
Gadis masih saja termenung merawang kemana mana.. Hatinya sangat getir.. Mengingat apa yang menimpa dirinya.
Kapan kehampanaan ini akan berakhir ya Allah.. " gadis berbicara pada diri sendiri di depan cermin.. Sambil nyisir rambut panjangnya"
Tok tok tok...
"Kak... Kak gadisss "
"iya dek, masuk"
"Kak jadi kita belanja bahan dapur.. Isi kulkas udah pada kosong.. Mana lapar lagi, udah siang ini.. Tadi cuma sarapan roti bakar doang. Sebelum belanja kita padang dulu yuksss kk... "
"kamu ya dek..laper aja di urusin..., cacingan y"
"sembarangan...udah ah cepet..gak usah dandan mah kan kakak jomblo akut, hahaha.. Move on donk kak...."
"Oh... Berani yach ngomong gitu, makan padang bayar sendiri titik. Ih....gak asik kk ah "
Semenjak ayahnya berhenti dari pertamina kedua orang tua mereka memutuskan untuk kembali ke aceh.. Menikmati masa tua. Semenjak itu gadis dan alby hanya tinggal berdua saja di jakarta.
Sebenarnya gadis juga memiliki seorang abang bernama ifkar yang kini tinggal di Kalimantan berkerja diperusahaan batu bara milik keluarga gadis.
Ifkar merintis usaha batu bara dengan Nol, Ayahnya gadis sebagai penanaman modal, memiliki kemampuan dan kegigihan yang besar membuat perusahaan berkembang pesat dalam 2 tahun terakhir.
Setelah makan siang dan di Lanjut dengan belanja kebutuhan dapur mereka kembali kerumah...
"Kak.. Semalam mimpi lagi yach? "
Gadis hanya bisa diam tidak menjawab pertanyaan alby.
"memangnya sesulit itu apa untuk move on dari laki-laki yang bernama yudiiiii"
"Kakak juga bingung dek.."
"oh cinta...kenapa engkau hadir membawa kebingungan bagi kami yang ingin cinta"
Gadis tertawa melihat tingkah konyol adiknya yang berpuisi.. karangan alby sendiri otodidak.
"kamu masuin buah sama sayur ke kulka, ikan sama ayam biar kakak aja, kakak mau ganti baju dulu"
"Oke tapi adek pinjem mobil yach, mau ke rumah temen main.."
"Kerumah aira kali... "
__ADS_1
"heheh tau aj.. "
"Teman teman kala jauhan baru sadar kalo udah cinta"
"dih... jomblowati curcol hahahaha"
Gadis terus melangkah meninggalkan alby seorang diri di dapur
***
Hari semakin gelap, alby akan pulang malam.. Sunyi banget lengkap sudah kesunyianku, semua drakor sudah ku nonton.. Ngapain lagi yach, Kata gadis.
Dalam kesendirian gadis kembali teringat yudi.. Kenangan bersama yudi.. Mereka sering menghabiskan week and melihat matahari terbenam.
Memiliki hobi yang sama membuat keduanya semakin kompak.
Sambil membuka album poto lama dengan yudi gadis larut dalam kebahagiaan lamanya, hanya kenangan yang menjadi pengobat kerinduan.
"Kenapa kamu tidak pernah datang di reunian SMA?"
Gadis bertanya pada selembar poto pujaan hatinya sambil menghusap poto yudi
" apa kamu telah menikah sudah adakah yang memanggilmu ayah.. "
"Ya Allah berikan aku kebahagiaan Setelah sakitku.. Berdosakah aku jadi berdoa dia masih sendiri, sama sepertiku, yang setia menunggunya tanpa ada yang aku tau tentangnya kini" gadis berdoa dalam hatinya
Gadis selalu berlebaran di Aceh, Angkatan kelulusan gadis selalu mengadakan reuni di puasa terakhir.
Telah menjadi hari spesial bagi SMA gadis.. Menikmati buka puasa bersama plus pawai malam takbiran mengikuti iringAn takbiran menjadi tradisi unik Bagi masyarakat Aceh.
Hanyut dalam Kenangan Masa lalu, membuat gadis tertidur.
Pukul 10 malam alby pulang, alby sengaja membawa kunci agak tidak mengganggu kakaknya. Gadis tipe wanita yang suka tidur cepat.
***
Esok paginya gadis cukup semangat menyambut hari.
"Senin... My favorite Day...Kerja kerja....."
Alby hanya bisa tersenyum melihat tingkah kakaknya..
"Sarapan dolo kaliiiiii,ntar cacing di perut kakak demo massal"
__ADS_1
Tak ingin meladeni ledekan alby, gadis malah berbicara pada mbok mina.
"Masak sarapan apa hari ini mbok?"
"Biasa non nasi goreng sama telor orak arik"
Wau.. Kesukaan saya donk"
Gadis dan alby sarapan dengan tenang. Mbok minah pekerja di rumah gadis biasanya hari senin sampai sabtu mbok minah bekerja mulai dari bersih bersih mencuci dan memasak.
Mbok minah tidak tinggal di rumah gadis, beliau tinggal di rumahnya sendiri, tidak jau dari tempat tinggal gadis
"Mau bareng gak"
"Ngak kak.. Alby dijemput aira"
"Kalo gitu kk duluan.. Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam "
sudah menjadi kebiasan alby mencium tangan gadis dan membuka pintu pagar buat gadis.
***
Sesampainya di kantor, dari kejauhan gadis melihat seorang pemuda.. Berbicara dengan resepsionis.
Tanpa resepsionis mempersilahkan pemuda itu untuk duduk di kursi tamu kantor
Karena merasa tidak memiliki janji dia hanya berlalu, seorang satpam dan wanita resepsionis tadi mengucapkan selamat pagi padanya, gadis mengangguk sambil tersenyum, tanpa sengaja gadis malah beradu pandangan dengan tamu tadi.
Melihat gadis tersenyum sang pemuda seakan terbius, senyum terindah dari seorang wanita cantik yang makai setelan baju berwarna hijau toska jilbab hitam berpadu bros mawar putih bercampur hijau toska menambahkan cerah padu padan warna yang senada. Warna hitam jilbabnya, semakin menunjang penampilan gadis.
"Pagi senin yang menggairahkan"batin sang pemuda"
Tanpa dia sadari gadis telah berlalu entah kemana lift menelan gadis secara utuh membawanya terbang menuju gedung kantor gadis.
"Kamu berhenti digedung lantai berapa wahai pemberi senin ceria" sang pemuda menggumam
Sambil menopang dagu dengan kedua telapak tangannya, terlihat ke 2 ujung bibir tertarik kesamping..
"Secepatnya kita harus bertemu lagi.. Gadisku "
Suatu kebetulan tepat, tanpa disadari gadisku itu bernama gadis.
__ADS_1