
Ini hari ketiga yudi di Jakarta..selama dua hari dia selalu mengikuti alby mengantar dan menjemput gadis ke kantor, tapi hari ini dia tak perlu bantuan alby lagi..dia akan mengantar istrinya sendiri sedangkan alby akan menggunakan motor baru miliknya untuk ke kampus.
"Kita sampai sayang.. Nanti siang abang akan datang kita makan siang bersama"
"Bukannya abang mau bertemu pak Rusdi komandan abang dulu yang sekarang tinggal disini..kalo abang tidak datang untuk makan siang adek faham"
"Abang cuma sebentar disana... Sampaikan salam abang untuk bosmu..semalam dia menghubungi abang katanya dia baru sampai dari paris dan minta maaf saat abang disini dia malah berada di luar negeri"
"Sepertinya kalian membangun komunikasi yang baik...."
Senyum gadis mencium tangan Suaminya, yudi mencium kening istri yang sangat dicintai.
"Tunggu biar abang bukankah pintu untuk adek, tak boleh ada bantahan.. "
Yudi bergegas keluar untuk membuka pintu, gadis hanya tersenyum melihat suaminya yang bertingkat bucin..
Gadis keluar dari mobil mengucap Terima kasih pada suaminya.. Yudi membalas dengan senyuman.. Setelah melepas kepergian gadis dalam kerumunan karyawan lain sampai tak lagi terlihat, yudi baru masuk ke mobil untuk bertemu komandan lamanya yang telah pensiun. Semenjak persiun komandannya kembali ke Jakarta untuk berkumpul dengan keluarga.
Yudi mengaktifkan gps untuk memudahkannya mereka menemukan alamat yang dituju..lima belas menit kemudian dia sampai ditempat tujuan, untuk memastikan dia menghubungi pak Rusdi.
Pintu rumah terbuka lebih dulu sebelum yudi memencet tombol yang ditempel di dinding sebelah kanan pintu.
"Halo yudi... Apa kabar kamu"
Mendapat sambutan hangat dari pemilik rumah tak membuat yudi lupa untuk memberi hormat.. khas seorang perwira, namun Rusdi hanya tertawa melihat sikap formal yudi.
"Alhamdulillah baik pak.. Bapak baik juga kan?"
" Alhamdulillah saya juga baik. Mari masuk.... "
Ajak pak rusdi.. Menuju ruang tamu..tampak seorang asisten rumah tangga datang..membawa minuman yang telah diperintahkan majikannya tadi sebelum membuka pintu untuk yudi..
"Bi...Tolong panggil ibu diatas.. Bilang tamu bapak sudah datang,,,"
__ADS_1
"Mama disini pa...."
Terdengar suara wanita cantik paruh baya sedang menuruni anak tangga.. Di susul seorang gadis cantik dengan balutan mini dress casual tanpa lengan
Yudi duduk membelakangi suara.. Tanpa menoleh ke arah suara. Dia tampak santai melihat pak rusdi yang terlihat bahagia menunggu istrinya untuk bergabung.
"Yudi perkenalkan ini istri saya Siska dan yang cantik ini anak saya angel"
Yudi berdiri menyalami istri dari atasan yang telah pensiun namun masih Sangat dia hormati, tak lupa dengan anaknya juga.
"Angel... "
Ucapnya manja terkesan seperti sedikit menggoda.
"Ternyata bener apa yang dikatakan papa.. kalo yang namanya yudi itu ganteng..., papa tidak pernah salah"
Lirik angel ke arah papanya, mendengar itu pak rusdi hanya tertawa hahahaha sedangkan istrinya tersenyum penuh arti.
"yudi.."
Ucap angel pelan sambil tersenyum. Biarpun pelan yudi mendengar angel menyebut namanya, namun yudi sama sekali tak ingin menanggapi apa yang dikatakan angel.
Mereka kembali duduk.. Berbincang tentang banyak hal.. Yudi juga mengatakan niatnya dalam waktu dekat akan di pindah tugaskan ke Jakarta, setelah penugasan keperbatasan berakhir yang kini tersisa sembilan bulan lagi .. Angel yang duduk disamping papanya berhadapan langsung dengan yudi, dia bisa melihat dengan jelas senyuman angel saat mendengar penuturan yudi tentang kepindahannya. Entah kenapa yudi merasa tidak suka dengan senyuman itu..
"Kenapa aku merasa risih dengan senyumannya perempuan ini, dari tadi juga seakan seperti menggoda.. Apa cuma perasaan aku saja, "batin yudi
"kamu di sini tinggal dimana yud.." tanya pak rusdi.
"Saya tinggal di daerah Jakarta Barat pak." omongan yudi ngantung, diam tapi senyam senyum nunduk.
"Tempat saudara! lebih baik kamu tinggal di rumah saya saja..tidak jauh dari disini, dari pada kosong.. lagian kalo dekatkan bisa lebih akrab"
Potong pak rusdi berbicara panjang lebar.
__ADS_1
"Ternyata kebiasaan pak rusdi suka nikung omongan orang belum hilang " batin yudi
"Terima kasih atas tawarannya, tapi saya tinggal bersama istri dan adek ipar saya kebetulan istri sudah lama tinggal disini"
"Loh sudah nikah.. Kata papa masih bujangan"
Timpal istri pak rusdi.
"Ah si papa gimana sih infonya ga jelas "
Sewot bu Siska pada suaminya...pak rusdi yang disindir istrinya merasa tidak senang. Sedangkan Angel yang masih duduk disebelah papanya diam seribu bahasa.. Dengan memasang muka tidak suka.
"Kapan kamu menikah...kenapa bapak tidak tau" tanya pak rusdi serius..berusaha tetap santai.
"Tiga bulan yang lalu ...ya masih pengantin baru kalo orang bilang " beritahu yudi..
"Hati-hati mas.. Nanti kelamaan ditinggal, jadi nakal.. Secara ini kota besar susah jadi wanita baik-baik.."
Angel mencoba menghasut yudi
Semua itu hanya ditanggapi yudi dengan senyuman santai..tak terpengaruh sedikit dengan apa yang dia dengar. Malah semua itu ditepis yudi begitu saja.
"Saya kenal istri saya sudah lama, jadi saya tau seperti apa calon ibu dari anak-anak saya .."
"Tapi kalo dengan mba angel saya baru kenal hari ini "
Ucap yudi tegas...sambil mengambil handphone ngecek pesan yang baru saja masuk.
"Maaf pak... Saya harus pamit, saya janji untuk makan siang bersama istri saya"
"saya baru akan mengajak kamu makan siang, tapi kalo memang sudah ada janji dengan istri kamu terlebih dahulu ya sudah, kita makan bersama lain kali saja"
Yudi hanya menganggu, lalu kembali pamit..meninggalkan pak rusli dan keluarganya.
__ADS_1