Haruskah Cinta Dimiliki

Haruskah Cinta Dimiliki
Ladang pahala


__ADS_3

"Sayang kita sudah sampai... Turun yuks"


Gadis membalas ajakan yudi dengan anggukan, dia merusaha tersenyum tapi kesedihan tak mampu dihilangkan.


Alby yang turun lebih dulu di ikuti aira dan ayu. Semua diam tak berani berkata apa pun pada Gadis...


Masing-masing dari mereka merasa bersalah, karena saat kejadian tak bisa membela gadis, alby dan aira sibuk berburu makan saat kejadian itu terjadi, walaupun atas persetujuan gadis dan yudi saat ingin keluar dari meja tamu keluarga karyawan. Karena itu dia merasa sangat bersalah tidak bisa membantu kakaknya saat dilecehkan secara mental.


Saat gadis ingin masuk ke dalam kamar, ayu mencoba untuk meminta maaf karena tidak bisa membantunya juga.


"Dis... Aku minta maaf, aku bukan membela kamu tadi, malah berdiri seperti patung pajangan di mall-mall.. "


Ayu menunduk tak berani melihat ke arah gadis, sambil memainkan jari jari tangan..


Gadis dapat melihat permintaan maaf ayu tulus..tapi dia tidak menyalahkan ayu sama sekali dengan semua kejadian itu. Gadis meraih tangan sahabatnya.


"Aku tidak perlu memanfaatkan kamu yu...karena kamu itu gak tahu apapun, jadi kamu tidak salah sama sekali. Kita sama-sama tamu di sana, so kamu jangan merasa bersalah lagi oke.. "


Gadis berusaha tersenyum ke arah ayu..menyembunyikan hatinya yang masih sedih..


" Aku masuk ke kamar dulu..mau packing buat abang yudi, biar besok lebih santai"

__ADS_1


"Okey.. Sampai ketemu di meja makan besok yach.. sarapan besok biar aku yang masak"


Kata ayu pada gadis.


Gadis menyetujui dengan anggukan lalu masuk ke kamar.


***


Setelah solat subuh mereka kembali menghuni kasur empuk, tempat olah raga pasangan sakral, insan yang telah Allah satu kan dalam biduk rumah tangga.


Gadis menjadi penghuni satu-satunya yang bebas bergelajut di dalam pelukan yudi, dada yang berhias otot sixpack..menjadi tempat favorit gadis, bagai seekor kucing yang bermanja dengan tuannya, gadis terlihat sangat lucu..


"Sayang...kamu sudah pintar menggoda abang yach..juga sudah lihai memakai bukit rata abang, sepertinya adek momogi (mau mau lagi) yach, bermain main enak seperti semalam.. "


Yudi menghentikan tangan gadis..gadis terkejut..melihat ke arah yudi...


Mereka terkunci dapat pandangan satu sama lain.. Perlahan gadis menutup mata, pasrah pada seorang laki-laki yang menjadi ladang pahala baginya, apalagi dia kembali menginginkan yang semalam terjadi..


Yudi yang menahan hasrat..sedari tadi.. mengira kalo gadis sudah kewalahan karena semalaman terjadi beberapa kali pelepasan. Ternyata tebakan yudi salah.


Bagaikan menemukan air segarrrr di tengah padang tandus..

__ADS_1


Bibir merah ranum milik sang istri dikecup perlahan namun menimbulkan desiran yang membuat keduanya kembali hanyut..terjadi kembali penyatuan insan yang lemah setiap kecanduan menyapa. Mereka menjadi candu satu sama lain..


Bagai pengantin baru..mereka benar-benar mampu membuat cinta kedua kokoh..tidak ada celah atau pondasi rapuh untuk manusia bodoh yang ingin menjadi pengganggu.


Akhir pergelutan yang membahagiakan, mereka tersenyum bahagia bersama.


"Abang..geli..jangan gelitikin adek lagi..abang"


Gadis menahan tangan yudi agar tak bisa mengganggunya lagi..yudi memiliki hobi baru setelah menikahi gadis, yaitu mengganggu gadis.


Yudi menarik gadis ke dalam pelukannya.. Mereka saling menyalurkan kasih sayang dalam pelukan, menghirup aroma yang selalu menghadirkan candu..aroma yang sebentar lagi akan sangat dirindukan.


💞💞💞


Maaf banyak tipo dimana mana masih amatiran "amatiran nekad" 😂😂😂


💖💖✍️✍️💖💖


Hai sahabat pembaca... Jangan lupa like, coment.. Dan Vote kalian juga.


Tanpa kalian dan itu semua Novel ini tidak berarti apapun, hanya akan menjadi coretan saja.

__ADS_1


...Terimakasih sahabat pembaca...


😊😊😊😘😘😘🙏🙏🙏


__ADS_2