Haruskah Cinta Dimiliki

Haruskah Cinta Dimiliki
Penugasan


__ADS_3

Jam 03:00 Gadis dan alby mengantar yudi ke bandara, pesawat yang yudi tumpangi akan terbang jam 4:30 pagi.


Semalam Yudi mendapat telepon bawa dia harus kembali secepatnya ke Makasar padahal cutinya masih tiga hari lagi.


Mendapat pemanggilan agar segera kembali dalam masa cuti seperti membuat yudi sedikit gundah, tapi dia tidak mau bercerita pada gadis karena belum mendapat info yang jelas.


****


Begitu sampai di markas yudi langsung menghadap pimpinan. Selaku ketua yudi dan anak buahnya di tugas selama 1 tahun untuk menjaga perbatasan. Setelah itu yudi baru bisa dipindah tugas ke jakarta, apa yang yudi khawatirkan terjadi.


Bagaimana cara aku memberi tahu gadis, dia pasti akan sedih, baru juga jadi pengantin baru harus pisah selama setahun guman yudi.


Yudi mondar mandir dikamar dengan handphone ditangan.. Dia berpikir bagaimana harus menjelaskan pada gadis, yudi sangat bingung, selama ini setiap penugasan bukan hal berat buat yudi, paling dia hanya memberi tau orang tuanya untuk mendapatkan doa keselamatan.


Dering telpon membuat yudi menghentikan langkahnya, yudi melihat nama pemanggilan video call yang tertera di MyWife memanggil..


"Halo sayang.. Assalamualaikum"ucap yudi

__ADS_1


"Walaaikumsalam sayang"balas gadis diujung telpon


"Baru abang mau telpon adek.. Eh.. Malah keduluan adek lagi apa" tanya yudi


"*A*dek tadi udah mulai masuk kerja sayang "beri tau gadis pada yudi


"Bagus kalo adek udah mulai masuk kerja lagi, abang tidak mau adek jenuh dirumah sendirian" kata yudi


Yudi terdiam sejenak, tapi dia kembali sadar saat gadis memanggil beberapa kali, karena sikap diam yudi membuat gadis penasaran


"*A*bang kenapa.. Seperti ada yang dipikirkan" tanya gadis penasaran


"Apa ini mengenai pemanggilan abang yang tiba-tiba.." Tanya gadis lagi


"Iya sayang, kamu bener, sebenarnya abang ditugaskan untuk keperbatasan selama setahun, dua hari lagi berangkat, paling abang hanya bisa pulang dalam dua atau tiga bulan sekali dengan masa libur seminggu" Jelas yudi


Yudi berusaha menjelaskan sebaik mungkin pada gadis. Jauh dari lubuk hati gadis memahami akan pekerjaan yudi.. Dan dia juga sudah menyiapkan diri apa suatu ketika yudi di tugas ke daerah konflik atau semacamnya. Hanya saja dia tidak mengira akan terjadi secepat ini. Gadis menutup wajah dengan bantal.

__ADS_1


"Sayang... Kok jadi gantian diamnya, Sayang liat abang " bujuk yudi


Terdengar gadis menangis dibalik bantal


"Sayang jangan nangis.. Abang jadi gak tenang nanti di sana, abang janji untuk pulang tiga bulan sekali. Adek doain aja setelah penugasan ini abang bisa langsung bisa dipindahkan ke jakarta "beri tau yudi


Mendengar itu gadis keluar dari persembunyian dengan mata sembab


"Abang nga bohongkan? Abang beneran akan pindah setelah ini, jadi kita bisa tinggal bareng trus... "Tanya gadis seperti anak kecil


"Iya sayang.... "Senyum yudi.


"Makanya adek jangan nangis lagi.. Insya allah kita bisa lewatin ini semua sayang. Dulu saja bisa.. Sekarang pasti juga bisa"


"Iya... Tapi baru juga mau dua minggu menikah harus pisah lama ... " air mata mengalir dipipi gadis


Melihat gadis menangis membuat yudi merasa sedikit bersalah, apa yang dikatakan gadis memang benar, tapi bagaimana pun ini adalah tugas. Yudi membiarkan gadis menangis dengan begitu gadis akan tenang, dan besok gadis bisa ikhlas dengan keadaan. Akhirnya gadis tertidur karna lelah menangis. Yudi mengelus wajah gadis berlapis layar handphone.

__ADS_1


"Sabar yang sayang.. Pamit atau tidak pamit.. Yang namanya berpisah lama tetap saja menyakitkan "guman yudi trus menatap istrinya tertidur dengan mata sembab...


__ADS_2