
Seketika langkah terhenti mulut terbuka lebar mata melotot tangan terhenti dari aktivitas mengeringkan rambut... ada seseorang duduk diatas kasurnya
"Hay..."
Kata seseorang itu sambil melambaikan tangannya..
"Sayang....."
Panggil gadis mencari kebenaran atau hanya halusinasi dia saja
"Iya Sayang... ini abang "
Yudi berdiri merentang tangan dengan harapan gadis berlari kedalaman pelukan, tapi yang terjadi malah diluar harapan
"Hiks hiks hiks...."
Gadis menangis sekeras-kerasnya..
"Abang jahattttt adek kangen banget tau... " Uwaaaa
Yudi panik ngeliat gadis nangis... Dengan Langka cepat mendekati gadis, saat mendengar ocehan kangen gadis, yudi yang tadi panik jadi tertawa.
Dipeluknya gadis dengan erat
"love you sayang abang...abang juga kangen bangetttt sama adek "
Ucap yudi sambil membelai kepala gadis dengan lembut.
Gadis yang sedang asik melepas kerinduan dalam pelukan kekasih hati..bersuara lirih
"Bohong...abang gak kangen sama adek... Kalo kangen kenapa gak hubungi adek, No abang juga gak aktif, yang benar kangen tu adek.. Tiap hari adek nungguin kabar dari abang, nelpon abang.. Yang ada nol bueeesarrrr "
bukh....
Satu tinju mendarat dilengan yudi.., yudi mengaduh karena sakit. Rasain itu... Balasan udah bikin adek kangen.... Hiks tangis gadis kembali, sambil membenakan wajah didada bidang yudi.. Bau maskulin yang amat dirindukan
"Maafin abang sayang..."ucap Yudi kembali mempererat pelukan.
Mereka berpelukan cukup lama... Melepas semua kerinduan satu sama lain, rindu hanya bisa dirasa oleh insan yang merindu, namun tak ada yang mampu mengurai rasa rindu dengan ngamblang.
"Dek... Azhan, kita magrib dulu yuks, abis itu kita jalan, kan malam minggu.. Kita lanjut pacaran yang ke pending "
bisik yudi ditelinga gadis..
__ADS_1
"Ide bagus...." Kata Gadis keluar dari pelukan.
Karena sudah telat untuk ke mesjid yudi shalat di rumah. Mereka melaksanakan shalat maghrib berjamaah dalam kekhusyukan. Setelah Shalat ditutup dengan doa kebaikan dan kebahagiaan untuk rumah tangga, memohon diberikan anak yang shaleh dan shalehah, rizki yang halal dan keselamatan iman di dunia dan akhirat.
"Oya...kok abang bisa masuk..?" tanya gadis tiba-tiba
Harusnya ini adek nanya ini dari tadi... " yudi mencubit hidung gadis gemes
"Au... Sakitt "
Gadis menutup hidung dengan mulut manyun.
"tadi adek terlalu bahagia.. Jadi gak kepikiran hehehe."
"Abang dijemput alby...pertama abang nelpon adek beberapa kali gak ada jawaban, pesan abang juga gak adek baca.., sombongnya sigadis itu.. Istri siapa sich "
goda yudi menarik gadis dalam pangkuannya
"Tunggu.. Adek cek handphone dulu.."
Saat gadis ingin bangun dari pangkuan yudi, namun yudi mencegahnya.
"Gak usah di cek lagi.. Kan abang udah di sini.."
"Mulai naaaakalll..." ucap gadis
"Aou......kok di gigit , abang gak nakal sayang, cuma bandel cikitt " yudi mengenip matanya
"Udah ah... Kita jalan aja yuks, bikin dede bayi nanti aj dilanjutin"
Bisik gadis Lalu Menggigit telinga yudi
"kaburrrrr"
gadis lari ke kamar mandi.. Meninggalkan yudi mengiringis mendapat dua gigitan dari istri yang sangat dia cintai..
***
Tiba di pantai ancol, pasangan pantai bingo mereka ini.
"Baru kali ini adek ke ancol malam, rame juga ternyata...gak hanya asyik di siang hari atau sore hari. Malam hari pun tak kalah menyenangkan.."
Gadis bersandar dibahu yudi genggam tangan yang tak pernah lepas.
__ADS_1
"Makasih sayang...malam minggu adek ga jadi kelabu... Hiiiiii " nyengir kuda
"Maafin abang ya...belum bisa nyenengin adek"
Yudi mencium kepala gadis.. Lalu membawa dalam pelukan
"Gak masalah yang penting sekarang kita pacaran lagi... "
ucap gadis, mereka tersenyum bersama.
Cukup lama mereka duduk dipasir menikmati pantai yang disinari rembulan, Kelipan lampu penerangan di sepanjang bibir pantai menambah syahdu suasana.
"Sayang kita kesana yuks. .."
Gadis mengarah tangan untuk menikmati jembatan kayu.
"Pangeran siap menemani tuan putri.. "
Yudi berdiri lalu membungkuk dihadapan gadis yang masih duduk
"Hmm so sweet banget suamiku...jadi pengen di Gendong..."
Canda gadis...tertawa.
"Aduk... Abang jangan adek berat..., lagian adek cuma becanda"
"Apa yang berat... Seperti gendong anak sekolah yang ada"
Kini gadis ada dalam gendong suaminya.
"Ternyata benar yang di katakan alby kamu jarang makan semenjak abang keperbatasan"
"Ternyata adekku seorang pengadu... "
Manyun gadis.. Mengalungkan kedua tangan ke leher yudi. Yudi tersenyum melihat bibir gadis manyun lima senti.
Begitu tiba di jembatan gadis minta turun, dia ingin berjalan disamping suaminya..bergandengan tangan momen yang sangat disukai gadis, berjalan di malam hari melewati jembatan kayu di beach pool ancol memberikan sensasi tersendiri bagi gadis, angin berhembus cukup kencang tapi tetap lembut membuai
Sepanjang jalan setapak yang terbuat dari kayu berteman kelap-kelip lampu dari bangunan sekitar, menambah kecantikan suasana malam pantai ancol.
Mereka melewati beberapa komunitas yang biasa berkegiatan di sini. Ada komunitas fotografi, pemain musik, dan masih banyak lagi.
Aktivitas yang disukai gadis berwisata kuliner, padahal badannya kecil. Disepanjang jembatan kayu banyak tempat makan, salah satunya adalah restoran Le Bridge. Karena itu makan di malam hari bukan sesuatu yang wajib harus di takutkan buat gadis.
__ADS_1