Haruskah Cinta Dimiliki

Haruskah Cinta Dimiliki
Sudut Hati Bos kecil


__ADS_3

Hay pembacaan..aku hadir kembali maaf lama semedi 🤣🤣🤣 aku lanjut nulis nie, xan jangan lupa lanjut baca yach 🥰🥰🥰😘 aku up sekarang ni hayuk merapat.


"kenalkan ini teman saya"


irfan memperkenalkan temannya pada gadis dan angga


gadis sangat kaget saat melihat kearah wanita yang diperkenalkan oleh rekan bisnis bosnya.


"kamu...."


ucap gadis kaget sambil berdiri tak menyangka sama sekali, wanita yang dimaksud ternyata angel, si perempuan tak tau malu.


" dunia ini sangat kecil...yach!!"


balas angel dengan gaya sombongnya, sebenarnya angel juga sama kaget dengan gadis, dia tidak menyangka akan bertemu dengan secepat ini dengan gadis.


sambil tersenyum genit kearah gadis.. angel mengatakan sesuatu diluar dugaan.


" katakan pada suamimu... balas emailku, aku rindu"


gadis murka dia sangat ingin menampar pipi mulus siperempuan tak tau malu ini.


namun angga mencoba menahan tangan gadis dengan cepat.


" jangan kotorkan tangan dengan menyentuh perempuan penggoda ini" ucap angga


apa yang dikata angga membuat angel sangat malu, dia tidak menyangka angga yang masih sepupunya tega merendahkan dirinya didepan seorang kayarwan dan rekan bisnisnya yang merupakan teman angel sendiri


"kamu memang sepupuku..tapi ingat, hapus niat licik yang ada di kepalamu untuk menyakiti gadis" angga berkata dengan tegas sambil menunjuk kearah kepala angel.


irfan terlihat bingung dengan yang terjadi, irfan bertanya pada angel, namun angga langsung memotong pembicaraan saat angel ingin menjawab pertanyaan irfan.


" maaf pak irfan.. kita tidak bisa melanjutkan pertemuan ini sekarang, sebaiknya kita atur ulang meeting hari ini... tolong dipertemuan nanti jangan ada perempuan ini" tegas angga melihat kearah angel


" untuk hari dan waktunya... sekretaris saya gadis akan menghubungi anda " jelas angga kembali


"baik pak angga tidak apa-apa.. maaf saya sudah mengacaukan pertemuan kita" irfan meminta maaf tulus


bagaimana pun semua kekacauan ini terjadi karena irfan, walaupun irfan tak menyangka sama sekali, bahkan bisa dikatanya irfan tidak tau menau.


selama dalam perjalan gadis terlihat murung dan sedih tak sepatah katapun keluar dari mulut gadis, saat ini orang yang sangat dirindukan hanya suami yudi, setiap dekapan yudi sangat menenangkan buat gadis.


"andai saja kamu ada disini bang...aku pasti aku pulang menghabiskan hari kacau ini" batin gadis


"kamu lagi apa sekarang... sayang, aku rindu" gadis lagi lagi membatin


Hal yang sama pun terjadi pada angga, menyibukan diri dalam mengendarai mobil menjadi peralihan yang angga lakukan, angga tak memiliki keberani untuk melihat kearah gadis, angga sangat malu atas tindakan angel.


belum hilang rasa malu angga dan orang tuanya atas tindakan angel di pesta ulang tahun perkawinan pak wijaya dan ibu wijaya, banyak rekan bisnis menyaksikan kejadian itu, bahkan rata rata dari mereka mengenal gadis hingga menaruk empati karena kejadian itu. ditambah lagi mereka sangat kaget saat mengetahui bahwa angel masih sepupu angga.

__ADS_1


tindak angel benar-benar mencoreng nama baik wijaya didepan umum.


"angel kamu belum berubah sama sekali" batin angga mengatup mengerangnya


karena jarak tempuh yang cukup jauh, membuat angga dan gadis seperti dua sejoli yang marahan diam tanpa sepatah katapun dari keduanya.


angga mencoba mencuri pandang, seketika angga merasa kesedihan yang terpancar diraut wajah gadis, walaupun hanya melihat dari samping cukup terlihat jelas raut wajah kesedihan diwajah gadis.


ada keanehan yang angga rasakan, entah dari mana datangnya keinginan ingin memeluk gadis, menenangkan gadis, memberi ketenangan bagi gadis.


cinta dan sayang yang selama ini angga sangka telah berganti untuk ayu, ternyata salah, disudut hati angga ternyata telah terpahat nama gadis, ayu belum mampu menghapusnya..lebih tepatnya angga tidak membiarkan ayu untuk menghapusnya.


"please jangan bersedih didekatku dis...aku takut tidak bisa mengendalikan diriku" batin angga putus asa.


" tuhan perasaan ini masih ada...bagaimana ini" batin angga mengadu pada tuhan


Kejadian pagi tadi membuat hari sangat tidak menyenangkan, gadis sama sekali tidak bisa mengembalikan moodnya, tapi mau tidak mau harus profesional dalam menyelesaikan kerjaannya, dapat melewati hari yang berat ini sudah cukup baik buat gadis.


Ditempat lain yudi sedang sibuk menangani kekacauan yang terjadi di perbatasan, keadaan alam yang tidak bersahabat baik..hampir setiap hari perbatasan diguyur hujan lebat dan angin kencang, banyak tenda tempat prajurit yang rusak karena angin.


Pembangunan barak yang belum selesai membuat yudi harus mengambil keputusan penambahan penghuni ditiap tiap barak.


Tak luput dengan barak yang yudi tempatkan seorang diri selama ini sebagai komanda, juga terjadi penamambahan penghuni sebanyak lima orang bawahannya.


yang lebih memprihatinkan proses pembangunan lima unit barak yang belum selesai ternyata sudah dihentikan dari sebelum kembalinya yudi dari cuti, semua itu dilakukan karena guyuran hujan setiap hari, maka pembangunan dihentikan sementara waktu.


Begitu juga angga, selama ini angga mengira tak lagi memiliki perasaan spesial untuk gadis, ternyata semua itu salah besar.


Kejadian hari ini memyadarkan angga kalo rasa cinta dan sayang itu belum hilang tapi hanya tersamarkan dengan kehadiran ayu, semua rasa itu telah menepi disudut hati angga dengan rapi.


Rasa bersalah angga pada ayu bergelut dengan rasa lama yang tiba-tiba kembali menyapa, angga dilema antara dua sahabat, angga tak menyangka akan terjebak dengan dua wanita Aceh ini.


kegalauan yang tak bisa direda membuat angga nekad memesan bir dalam jumlah yang banyak, beradq dikamar kantor seorang diri membuat angga bebas membuat dirinya mabuk.


"minum angga...mabuklah... keluarkan semua energi kebodohan yang ada dalam dirimu......" teriak angga, namun tak ada yang mendengar.


angga yang hampir kehilangan kesadaran masih saja memaksa diri minum, sambil meratapi dirinya sendiri,berhalusinasi itulah yang sekarang dia alami.


Seakan ayu berdiri dihadapannya diam tak bergemi, angga mencoba meraih namun tak tersentuh, ayu seolah menjauh saat angga mendekat..


"Ayu tolong... tolong aku..jangan pergi, tolong buat aku mencintaimu lebih besar lagi, aku ingin menyayangimu tanpa harus memiliki perasaan pada wanita mana pun, tidak juga untuk sahabatmu" angga berbicara dalam berhalusasi


Namun ayu hanya mendengar, tersenyum lalu pergi..tak menghampir, angga tersungkur seorang diri dilantai kamar kantornya.


Botol minuman yang telah kosong menggelinding kesetiap sudut kamar, kebiasaan buruk yang telah lama dia tinggalkan, malam ini kembali angga nikmati hanya karena wanita bernama gadis.


PUISI


...@ Dilema Cinta @...

__ADS_1


...siang hadirlah.....


...bawa semua kebodohanku...


...izinkan aku cerdas dalam cinta...


...aku tak mampu melihat rembulan...


...aku tak mampu meraih rembulan...


...aku tak mungkin menghancurka rembulan...


...aku tak sanggup melihat tangis rembulan...


...siang hadirlah.....


...bawa semua kebodohanku...


...izinkan aku cerdas dalam cinta...


...di rembulanku terlihat wajahnya dan wajahmu...


...di rembulanku terlihat candanya dan candamu...


...di rembulanku terlihat tawanya dan tawamu...


...di rembulanku terlihat tangisnya dan tangismu...


...siang hadirlah.....


...bawa semua kebodohanku...


...izinkan aku cerdas dalam cinta...


...Biarkan aku melihat satu wajah rembulan...


...restukan aku meraih satu wajah rembulan...


...takdirkan aku memiliki satu wajah rembulan...


...aku ingin mencintai satu wajah rembulan...


...Aku dilema dalam cinta dua rembulan...


^^^by: nadiaSofyan^^^


maaf yach pembaca dalam menghilang..sayanya Doakan saya selalu semangat.."berikan aku semangat pembaca" asikkk hehehe selamat menikmat. Jika banyak salah dalam penulisa maaf yach..


🥰🥰😘😘

__ADS_1


__ADS_2