
Akad nikah dan resepsi diadakan di salah satu Hotel berbintang di Jakarta.
Poses ijab kabul sebentar lagi akan berlangsung, Gadis menemani Ayu di kamar pengantin. Hanya ada mereka berdua saja, bahkan Putra Gadis titipkan pada Yudi Alby dan Aira di tempat proses ijab kabul.
Ayu tidak banyak bicara dia sibuk memainankan tisue yang ada di tangan, sesekali menanggapi apa yang dibicarakan Gadis.
"Kamu terlihat jauh lebih tegang dibandingkan sidang skripsi"
Ayu tersenyum.. " Dis waktu kamu nikah, kamu tegang juga saat nunggu ijab kabul selesai diucapkan?"
"Iyalah.., aku cuma bisa berdoa semoga Allah memudahkan dan melancarkan" cerita Gadis
Handphone Gadis berdering, ternyata ijab kabul sudah selesai diucap.
Saatnya Gadis membawa Ayu keluar dari kamar hotel pengantin, menuju Aula pernikahan.
"Sayang jadi ingat kita nikah dulu" bisik Yudi
Gadis melirik tajam ke arah Yudi " maksunya mau nikah lagi?" tanya Gadis mengintrogasi
"maksud abang kalo kita anniversary pernikahan ala pengantin seru sayang..."
hmmmm "udah punya anak masih bucin"
"kita bunci sampai tua" Ucap Yudi menyubit hitung Gadis
Setelah mengoda istrinya Yudi pamit ke toilet, Gadis asik bermain dengan Putra yang ada di stroller baby.
Alby dan Aira sibuk memerhatikan hasil karya salah satu Wedding Organizer terbaik Jakarta, memilik Wedding Organizer impian Alby dan Aira.
Disudut ruang ada sesosok Pria yang terus memerhatikan kebahagia Gadis dengan Yudi.
Senyum nakal terukir di wajahnya saat melihat Yudi pergi meninggalkan Gadis.
"Ini dia yang aku tunggu " batin si pria
Dia berdiri gagah melangkahkan kakinya sambil rapikan jasnya yang tidak kusut.
Si pria menyapa " Hai Gadisku "
Gadis mengangkat wajahnya melihat ke arah pria yang berdiri di depannya.
" Charles.." Gadis sangat terkejut melihat seorang Pria yang saat di kampus dulu pernah berkata cinta padanya.
Charles mengulur tangannya untuk berjabat tangan, satu tangan lain dimasukan kesaku celananya.
Gadis menyambut tangan Charles dengan sedikit ragu, tapi sangat tidak sopan jika mengabaikannya.
Charles menarik tangan Gadis ke dekat bibirnya untuk mengecup, hampir saat terjadi Gadis langsung menarik tangannya untuk menjauh.
Hahaha " masih sama saja seperti dulu" ucap Charles
"Tolong sopan aku sudah menikah" ucap Gadis bernada ketus
" Aku tau..dari tadi aku melihat kamu dengan seorang pria yang cukup tampan " Charsel tersenyum " Tapi tidak setampan aku " Charles membanggakan dirinya.
Charles memang sosok pria yang tampan, bagaimana tidak terlahir dari orang tua Indonesia, Jepang Brazil, tapi sayang karakternya tidak setampan wajahnya.
__ADS_1
" Ini your baby " Charles menunjuk Putra yang mulai tertidur
Belum Gadis menjawab iya, Charles kembali bersikap tidak baik.
" Kalo aku yang jadi suami kamu.. aku jamin anak memberi kamu baby boy and baby girl yang lebih tampan dan cantik "
" charles..." Gadis tidak terima dengan perkataan Charles karena itu sama saja dengan menghina suami dan anaknya.
"Jangan marah.. Gadis cantik aku hanya bercanda, aku minta maaf "
" Aku maafkan... tapi jangan menghina anak dan suamiku lagi "
Charles tersenyum menanggapi peringatan Gadis.
Tiba-tiba Angel datang menyapa.
Hai.. Gadis, hai Arle" sapa Angel pada keduanya
" Hai juga Angel.." mereka berjabat tangan dilanjut dengan cium pipi kanan kiri
" Angel.... " Charles terkejut
" Sepertinya sepupu ganteng aku ini kenal dengan Gadis "
charles menyombongkan dirinya " siapa yang tidak kenal lelaki tampan seperti aku "
" Jangan lagi menyombongkan dirimu kalo gagal mendapatkan Gadis " Angel sengaja memancing
" Oya dimana kalian saling kenal ?" tanya Angel
" Dari cara Gadis memanggil nama kamu bro, seperti dia hanya menganggapmu teman biasa bro " Angel melirik Gadis lalu menunjuk tepat di dada Charles
Charles menepis tangan Angel dari dadanya, dia liat sangat kesal.
Gadis tidak suka dengan cara bicara Angel pada Charles, terkesan seperti sedang memancing harimau yang sedang tidur.
" Apa maksud dari perkataan Angel, cara bicaranya sepertinya mereka berdua sangat dekat, tapi apa hubungun mereka berdua " batin Gadis
" Kalian terlihat sangat dekat " kata Gadis pada mereka berdua
Angel tersenyum " Tentu saja..kami sepupu yang punya karakter yang sama " ucap Angel santai " bukan begitu bro " Angel menyenggol Charles dengan bahunya.
Charles tidak ingin menanggapi apa yang Angel katakan.
" Jadi kamu sepupu Angga juga " tanya Gadis pada Charles
" Tentu saja..bukan kah kami sama-sama lelaki tampan berkharisma dan sangat berwibawa " ucap Charles dengan angkuh
" Kamu benar.. tapi ada sesuatu yang membuat kamu dan Angga berbeda "
" Apa itu ?"
" Angga bukan lelaki sombong dan angkuh seperti kamu " balas Gadis kesal
Angel tidak sengaja menangkap kemunculan Yudi yang masih berjarak cukup jauh dari mereka.
" Arle sebaiknya kita pergi...suami Gadis menuju kesini " bisik Angel
__ADS_1
Charles mengangguk tanda mengerti
" Aku senang berjumpa dengan kamu Adis.., aku pergi dulu "
Baru menganyun kaki sebanyak dua langkah, charles kembali memutar badannya menghadap ke Gadis
" Kamu pasti rindu dengan cara aku memang namamu kan Adis.., hmmmm aku pastikan kita akan bertemu lagi " Kali ini Charles tidak lagi menoleh
" Dia pasti aku melakukan apa yang dia ucapkan " bisik Angel pada Gadis
" Bro tunggu aku " Angel memanggil Charles yang lebih dulu pergi.
Karena ucap Angel, Gadis dibuang bingung dan terdiam kaku.
Kedatangan Yudi tidak Gadis ketahui
" Apa yang Angel katakan sayang dan siapa lelaki yang berbicara dengan kamu barusan "
" Sayanggg " Menyentuh bahu Gadis,
" Abanggg, kapan Abang datang?!!"
" Baru saja, kamu kenapa kaget begitu " tanya Yudi
" Tidak kenapa-kenapa " Gadis berbohong
" Sepertinya kamu mau belajar berbohong "
Yudi berbicara sambil mengangkat Putra yang tiba-tiba terbangun, Suasana ramai membuat baby Putra tidak bisa tidur nyenyak.
Gadis hanya tersenyum, Yudi semakin yakin kalo ada yang Gadis sembunyikan darinya.
" Abang kenapa lama sekali "
" Tadi abang bertemu Pak Rusdi, jadi menyapanya sebentar "
Tamu undangan mulai berkurang, Gadis pun berpamitan dengan Angga dan Ayu.
***
Hari telah gelap baby Putra terlelah di kasur ayunan bayi yang terbuat dari kayu jati berukir wajah baby di setiap sisinya, mengerincing mainan bergelantungan sebagai teman main saat baby Putra terjaga.
Malam itu Gadis hanya berteman baby Putra yang sudah nyenyak, ditambah pemanggilan tugas Yudi secara dadakan ke kantor membuat Gadis harus berteman dengan sunyi.
Begini resiko menjadi istri seorang Brimob harus tiap di tinggal tugas secara dadakan.
Sebenarnya Gadis sudah terbiasa tinggal tugas oleh Yudi, hanya saja ucap Angel tentang charles membuat dia tidak tenang.
Gadis tau Charles seperti apa, saat kuliah dulu Charles terus saja mengejarnya meski pun dia selalu menolak, tapi lelaki itu tidak peduli dengan penolakan Gadis.
Bahkan tindakan Charles sering kelewatan batas, dia tidak segan-segan menyakiti laki-laki yang mendekati Gadis.
Karena itu Gadis hanya memiliki sedikit teman laki-laki.
" kenapa Angga bisa punya sepupu seperti Angel dan Charles, mereka berdua sangat tidak cocok untuk jadi sepupu bos kecilku " Gumam Gadis
" Sepertinya yang Abang katakan tentang Angel yang berpura-pura baik juga benar " batin Gadis
__ADS_1