
Krukkkk Krukkkk....
suara perut gadis cacing lapar......
"kenapa aku jadi lapar banget... Jam berapa ini"
gadis terbangun dari tidurnya dia berusaha meraih handphone di nakas Jam 01:40
"what lapar jam segini... Hmmm salah aku juga siang makan sedikit, malam ngak makan, ditambah nangis bombai.. Wajar saja cacingku orasi di jam segini, sebaiknya aku kedapur.."
Gadis turun Dari kasur membiarkan poto pernikahannya diatas kasur. Bersih semua tidak ada makan yang tersisa, gadis menutup tudung saji.
"Alby kamu rakus banget sich dek "
Kesal gadis mengusap perut yang masih orasi.
untuk mengganjal perutnya yang kroncongan Gadis mengambil apel dan pir yang ada dikukas, setelah dikupas dia langsung kembali ke kamar.
"Selain membuat aku menangis ternyata kamu juga membuat aku kelaparan.. Awas saja kalo aku gendut.. Kamu harus tanggung jawab "
Oceh gadis di depan poto yang ada diatas kasur.. Sambil mengunyah potongan apel dan pir ditangan sedang ngantri
Setelah menghabiskan potongan buah, gadis melaksanakan sholat isya yang belum dia kerjakan dilanjut dengan sholat malam.
Dalam doa sepertiga malam gadis Memohon kebaikan untuk rumah tangganya, kesehatan untuk dia sendiri dan suaminya, pelindungan untuk suami yang menjalankan tugas, semoga dijauhkan dari mara bahaya, dan kesabaran dalam penantian serta memohon keindahan diujung kerinduan.
Semua permohonan dicurahkan pada sang ILAHI RABBI pengabul semua doa hamba, dengan linangan air mata gadis berkata cinta dan rindu kepada suaminya karena ALLAH semata.
***
"Kak... Antar adek yach.. Adek mau ke kampus nyerahin berkas pendaftaran"
__ADS_1
"Ogah.."
"Kakak kenapa sich.. Kesel gitu "
"Galau kumat.. Hmmm nyusul saja sana ke perbatasan" guman alby senyam senyum
"Nanya lagi...kamu itu kalo makan inget yang belum makan dong dek...kakak semalam mau makan, tapi pada abis semua, untung saja kakak beli buah pulang kerja kemarin"
"Hahahaha, mana adek tau kalo yang lagi galau ingat makan..biasanya juga gak makan., pokoke adek nebeng kakak..anterin titik " alby kekeh minta diantar gadis
"Iya bawel...dek, kakak dua minggu lagi mau ke malang ada urusan kantor, seperti lima hari di sana kamu baik baik dirumah" beritau gadis
"Oke kakakku.... Oleh oleh ya" kata alby menaikkan alisnya
"Iya apel Malang saja ya... Gak boleh request yang lain.." muka datar
"Dih...di sini juga banyak apel malang, hmmm pelit"
wekkkk alby melet ke gadis, adek udah ni.. Berangkat yuks
***
Ttrrrr Ttrrrr Ttrrrr
Maaf nomor yang anda tuju tidak tersambung
Gadis tidak sadar ada yang menghubungi gawainya. Karena buru-buru ngejar penerbangan dari malang kembali ke Jakarta, begitu tiba di Jakarta angga harus kembali terbang ke Paris dadakan karena genting harus disegerakan.
"Lelah sekali... Uhff,"
Gadis selalu bawa kunci cadangan, antisipasi jika alby tidak dirumah.. Contoh seperti sekarang ini.
__ADS_1
"Kemana lagi itu bocah ditelpon gak di angkat"
gadis ngedumel menuju kamarnya, gadis berbaring dikasur tempuk kesayangan.
Angga yang bosnya saja tetap jadi sasaran ngedumel gadis...
"ini sich bukan kerja sambil liburan yang ada kerja sambil berjemur, untung aja kamu itu bos, coba kalo bukan udah gw plaster mulut loe angga, ngomongnya tenang disss kita disana kerja sambil berlibur preeetttt "
Gerutu gadis kesel
kalo dipikir-pikir bukan salah anggap juga sich... Tapi gadis tetep akan menagih janjinya angga
Tiga hari di malang ketemu klien dan survey lapangan untuk proyek baru sangat melelahkan, tapi planning liburan yang di janjikan sang bos tak bisa dipenuhi karena bos angga harus terbang paris urusan kerjaan.
"Hay sayang apa kabar...Aku kangen"
Ucap gadis melihat poto kekasih hati di dinding kamar,
"ini udah dua bulan loh apa kamu ga pulang.. Atau kamu akan pulang bulan depan, hufsss" gadis menghembus nafas dengan berat
"rindu ini membunuhku..."Gumam gadis bangun dari tidurran
Gadis memutuskan untuk mandi karena sebentar lagi akan magrib.
"Oh.... Malam mingguku... Kelabu lagi kelabu lagi...."
ledek gadis untuk diri sendiri perlahan menghilang dibalik pintu kamar mandi...
Gadis keluar dari kamar mandi sambil bersenandung.
"bang toyib bang toyib... Kapankah abang kan pulang..."
__ADS_1
Seketika langkah terhenti mulut terbuka lebar mata melotot tangan terhenti dari aktivitas mengeringkan rambut... ada seseorang duduk diatas kasurnya
"Hay..." kata seseorang itu sambil melambaikan tangannya..