Haruskah Cinta Dimiliki

Haruskah Cinta Dimiliki
Puisi si pecinta yang merindu


__ADS_3

Tanpa terasa sebulan sudah yudi berada di perbatasan, gadis masih saja merasa sedih, tapi gadis tetap bekerja seperti biasa, profesional. Anggap sangat salut pada ketegaran gadis.


"Aku pasti akan menjaganya dengan baik.. "


Guman angga berdiri dipintu ruang kerja kerja gadis, dia melihat gadis masih saja sibuk dengan pekerjaannya padahal sudah masuk waktu istirahat.


"Gadis kamu tidak makan siang.. Apa kamu berniat yudi menggantung aku di tali gantung karena membuat istrinya bekerja tanpa makanan siang.. Hmmmm" angga berdiri didepan meja kerja gadis..


"Pak angga.... Kapan bapak masuk, maaf saya tidak mendengar suara pintu "


gadis kaget melihat angga berdiri didepan meja kerjanya


"Lihat jam tanganmu dis...Apa ini waktu yang tepat memang saya pak angga.."


Angga kesel karena gadis lupa waktu


"Waktu cepat berlalu ternyata.. Apa kamu mau makan siang nga?"


gadis menutup labtopny


"Kamu ikut makan siang dengan aku.. Kalo tidak, aku bisa digantung suamimu saat dia pulang nanti..."


"kamu terlalu berlebihan nga.."tawa gadis


Yudi sempat menghubungi angga sebelum pergi keperbatasan.. Dia meminta angga untuk menjaga gadis.. Tak ada lagi rasa cemburu yudi pada angga, sekarang yudi yakin kalo angga lelaki yang pantas dijadikan sahabat untuk yudi dan juga gadis.

__ADS_1


***


"Kamu sangat sibuk yach.. Apa kamu tidak ada waktu untuk merindukan aku..sehingga kamu belum juga menghubungiku, apa kamu lupa sudah seminggu aku tidak mendengar suaramu.. Kenapa kamu hanya bisa membuat aku aku menangis..aku benci kamu... Padahal kamu bilang kita masih bisa berkomunikasi dengan lancar...baik telpon bisa maupun video call, kenyataannya cuma seminggu sekali itu pun tidak bisa video call..hiks hiks hiks"


Gadis menangisi dirinya sendiri sambil memandang poto pernikahannya, gadis merasa kesal.. karena dia belum bisa kuat seperti istri teman teman suaminya. Dipeluknya poto pernikahan.. mencoba untuk melepas sedikit rasa rindu.. butir kristal masih saja menemani malam, Perlahan matanya mulai terpejam.


***


Perkemahan terlihat sepi.. hanya beberapa prajurit yang lalu lalang menjaga perkemahan, aura tegang menghiasi wajah mereka, api unggun tidak dinyalakan seperti biasanya, hanya sinar rembulan yang menjadi penerangan.


Satu prajurit datang menghampiri komandan yang ada di dalam kemah ruang kerja darurat, padahal sedang ada briefing


"Lapor komandan... Dua diantara lima orang pelaku yang merusak tower stasiun pemancar kita sudah diketemukan, kami terpaksa melumpuhkan kedua pelaku dibagian kaki karena berusaha melarikan diri. Tiga orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran karena berhasil melarikan diri"


"Siap komandan..."


Ketika bawahannya ingin meninggalkan ruang kerja darurat.. Yudi menghentikannya.


"Oya.. Bagaimana dengan perbaikan tower stasiun pemancar.." tanya yudi pada bawahannya itu.


"Perbaikan berjalan lancar.."


Dapat diperkirakan satu atau dua minggu lagi sudah bisa bekerja secara normal.." jelas bawahannya


"Saya minta satu minggu selesai.. Kalo sekiranya mereka tidak mampu menyelesaikan dalam satu minggu.. Minta penambahan pekerja.. Mengerti " perintah yudi kesal

__ADS_1


"Siap komandan.." bawahannya keluar dari ruang kerja darurat


"Ini sudah seminggu, biasa aku duduk diatas pohon demi mendapat signal, tapi sekarang aku harus berurusan dengan pelaku itu, maaf sayang... kamu pasti menunggu aku menghubungimu, aku harap kamu tidak marah.. Seminggu lagi kita bisa berkomunikasi dengan lancar. "guman yudi merasa bersalah pada istrinya..."


Begitu juga dengan bawahan yudi yang lain mereka juga merasa apa yang yudi rasakan, berada jauh dari keluarga tanpa bisa berkomunikasi setiap hari benar-benar sangat merisaukan


"Aku benar benar merindukanmu sayang...kenapa kali ini waktu seperti berjalan ditempat "


Guman yudi menarik pelipisnya terasa berat.. Sambil berlalu dari ruang kerja darurat.


 


**Puisi si pencinta yang merindu**


 


Lagi lagi rindu membelenggu jiwa insan yang saling mencinta


Kata tak mampu menghilangkan rindu...


Rasa semakin membongkah


Membuat nafas tersengah sengah


Lisan seakan bertasbih kata cinta namun tak teraba

__ADS_1


__ADS_2