
Kota kelahiran iam coming... Teriak alby sambil mengangkat kedua tangan keatas.. Sambil menuruni anak tangga pesawat.. " alby sangat senang" banyak hal yang sudah direncanakan dengan sepupunya, salah satu agenda wajib saat pulang ke aceh adalah kesabang
"Dek kamu yang ngambil barang.. Kakak mau ketoilet dulu.. Ntar kk nyusul kesana.."
"Okey.. Kakak " sambil menyatukan ujung jempol dan telunjuk.
***
Masih dibandara yang sama turun juga seorang laki-laki tampan, berbadan tetap, tinggi 180cm, hidung mancung memiliki garis keturunan Aceh yang sangat kental perpaduan Arab dan india .. Yang cukup mencuri perhatian..
Beberapa remaja yang memakai jasa penerbangan yang sama dengan sipemuda terkesimpan..bagaimana tidak bentuk tubuh dan perawakan wajah yang sanga disayangkan kalo tidak dilihat.
Ya lelaki itu adalah Yudi Aditya Dirgantara
Berada dibandara yang sama "SULTAN ISKANDAR MUDA" membuat mereka beberapa kali berpapasan.. Namun tak ada yang menyadari itu.
Saat gadis masuk ketoilet perempuan...
Yudi juga menuju ketoilet laki-laki, gadis yang berjalan dibelaķng yudi sekitar 3 sampai 4 meter membuat mereka tidak dapat melihat satu sama kain
Kembali berada diruang yang sama.. Tempat pengambilan barang.. Karena masih banyak yang menunggu diarea pengambilan barang yudi memutuskan untuk duduk saja sambil menunggu penumbang berkurang di tempat pengambilan barang.
Saat Gadis melangkahkan kakinya ke tempat pengambilan barang.. Alby memanggil..
"Kakak... " sambil melambaikan tangan
Karena mengenali suara yang memang kakak, Gadis menghentikan langkahnya..
Ternyata alby sudah menarik 2 koper yang mereka bawa..gadis akhir menuju kursi tunggu jemputan.
"Yang jemput sapa dek?"
"uwais.. Tapi dia jemput si kembar dulu dirumahnya, minta ikut katanya."
"inong sama dara?"
" Iya.."
"Kita minum dulu yuks kakak... Sekalian makan laper..dari pada nunggu bengong mending ngopi dulu..."
"Sangerrrr......" ucap keduanya bersamaan sambil menjentikkan jari masing2.
Hahaha diiringi dengan tawa keduanya juga.
***
"Itu kakak gadis..ra"
"iya nong...."
Inong dan dara memanggil gadis bersamaa Mereka melambaikan tangan.. Gadis menyadari itu.. Lalu ikut melambaikan tangannya juga.
Yudi telah keluar bandara dari tadi.. Karena jemputannya telah datang lebih dulu.
***
Gadis mengambil handphone yang ada di atas nakas kamarnya, dia baru saja dari bawah.. Untuk makan malam dengan keluarga.
Ada pesan masuk.. Ternyata dari ayu sahabatnya.. Bukan membalas pesan, tapi gadis memilih untuk menelepon ayu.
*ASSALAMUALAIKUM cantik... Kata gadis
Waalaikumsalam gadis anggun.. Balas ayu memuji sahabatnya.
Maaf ya aku baru liat hape.. Tadi aku tidur begitu sampai..
Iya nih.. Nyampe sini gw lupa ama hape.. Hehehe
Udah baru aja...makan
__ADS_1
Banyak hal yang mereka bicarakan termasuk kehadiran diagenda rutin alumni tahunan "bukber" seperti biasa ayu akan menjemput gadis.. Sebelum ke tempat acara.
***
"Udah cantik... Jangan dipoles lagi.. Ntar yang lain nga kebagian cantiknya..."
Gadis melihat kearah suara...
" Heiiii ayu..... "
Gadis merentangkan tangan.. Mereka saling berpelukan melepaskan rasa kangen. Karena kesibukan ayu sebagai dokter.. Membuat mereka hanya bisa komunikasi via handphone itu jarang sekali
"Ma... Pa.. Gadis berangkat dulu, udah jam setengah lima.. Takut telat.."
"Ini bukan jakarta kak... " kata papa gadis
"oh..iya lupa, kebiasaan macet..jadi takutnya kebawa hehehe"
Gadis dan ayu mencium tangan papa dan mama gadis sebelum pergi..
"ASSALAMUALAIKUM" ucapan gadis dan ayu bersamaan..
"Waalaikumsalam" balas papa dan mama.
"Kita beli buah sama kue dulu yuks.. Gak enak kalo tangan kosong gini..."
"boleh..."
"Oya...tahun ini acaranya dimana"
"Tadinya mau dicafe.. gak tau kenapa.. Minggu lalu.. Ada pembatalan, razi... Sms katanya reuni buka bersama tahun ini dipantai.. Biar ada suasana baru..."
"Kan ada pemberitahuan digrub..,pasti gak baca kan..hmmm kebiasaan sich lue, jarang buka grup.."
"Iya.. Malas yang aktif digrub cowo semua... Cewe gak ada. Aku bisuin dech grupnya hehehe
"Huuuu..."
"Bibirnya kurang monyong yu"
melihat singkah ayu spontan gadis tertawa hahahaha
Dua wanita cantik dengan karier cemerlang ini. ..tak pernah kehabisan bahan cerita jika sudah bertemu.
Gadis berniat kalo angga jadi datang diresepsi pernikahan abang.. Gadis akan mengenalkan sahabatnya pada sahabatnya.
Sehari sebelum gadis pulang dia memberi undangan pernikahan abangnya pada angga
Angga berjanji akan datang, Katanya mau liat Aceh dan melancong ke Sabang.
***
17:35 mereka tiba di lokasi bukber.. Sudah nampak ramai.. Gadis dan ayu turun..
Kehadiran gadis selalu mampu menarik pandangan dari teman-temannya..
Bagaimana tidak, lagi lagi gadis berpenampilan anggun dengan pakaian yang dia kenakan..
Celana hitam cubrai dipadu dengan baju motif bunga mawar kecil2 berwarna hitam putih full seluruh badan, menjulur sampat diatas lutut Menutupi bagian paha...
Jilbab putih menutupi bagian kepalanya ditemani bros mawar keemasan diatas dada kanan, flat shoes menghiasi kaki. Tas selempang memperlihatkan gaya santai.. Namun tak menghilangkan ke anggunannya.
Razi melihat kedatangan gadis dan ayu..lalu Mendatangi mereka..
"ASSALAMUALAIKUM perempuan2 cantik.."
"WAALAIKUMSALAM agam gomballl..."
Hahahaha tawa mereka bertiga....
__ADS_1
"Kalo gak pinter gombal.. Gw yakin Razi gak akan mungkin bisa dapetin Rina "
"hmmm anda mulai meremehkan saya yach...."
"Gak mungkinlah...buktinya rina kelepe kelepek ya kan yu.."
Menyadari rina tak bersama razi gadis pun bertanya
"Hei... Ngomong2 Rina mana nie "
" ada lagi ngatur kue.. "
"hampir lupa...,zi Kami bawa kue sama buah juga, bantuin bawain donk"
"ashhhhiap.."
"tuch ada dibagasi, guwa buka bagasi dulu oke"
Gadis bertemu dengan teman-teman lamanya.. Termasuk Rina.. Yang ternyata lagi hamil anak pertama..
"Tambah cantik aja kamu dis... Masya Allah.. Yang berhasil nunggu lama bener bener sepertinya dapat bonus berkali-kali lipat ni.. "
"bisa aja rin.., lagian siapa coba yang mau nungguin"
"Yang jadi suami kamulah"
Gadis hanya tersenyum mendengar apa yang rina katakan, gadis tak ingin menanggapi lebih jauh
"Tapi bener loh dis, yang berhasil dapatin kamu itu, Ibarat mendapatkan mutiara didasar Lauk.."
"Kamu terlalu berlebihan rin.."
Razi mengedipkan matanya kearah ayu.., seakan mengerti isyarat Razi, ayu membalas dengan anggukan.
Gadis.. Duduk dibatuan sana yuks.. Bentar lagi sunset.. Udah lama nie nga liat sunset langsung.. Bareng kamu.
Banyak muda mudi yang duduk dia atas bebatuan bahkan ada yg duduk dipasir beralas sendal.
"Kamu disini dulu ya dis... Aku mau ketoilet, jangan kemana mana aku gak lama..
"Iya.. tapi bener loh jangan lama lama"
"hmmm takut banget sich"
Gadis menatap senja yang perlahan mulai
turun..menghilang seakan masuk kedasar laut, pantulan mentari mengikuti ombak menari mengikuti alunan kicauan burung menuju peraduan
"warna jingga yang indah "gumam gadis"
Qori-qori mulai melantunkan ayat suci Al-qur'an di mesjid dan surau mengiringi senja kembali keperaduan.
Gadis terlalu asik menatap senja dia tidak sadar kalo ayu telah meninggalkannya dalam waktu lima belas sampai dua puluh menit.
Saat menyadari kalo ayu belum juga datang.. Gadis mengalihkan pandangannya mencari sosok ayu.. Namun pandangan tertahan pada sosok lelaki yang muncul dari bawah sedang menaiki bebatuan..
Sosok yang tidak asing, dia semakin berkarisma, kaki jenjangnya berpindah dari satu batu kebatu yang lain, rahang yang kokok, alis tebal berbaris dengan rapi, hitung mancungnya masih saja mencuri perhatian, mata elangnya masih saja tajam melihat sasaran, gaya rambutnya tertutup topi berwarna hitam.
Dia semakin dekat dengan tepian tebing..pantai, aliran darah gadis berpacu sedirannya melaju disetiap nadi, jantung berdegum, pikirannya seakan kosong, gadis terlena karena kerinduan yang selamat ini terpendam
Mata mulai beradu pandang bertemu dalam kebisuan..bibir keluh, bait kata tak mampu terangkai, Kedua insan yang telah dipisahkan oleh waktu... hati yang merindu kini mulai menyatu melepas semua belenggu, habir jarak kini memudar dan menipis,
Air mata kesedihan yang mulai lelah membasah pipi berganti dengan air mata kebahahagia berlomba menuju garis finish rindu bertaut.
" yudi.... "
"Apa kamu... benar Yudi..?"
Sang lelaki menggangguk lalu merentangkan kedua datangnya...
__ADS_1