
Selesai shalat maghrib, Gadis menyiapkan makan malam untuk suami dan adeknya... Biar pun seorang wanita karir tak lantas membuat dia enggan untuk berkutik dengan pekerjaan rumahan.
"Semua sudah tersaji tinggal memanggil dua jagoan neon..." gumam gadis
"Sayang... "
Panggil gadis membuka pintu kamar namun yudi tidak ada. gadis mengetuk pintu kamar mandi tapi tidak ada jawaban, tandanya tidak ada orang.
"Pasti nyasar di kamar alby lagi... Ga ada bosennya main game"
Gumam gadis menuju ke kamar alby yang ada di atas... Begitu gadis membuka pintu kamar alby, teriakan keseruan keluar dari kedua mulut lelaki tanpa dosa yang membiarkan gadis di dapur sendirian, membuat gadis kaget setengah mati...
Lalu mengambil bantal menghajar mereka berdua yang menertawakan gadis kaget...
"Huufff pegel... Mukulin kalian berdua bukan minta ampun, malah tambah ngakak.. "
Kesel gadis melempar bantal sembarangan
"Ayo makan... Aku udah laperrrr "
Teriak gadis Keluar dari kamar alby tanpa melihat yudi dan alby, biar pun gadis dibuat kesel oleh mereka berdua tapi gadis bahagia suami dan adeknya semakin akrab.
***
"Sepertinya aku harus menutup kedua telinga dengan kapas, kalo tidak bisa panas karena ocehan gadis... ini semua karena abang nyuruh aku untuk rahasiain hubungan kita"
Protes ayu pada angga yang fokus dengan gagang strir mobilnya.
Angga dibuat ketawa dengan apa yang ayu takuti. Melihat angga tertawa ayu jadi Makin kesel.
"Udah gak usah wajah cantiknya ditekuk gitu.. Jadi serem "
Ledek angga, mencubit pipi ayu yang sedikit cabi..
"Memangnya gadis orang bawel beneran ya.. Kamu sampai mau nyumpelin telinga segala? "
Tanya angga, sambil tersenyum karena teringat cerita yudi kemaren siang.
"Bukan lagi..., biasanya orang tuch istirahat buat ngisi batre stamina, kalo gadis ngebawel untuk ngisi batre stamina. "
Ayu tersenyum mengingat keunikan sahabatnya itu.
"Tapi kan bang, biar pun gadis suka bawel.. apa yang dia katakan memang benar, contohnya kita ini tidak menceritakan ke gadis dari awal hubungan ini, padahal kita bisa kenal perantara dari gadis"
"Iya kamu memang benar sayang...makanya kamu nikmat saja ocehan gadis sebentar lagi, semangat sayang.... "
__ADS_1
Angga kembali menggoda ayu sambil mengepal jari jemari tangannya seolah memberi semangat. lagi-lagi ayu dibuat kesel oleh kekasihnya.
"Nanti abang ikut dengerin juga ocehan gadis..biar adek ada temannya"
Angga menghibur pujaan hati, ayu tersenyum dan berterima kasih pada angga.
Angga sadar bahwa semua ini atas permintaan dirinya untuk tidak memberi tahu gadis. Itu semua dia lakukan agar angga yakin bahwa dia mencintai ayu karena memang angga mencintai ayu, bukan karena gadis yang mencoba untuk menjodoh jodoh kan mereka.
Gadis dan yudi sedang bersenda gurau diruang televisi, alby masuk kamar tak ingin merusak dua bucin memadu kasih.
"Sayang kamu tidak bisa memperpanjang liburnya?"
Tanya gadis..dengan manja sambil meletakkan kepala pada dada bidang suami terkasih tangan melingkar diperut sixpack.
"Tidak bisa sayang... Karena minggu depan regu lain yang akan cuti"
Jelas yudi pada gadis, dia membelai rambut hitam panjang gadis dengan pelan bahkan ciuman penuh kasih sayang yudi hadiahkan dikepala istrinya.
Mereka benar-benar memaafkan waktu untuk memadu kasih...anehnya bukan memadu kasih romantis romantisan
yang ada malah permainan konyol yang mereka mainkan, main batu gunting kertas, Yang kalah di coret pakai lipstik merah,
Gadis benar-benar jail, bahkan yudi protes...saat melihat apa yang ada ditangan gadis. Sayang.. Abang gak mau kalo nyoret pakai gituan itu merah serem Banget "ngejreng..." mending pake bedak. " usul yudi
Tapi gadis gak mau, yudi pun nurut pasrah.
Alby yang berniat ke dapur untuk minum, malah tertawa melihat kakak dan abang iparnya.
"Hahahaha hahaha dua bucin konyol "
Tawa alby terpingkal-pingkal memegang perutnya.
"Apa kalian tidak ada permainan yang lebih aneh dari ini... Hahaha, Se....harusnya tadi ajak aku juga bisa aku pastikan jauh lebih seru dari ini..."
ledek alby..puas Menertawakan sampai rahang sedikit pegel...
Yudi dan gadis mati kutu.. Mereka lupa Kalo mereka bermain permainan konyol diluar kamar, tepatnya sesaat mereka lupa kalo alby ada dirumah. Benar benar bucin padahal tadi baru makan malam bareng.
Tiba-tiba
Ting.... tong.... bunyi bel rumah ceritanya 😂
Ketiganya diam seketika saling melempar pandangan bergantian...
"Dek.... Kamu yang buka pintu "
__ADS_1
Ucap gadis, alby memberi kode oke menyatukan ujung jari manis dan jempol.
"Sayang... Kita bersih bersih yuks... "
Gadis langsung menarik tangan yudi, keduanya tertawa tak habis pikir kekonyolan yang baru saja dilakukan.
"Kak ayu.... Kapan datang, kenapa bisa sama bang angga,tanya alby heran?"
Belum sempat ayu menjawab alby malah mengajak mereka masuk
"masuk yuks... "
Ajak alby, ayu hanya bisa menghela nafas dengan tingkah alby.. Sedangkan angga tersenyum melihat ayu kesel dengan sikap alby.
"Udah kak... Gak usah dijawab pertanyaan alby tadi, udah kecium kok Aroma-aroma bucin regu dua ini.. "
ucap alby tersenyum jail
Mereka telah duduk di sofa yang berwarna hijau lumut bermotif bunga mawar kecil kecil
"Kamu kenapa senyam senyum sendiri.. Dek " tanya ayu.. Penasaran
"Kak ayu sama bang angga jangan sampai jadi beneran bucin selanjutnya yach.. "
Kata alby tertawa, alby mengambil handphone disaku celana lalu dia memutar sebuah video.. mereka bertiga spontan tertawa ngakak, tertanya alby merekam gadis dan yudi sewaktu bermain tadi.
Gadis dan yudi keluar dari kamar, begitu sampai di ruang tamu..
"Ayu...... "
Gadis terkejut sahabatnya ada ayu di rumahnya, mendengar ada suara yang memanggil nama ayu ketiga menoleh ke arah gadis dan yudi yang berdiri tak jauh dari mereka.
Lagi-lagi tawa alby ayu dan angga pecah.... Gadis dan yudi saling berpandangan heran dengan sikap mereka bertiga.
"Apa kalian tidak ada permainan lain..?" tanya ayu
Lalu mengarahkan layar handphone alby pada gadis dan yudi, mereka pun tertawa kembali.
💖💖✍️✍️💖💖
Hai sahabat pembaca... Jangan lupa like, coment.. Dan Vote kalian juga.
Tanpa kalian dan itu semua Novel ini tidak berarti apapun, hanya akan menjadi coretan saja.
Terimakasih sahabat pembaca
__ADS_1
😊😊😊😘😘😘🙏🙏🙏