
"sampai juga kamu"
"maaf ma...tadi alby aira buat jagain kak gadis"
selama diperjalanan alby menceritakan kondisi gadis..yang sering muntah.
"orang hamil memang gitu..waktu mama hamil kamu gak mau nasi"
"kak gadis juga ma.."
Gadis sangat bahagia melihat mama dan mertua telah sampai.
"aku bernafas lega"
"baru juga sehari ngurus orang hamil.."
"Baru ketahuan sehari ma.. hamilnya udah 4 minggu, coba mama bayangin repotnya alby karena anak kesayangan mama itu"
"maaf dech..kak udah ngerepotin kamu"
"hehehe...bercanda kakakku...,tenang yach ponaan kecil om alby ganteng siap direpotkan"
perkataan alby membuat semua orang tertawa.
Hari semakin senja, mertua gadis sibuk di dapur menyiapkan makan malam.. ada masakan khas Aceh kesukaan gadis ikan kayu (ungkot keumamah), di sajikan dengan sayur bening, tidak lupa telur dadar asam sunti (asam sunti merupakan bumbu khas Aceh terbuka dari belimbing wuluh yang dikeringkan).
"semoga gadis suka dengan masakan ini, orang kan sukanya makan yang ada rasa asem dan seger" batin mertua gadis
Mertua gadis masuk kekamar untuk mengajak gadis serta besannya untuk makan. Sedangkan alby belum pulang dari mengantar aira.
"wauuuu masakan ini terlihat sangat menggiurkan... kok ngak mual mama dek.. kamu suka yach masakan nenek" gadis berbicara dengan calon bayi di perutnya.
" syukurlah kalo tidak mual..."
Mama gadis senang mendengar kalo gadis tidak mual. Mertuahnya mengambil nasi, lauk, dan tak lupa sedikit sayur.
"Terima kasih mama abang"
"Sama sama sayang"
Tadinya mama dan mertia gadis ingin tidur di kamar gadis menggunakan kasur bawa, agar gadis ada yang membantu saat malam hari perlu bantuan.
Namun gadis tidak mengizinkan, dia tidak tega mengganggu istrihat kedua orang tuanya saat malam hari, gadis merasa masih bisa sendiri jika perlu ke toilet.
"gadis hanya mual atau pusing saat pagi harinya ma.. malam gadis tidur nyenyak kok"
"ya sudah kalo begitu, kami ke kamar dulu"
"kamu langsung tidur yach menantu kesayangan mama"
"iya ma.."
Baru tinggal orang tuanya, gadis sudah mengirim pesen pada yudi
@pesan gadis untuk yudi@
"sayang... sibuk ngak?"
__ADS_1
yudi yang membaca pesan gadis langsung menghubungi gadis..
"sedikit istri abang..,tumben manggil sayang..biasanya kan abang"
"hehehe pengen aj.."
"tapi kok enak ya dengernya..hmm sayang"
"kalo gitu adek mau manggil sayang terus ah.."
"dengan senang abang menerima..hahaha"
"adek.. abang lanjut kerja dulu, sebentar lagi abang ke barak, mandi setelah itu abang telpon lagi"
"oke sayang adek... tapi cium dulu"
"mmmmuach"
Hanya mendapat ciuman dari jauh mampu membuat gadis senyum bahagia.
Tok.. tok..tok..
"ibu..."
"nak ayu..masuk nak"
"kapan ibu datang?"
"kemarin sama mertua gadis"
Ayu bersalaman dengan mertua gadis lalu menemui gadis di kamarnya.
"Waalaimumsalam.. calon tante..."
kedatangan ayu membuat gadis sangat bahagia..mereka hampir tak pernah bisa bercengkraman seperti biasanya,bahkan saat di kediaman bapak wijaya..mereka hanya bertegur sapa sekedarnya saja.
Gadis melihat ada kesedihan di wajah ayu, tak ada ceriaan yang selama ini menghiasin hari hari ayu.
"kamu apa kabar..kangen tau"
"baik dis...sama aku juga"
"kamu berbohong" batin gadis
"yakin..?"
Ayu mengangguk semabari tersenyum lalu menuduk. Gadis semakin yakin ayu tidak baik baik saja, tapi dia masih membiarkan ayu dalam kepura puraannya.
"kamu nginep yach...udah lama loch kamu ninggalin aku demi abang angga kamu itu" gadis segala meledek untuk melihat reaksi ayu
tak ada tanggapan yang keluar dari mulut ayu, lagi lagi ayu hanya tersenyum lalu menunduk kembali.
Malam itu ayu tidur bersama gadis, karena kamar tamu ditempati mama dan mertua gadis.
"yu..apa ada yang ingin kamu cerita sama aku?"
"maksud kamu?"
__ADS_1
"sudah yu...jangan berbohong"
"kita sudah bersahabat dari SMP"
Hening...ayu masih tidak bercerita apa pun, tentang yang terjadi antara dia dan angga pada gadis, ayu merasa malu dan sedikit bersalah karena dari awal kedekatannya dengan angga tidak bercerita, saat bermasalah begini dia mau cerita jadi tidak enak, apalagi angga bos dan juga sahabat gadis.
Akan tetapi gadis tak ingin menutupi apa pun pada ayu.
"Kalo kamu tak mau bercerita.. biar aku saja"
"iya dis ..kamu aj yang cerita tentang kehamilan kamu"
"aku tidak mau cerita itu.."
"trus.. apa..tunggu jangan kata yudi...."
belum selesai ayu meneruskan, gadis sudah memotong
"ini soal angga"
mendengar nama angga keluar dari mulut gadis, kegelisan semakin tanpa ayu duduknya tidak tenang, mendadak ingin ke toilet.
"udah...disini duduk, ada yang mau aku ceritain"
Gadis cerita awal mula bertemu dengan angga, bagaimana bertemu, terus mereka berteman, bahkan tentang perasaan angga tadi untuk gadis, namun gadis menolak karena telah mencintai seseorang dimasa lalunya, namun angga menerima semua itu hingga akhir gadis dan angga memilih untuk bersahabat.
Namun sekarang ini angga sikap berbeda diri gadis, semua gadis ceritakan, bahkan gadis juga mencerita tentang buket bunga mawar berikut pesan yang ada dibuket, pada ayu.
"Sejujurnya aku tidak nyaman dengan sikap angga sekarang yu... aku juga kepikiran kamu, aku takut kamu salah menganggap tentang aku"
"aku juga sempat menghubungi kediaman orang tua angga buat nyariin kamu..tapi kata asisten rumah tangga disana kamu gak tinggal disana lagi"
"sebenernya ada apa dengan kamu dan angga?"
Ayu terdiam mendengar semua cerita gadis..ayu tidak menyangka kalo berubahan sikap angga berhubunga dengan gadis yang merupakan sahabatnya sendiri.
Tapi ayu tidak menyalahkan gadis sama sekali atas apa yang terjadi..karena dari ayu dekat denga angga ayu tidak memberi tau gadis sama sekali, tadinya angga juga berkata bahwa gadis sahabatnya dan juga salah satu karyawannya.
"Memang angganya aja yang berubah..bahkan berubah seperti bukan angga yang dia kenal selama ini" batin ayu
"iya dis... bang angga memang berubah banyak, bahkan sejak rumah sakit dia udah terlihat beda..dia sering tidak menganggap aku ada, dia terus saja bertanya kenapa kamu tidak melihatnya, dia menuduh aku melarang kamu untuk menjenguk, dia tak segan segan berkata kasar padaku"
gadis mendengar semua kesedihan sahabatnya
"tadinya aku berpikir dia seperti itu karena pengaruh penyakitnya, dia sebenarnya menderita sakit jantung yang parah dis..sewaktu di paris bang angga pecandu alkohol menyebabkan sebagian jantungnya sudah menghitam, karena itu dia tidak boleh minum minuman beralkohol lagi apa lagi bir"
"trus kenapa kamu tidak tinggal di rumah itu lagi"
"Bang angga mengusirku..secara halus, bang angga memberikan aku kunci rumah, sebagai imbalan karena telah merawatnya"
Ayu sangat terpukul dengan perlakuan angga padanya
"Aku bodoh banget dis.. rela pindah ke jakarta hanya karena bujuk rayu angga yang sangat manis waktu itu"
Disela sela cerita ayu..handphone gadis mengeluarkan nada pesan masuk..yang memberita pesan masuk dari angga.
"pesan dari angga...."
__ADS_1
kedua sahabat beradu pandang...