rumah agar ketika pulang nanti aku langsung bisa beristirahat dengan tenang he he....


Kami sampai kerumau sakit pukul 12 kurang dan langsung menemui dokter, ibu di periksa dan kemudian di beri resep obat lagi untuk menetralisir kan lambung nya.


" Kondisi ibu sekarang sudah sangat membaik yah, tinggal ibu menetralisir kan lambung nya saja, nanti saja beri resep baru untuk ibu " ucap dokter.


" Syukurlah, terimakasih banyak yah dokter " ucap ibu.


Kemudian kami langsung menebus obat itu, dan antrian nya cukup lama, kami menunggu sampai giliran ibu di panggil.


Selama menunggu aku mencoba menghubungi roy, menanyakan apakah dia sibuk hari ini atau tidak, sebenarnya cuma untuk basa basi saja sih hehe.


" Roy? " aku mengirimkan pesan whatsapp kepada roy.


Roy belum membalas nya, sampai 1 jam aku menunggu nya, bahkan antrian ibu pun sudah di panggil.


Setelah menebus obat, Aku dan ibu langsung pulang dan selama di perjalanan aku menunggu pesan balasan dari roy.


" Sepertinya roy sedang sibuk " ucap ku di dalam hati.


Ketika kami sampai dirumah, ibu langsung menjemur pakaian yang sebelum nya sudah aku cuci, bahkan kami juga membeli lauk untuk kami makan nanti malam dan tinggal di hangat kan saja.


Lagi lagi aku melihat ponsel ku, dan ternyata roy memang belum membuka pesan dari ku, sepertinya roy benar benar sibuk.


Weekend sudah berakhir dan tetap tidak ada respon dari roy, aku mencoba mengirimkan pesan lagi pada roy.


" Roy kamu sibuk banget yah? " tanya ku lagi lewat whatsapp.


Aku bahkan menunggu jawaban nya sampai jam 12 malam, dan tetap tidak ada respon, tapi terkirim dan memang belum ia baca, atau ia menyembunyikan simbol centang biru?.


Karena benar benar mengantuk, akhirnya aku pun tertidur, selama tertidur aku seperti memimpikan seseorang yang sedang menangis terseduh seduh dan aku hanya melihat nya dari arah belakang, aku benar benar tidak bisa melihat wajah nya.


Aku sangat pemasaran siapa wanita itu? kenapa dia sangay bersedih? apa yang sudah ia alami sampai ia bisa sesedih itu...


Aku terbangun jam 5 subuh, setelah sholat aku langsung membuat sarapan, karena ibu kerja hari ini dan ibu tidak boleh kalau tidak sarapan, ibu harus makan tepat waktu.


Pukul 6 pagi, aku sudah membuat sarapan, sudah mencuci baju dan tinggal menjemur nya saja.


" Ibu, itu sarapan, ibu jangan lupa sarapan " ucap ku.


" Iya sayang " jawab ibu sambil membenarkan kemeja nya.


Aku langsung mengambil pakaian yang sebelumnya sudah ku cuci dan langsung menjemurnya di belakang.


Aku sudah menyelesaikan segala pekerjaan rumah dan ibu juga sudah berangkat bekerja, aku langsung bersiap siap untuk mandi dan pergi ke kampus.


Hari ini aku masuk pukul 9 pagi dan akan pulang pukul 3 sore, dan sepertinya aku akan makan di kantin, selama nenek pergi meninggalkan aku, aku sering membeli makanan cepat saji, padahal dulu waktu tinggal sama nenek, hampir tidak pernah makan makanan cepat saji.


Aku benar benar merindukan nenek, aku tidak pernah memimpikan nenek sekali pun, padahal aku berharap nenek sekali saja bisa menemuiku di dalam mimpi.


Selama mata kuliah berlangsung, aku selalu melihat ponsel ku, berharap ada pesan dari roy, dan setelah aku melihat nya roy tetap belum membaca pesan ku, padahal ia semalam online.


Aku juga tau diri, aku tidak bisa marah kepada nya ketika ia tidak membalas pesan ku, jadi aku hanya bisa menunggu nya saja, kalau dia membalas pesan ku, aku akan senang tetapi jika ia mengabaikan nya juga tidak apa apa, mungkin dia sangat sibuk.

__ADS_1


Setelah mata kuliah berakhir, aku, ria, fina dan rani makan sebentar di kantin dan aku sangat menyukai Mie Ayam disini, karena memang Mie Ayam disini sangat di idolakan di kampus ku hehe.


Sehabis makan kami langsung pulang, karena aku takut ketinggalan bus dan juga jalanan akan macet kalau lewat dari jam 4 sore.


Aku sampai di rumaj pukul 5 sore dan bersiap siap untuk mandi karena aroma tubuh ku benar benar sudah tidak enak hehe...


Setelah mandi dan melakukan kegiatan lain, seperti biasa aku hanya duduk di kamar sambil memainkan ponsel ku, roy tetap tidak membalas pesan ku dan sepertinya ia benar benar mengabaikan nya.


Aku melihat pesan masuk dari fina.


" Na? kamu dimana sekarang? " tanya fina lewat whatsapp.


" Dirumah fin, emang kenapa? " tanya ku.


" Aku ada info buat kamu, kamu masih deket kan sama roy? " tanya fina.


" Iya masih deket sih fin, emang kenapa sih? " tanya ku sangat penasaran.


" Kamu tau kan hotel griya agung? " tanya fina lagi.


" Iya tau, emang ada apa sih fin " ucap ku.


" Mending kamu datang kesini deh, aku juga lagi ada acara sama temen temen sma ku dan gak sengaja liat roy " ucap fina.


" Beneran? roy akhir akhir ini emang sibuk fin, chat aku aja gak dia bales loh " ucap ku pada fina.


" Hmmm kamu buruan kesini yah, aku tungguin " ucap fina.


Aku langsung bersiap siap untuk pergi ke hotel griya sesuai permintaan fina, aku memesan ojek online untuk kesana.


Setelah aku sampai disana, aku langsung menelfon fina menanyakan ia dimana.


" Hallo fin, kamu dimana? aku sudah di lobi hotel nih " ucap ku pada fina.


" Aku di dekat lift na, kamu kesini yah, atau kalau kamu ribet biar aku yang sampirrin kamu " ucap fina.


" Gak usah fin biar aku aja yang samperin kamu " ucap ku.


Aku berjalan mencari lift dan beberapa saat kemudian aku melihat fina dan langsung mendekati nya.


" Fin.... " panggil ku dari samping.


" Eh na, kamu akhir nya sampai " ucap fina.


" Ada apa sih fin, sampai kamu nyuruh aku buat datang kesini " ucap ku.


" Kamu yangs sabar tapi yah " ucap fina yang mulai serius.


" Ada apa sih, kamu jangan bercanda yah fin " ucap ku sambil serius.


" Kamu lihat kak itu ada acara " ucap fina sambil menunjuk ke sebuah acara di depan lobi.


" Iya aku lihat, emang kenapa? " tanya ku lagi. karena aku bener bener gak ngerti.


" Iti acara pertunangan Roy sama pacar nya fin " ucap fina sambil menatap ku.

__ADS_1


" Hah? maksud nya? " aku kembali bertanya.


" Iya na, itu acara pertunangan nya roy dan pacar nya, kamu liat aja nama di banner itu dan kalau kamu masih gak percaya, ayo kita samperin kesana, kita lihat lebih dekat " ucap fina.


Aku tidak bisa berkata apa apa, aku berusaha menguatkan diri, setelah aku membaca nama di baner itu dan meminta fima untuk Menemaniku ke depan, tepat di acara itu.


" Fin, kamu temenin aku lihat kesana yah " ucap ku pada fina.


" Iya " ucap fina sambil memeluk ku dari belakang.


Kami berjalan dengan sangay pelan, dan sampai lah kami tepat di tengah tengah, aku sangat jelas melihat wajah roy yang sambil tersenyum bahkan orang tua nya juga, aku melihat wanita itu sangat bahagia, dan ternyata wanita yang aku lihat di rumah sakit waktu itu yang menatap ku sangat tajam itu ada wanita ini yang sekarang sudah menjadi tunangan nya roy.


Kejadian ini sangat mirip seperti mimpi ku waktu itu, aku melihat laki laki dan perempuan memakai seragam dan semua orang sangat bahagia, tapi hanya melihat nya dari belakang.


Aku mundur secara perlahan dan fina terus memeluk ku, membantu ku untuk tetap terlihat tegar, dan di belakang acara aku menangis tersedu seduh sampai fina memeluk ku, menyabar kan ku dan memberikan semangat untuk ku.


Ternyata seorang wanita yang menangis di dalam mimpi ku itu adalah aku!!!. aku benar benar seperti orang yang tidak berharga di dunia ini.


Aku tidak tahan lagi, dan ingin cepat cepat pulang, fina mengantar ku pulang, dan selama di perjalanan fina terus menguatkan ku.


Aku akan menyembunyikan kesedihan ku ini pada ibu, aku takut jika ibu tau nanti maka ia akan sangat memikirkan keadaan ku, dan juga ibu pasti membenci roy.


Jadi aku memutuskan untuk tidak menceritakan masalah ini pada ibu ku.


Aku masuk kedalam kamar dan langsung mengecek ponsel ku, aku langsung menghapus kontak milik roy.


Dan cepat cepat mengelap air mata karena aku mendengar ibu sudah pulang.


Setelah itu aku mendengar ada seseorang yang menelfon ku, ketika aku melihat nya ternyata itu adalah roy.


Aku sangat terkejut, kenapa ia masih menghubungi ku sedangkan dia saja sudah bertunangan.


Aku mematikan ponsel dan langsung merendam diri di kamar mandi, ibu yerus terus memanggilku dan aku mengabaikan nya.


Aku benar benar frustasi, kenapa hidupku sepertu ini? orang tua bercerai, tingal dengan nenek kakek kemudian mereka juga meninggalkan aku untuk selama lamanya, dan sekarang orang yang aku cintai ternyata sudah bertunangan dengan orang lain.


Ternyata hidup ku sangat tidak beruntung, aku benar benar tidak bisa mempercayai nya lagi, kenapa ia tidak bilang dari awal kalau dia sudah punya pacar.


Kenapa roy tega berbuat seperti itu? aku terus menangis dan sambil menghidupkan keran air agar ibu tidak mendengar ku menangis.


Setelah aku meluapkan kekesalan ku, aku memutuskan untuk masuk kedalam kamar dan ibu melihat mata ku sangat merah dan juga mulai membengkak.


" Kamu kenapa sayang? " tanya ibu sambil memegang wajah ku.


" Gak kenapa kenapa sih bu, biasalah kalau dalam pertemanan itu pasti ada konflik " ucap ku yang berpura pura.


" Sama fina, rani dan ria? " tanya ibu.


" Iya bu, kami lagi jengkel sama ria, mangkanya aku sampai menangis " ucap ku.


" Ya sudah, namanya lagi emosi nant juga baikan lagi kalau udah sama sama tenang " ucap ibu sambil memeluk ku.


Aku tidak bisa menahan rasa sakit ini, jadi aku menangis di pelukan ibu, ibu terus mengelus ngelus rambut ku, ia sangat khawatir putri semata wayang nya terjadi apa apa.


Ibu menyuruh ku untuk beristirahat karena wajah ku sudah seperti di sengat lebah, benar benar membengkak.

__ADS_1


Ketika terbaring di tempat tidur, aku langsung mengguling kan tubuh ku dan mencoba untuk tidur, karena semua tenaga ku sudah terkuras habis.....


Jangan lupa di like yah kakak dan tungguin episode selanjut nya (´・_・`).


__ADS_2