
"Apa rapat?"
Gadis mendapat telepon dari sekretarisnya andin.
"Oke baik 10 menit lagi saya bergabung."
"Tidak seperti biasanya.. Kenapa tiba tiba saja rapat.. Apa ada hal yang sangat penting. Ada apa dengan para pemegang saham ini.. Mereka benar-benar tidak bisa ditebak, tiba-tiba saja mengadakan rapat sesuka mereka." gadis menggerutu
Sebagai manager gadis terbiasa dilibatkan pada setiap rapat penting.. bahkan bertemu dengan klien penting.
Setiap ada pertemuan dengan klien, rapat penting.. gadis pasti sudah diberi tau sehari sebelumnya. Hanya saja untuk kali ini gadis benar-benar tidak tau apa-apa.
Rapat dimulai jam 10, gadis telah hadir 15 menit sebelum rapat di mulai, para pemegang saham dan kelapa tiap bidang pun turut hadir.. Namun semua tak ada yang tau rapat ini sebelumnya.. Sama seperti gadis.
Pak hendrian selaku memimpin rapat membuka rapat dengan singkat..
Tiba-tiba saja.. Kepada pak wijaya selaku pemilik perusahaan dan penanaman modal terbesar sipersilah masuk ke ruangan rapat...
Pak Wijaya pun keluar dari ruangan pribadinya didampingi seorang pemuda tampan, berkharisma, setelan jas yang dikenakan sangat elegan.
Namun terkesan sedikit malas-malasan untuk hadir di acara ini sangat tidak nyaman. itu yang terlihat dari sikap pemuda itu.
"Din..Bos besar hadir, sepertinya ini memang rapat penting.. Karena biasanya kan pak wijaya hanya hadir dirapat penting akhir tahun"
"Iya bu...anda benar, kira-kira ada apa yach"
"ntahlah kita ikuti saja rapat ini"
Pak wijaya memang hampir tidak pernah datang ke kantor.
Beliau sibuk menghadiri undangan bisnis ke setiap negara. Satu lagi mereka hanya bisa melihat pak wijaya di ulang tahun perusahaan.. Dalam setahun hanya dua kali bisa melihat bos besar.
"Pria itu siapa yach.. Sepertinya aku pernah melihat..tapi di mana yach..aiihh kenapa itu laki laki menunduk terus aku jadi tidak bisa melihat dengan jelas, gadis sedikit kesal "Batin gadis memonyongkan mulutnya
Dengan penuh kesadaran gadis mendengar penuturan dari pak wijaya..
"Perkenalkan kan ini anak saya angga baru pulang dari Paris... Mulai hari ini dia akan bergabung dengan kalian sebagai pimpinan baru.."
Saat angga mengangkat kepandangannya lurus kedepan.. Dia Kembali beradu pandang dengan gadis .
Angga langsung mengenali gadis, ternyata wanita pemberi senin ceria ikut hadir di dalam ruangan yang sama Dengannya.
Anggap mengakhiri pandangan itu dengan mengedipkan mata kirinya..
Gadis kaget dan menurunkan pandangannya, kali ini angga hanya tersenyum datar..
__ADS_1
Tapi dalam hatinya berteriak... Aku akan betahhhh kerja.... Karena gadisku ada disini kupikir akan membutuhkan sedikit waktu untuk menemukanmu, ternyata anggapanku salah, begitulah kira-kira suara hati angga
Rapat berlangsung satu jam kurang..setelah pengucapan selamat, maka diakhiri dengan jabatan tangan oleh semua karyawa, termasuk gadis pastinya
Sekali lagi angga mengedipkan mata tepat di depan gadis..yang hanya berjarak 30 senti, dengan sedikit mengglitiki telapak tangan gadis saat berjabatan tangan.
Gadis yang sangat kaget dengan perlakuan angga segera menarik tangannya dan berlalu dengan tergesa-gesa.
"ih..pimpinan aneh"batin gadis
***
Tok tok tok...
"Ya masuk"
"Andin.. ada apa?"
"Bu sudah masuk jam pulang, apa masih ada yang perlu saya bantu.?"
"Oh.. Ya, waduh saya terlalu bersemangat, sampai lupa jam. kalo begitu pulang saja, saya akan pulang sebentar lagi."
"Baik bu saya permisi dulu."
"selamat istirahat juga buat ibu..jumpa besok lagi bu"
Kali ini gadis hanya mengangguk, gadis melihat jam di tangannya 17:05
"Aku terlalu asik bekerja sampai lupa waktu "gumam gadis"
Lalu gadis mematikan labtob dan merapikan meja kerjany, saat layar monitor gelap langsung menutupnya
***
"Kk makan yuks..."
"Kamu makan aja, kk tadi sudah makan buah masih kenyang."
"Tiap hari aja trus gini... Makan sendiriiiiiii lagi, kalo gini mending pulang ke Aceh."
"Trus aira diambil orang ledek gadis.."
"Gua gotong bawa ke Aceh..."
"Lu kata anak orang karung beras..."
__ADS_1
Hahahaha alby tertawa mendengar ucapan gadis
Karena kasian adeknya makan sendiri, gadis pun berinisiatif untuk menemani di meja makan.. Tanpa ikut makan.
***
Saat mempersiapkan berkas kerja yang akan dibawa besok, handphone gadis berbunyi
@telpon dari mama@
ASSALAMUALAIKUM ma..
Alhamdulillah baik
Mama sama ayah gimana sehatkan?
Syukur alhamdulillah kalo sehat
Alby ada dikamar sepertinya lagi ngerjain tugas, baik, sekolahnya juga lancar. Iya dia lagi mempersiapkan kan diri untuk ujian kelulusan
Abang menikah.. Kapan ma?
Setelah lebaran ... Bagus itu ma bisa kumpul semua donk
Oke ma.. Sampai ketemu dijakarta bulan depan
Salam buat ayah... Peluk cium dari kami buat mama dan ayah
Waalaikumsalam ma...
****
Di waktu yang sama angga sibuk mempersiapkan diri untuk hari pertamanya kerja besok.. Dia terlihat antusias dari biasanya.
Pagi sekali angga sudah duduk di meja tamu resepsionis.. Kali ini semua karyawan sudah mengenalnya... Resepsionis mempersilahkan angga untuk segera ke atas namun dia enggan untuk bangun dari duduknya.
"kamu bekerja saja, saya masih mau disini "
"Baik pak.. Mau saya bawa kopi?"
"Tidak, terima kasih "
Angga terus menatap pintu masuk karyawan, banyak karyawan yang sudah datang.. Hanya saja gadis yang akan memberian ke ceriaan dihari pertamanya kerja belum terlihat juga..
"Please muncullah dari kerumunan karyawan karyawan itu... " angga menggumam"
__ADS_1