
setelah beberapa menit di perjalanan, akhirnya mobil reno sampai di rumah sakit. tapi sesuai dengan perjanjian, reno menurunkan adinda di jalan samping rumah sakit, lalu adinda jalan sendiri hingga ke ruangan farel.
"assalamualaikum.... " ucap adinda
"waalaikum salam.... kak adinda, kakak datang ke sini? " jawab farel yang senang sekali saat mrlihat adinda ke ruangan dia
"iya sayang... kakak datang ke sini... kakak mau menemani farel di sini... " jawwab adinda sambil mengelud kepala farel
"terima kasih kak.... kakak datang aja ke sini yah... biar aku ada temannya, aku bosen bermain sendiri kak kalau pagi" ucap farel sambil memeluk adinda
"iya.... kakak akan selalu datang ke sini untuk farel, kakak akan temani farel. tapi kakak bisabya hanya pagi sampai sore atau siang saja. kalau malam kakak harus pulang, karena kakak juga masih harus kuliah" jawab adinda
"iya kak... tidak apa ala. kakak di sini saja kalau pagi... kalau malam farel sudah punya teman kok... " ucap farel
"yahh bagus deh kalau begitu... yah dudah kamu sudah makan belum pagi ini" tanya adinda
"belum kak... aku masih malas untuk makan, habisnya makannya sama terus. farel kan jadi malas makannya" jawab farel sambil memainkan mobil mobilannya
"hemmm bagaimana kalau farel cobain masakan kak dinda... nanti farel kadih pendapat yah... enak atau tidak" ucap adinda sambil ngasih tunjuk rantang yang dia bawa untuk farel
"kakak bawakan makanan untuk farel? mana kak.... farel mau makan makanan kakak" jawab farel dengan sangat bersemangat
"beneran yah..... nanti farel kasih pendapat enak atau tidak yah" ucap adinda sambil mengambilkan makanan srhat yang sengaja dia sulap menjadi makanan yang enak di lihat dan bisa menambah nafsu makan
indah memberi satu piring makanan untuk farel, dan farel langsung makan makanan itu dengan lahap dan tanpa berhenti.
"farel... hati hati dong makannya, nanti farel tersedak bagaimana" ucap adinda yang melihat farel makan
__ADS_1
"kak dinda ini enak banget.... farel tidak pernah makan makanan se enak ini, biasanya selalu sayur tanpa rasa dan nasi putih saja. kak... farel mau minta tolong kak indah untuk membaqakan makanan ini buat farel setiap hari boleh? " ucap farel sambil terus makan
"iya sayang... kakak janji... kakak akan bawakan makanan ini setiap hari untuk farel, emang enak yah... masakan kakak" tanya adinda
"enak kak... karena tidak ada sayurnya, kalau makanan rumah sakit selalu sayu, padahal farel tidak suka makan sayur" ucap farel
"yang benar tidak suka sayur.... tapi kenapa kamu makannya bisa lahap seperti itu sih... katanya tidak suka sayur" jawab adinda sambil tersenyum
"mana ada sayur kak... ini kan daging, bukan sayur... farel tidak melihat sayur di sini" ucap farel sambil memastikan kalau tidak ada sayur hijau di atas piringnya
"itu yang kamu makan bukan daging farel, itu sayuran yang kakak olah seperti daging, dan nasinya itu kakak campur dengan bayam biar tubuh kamu itu sehat" jawab adinda
"hahhh jadi ini semua penuh dengan sayuran kak? " tanya farel dan adinda hanya mengangguk dengan tersenyum dengan melihat farel yang terkejut
"tapi tidak apa apa kak.... kalah sayurnya di masak seperti kakak ini, farel suka makannya, dan mulai saat ini farel hanya mau makan sayur juka itu kakak yang olah" jawab farel dengan terus menghabiskan makanannya
tanpa di sadari dari tadi ada reno dan satu perawat yang selalu memeriksa farel, tapi jika dokter reno hanya sesekali saja, karena jadwalnya masih sangat sibuk.
mungkin setelah ini farel akan jauh lebih di perhatikan sama dokter reno, karena memang kini dia juga lebih dekat dengan adinda dan adinda juga sudah sangat sayang sama farel.
"selamat pagi.... " ucap reno yang ingin ngecek keadaan farel
"dokter reno.... yeyyy dokter reno kenapa baru ke sini sih dok.... kenapa bukan dokter reno yang rawat farel di sini" jawab farel... sambil kesenengan karena bisa bertemu dengan reno
"iya maafkan dokter yah... karena kan banyak yang harus dokter periksa, jadi harus gantian satu satu.... tapi untuk farel, dokter akan luangkan waktu buat srlalu ngecek keadaan farel" ucap reno sambil ngecek keadaan reno
"beneran yah dok.... " jawab farel
__ADS_1
"iya sayang beneran... farel sudah makan atau belum ?" tanya reno
"sudah ding dok... tadi ada kak adinda yang membawakan makanan buat farel. makanannya enak banget loh dok... farel suka banget" jawab farel
"yah sudah bagus kalau begitu.... sekarang farel minum obatnya yah... " ucap reno sambil memberikan piring kecil yang berisikan obat untuk farel
"yahh... obat lagi obat lagi... farel tidak mau minum obat dok... farel bosen" jawab farel yang menolak di kasih obat
"farel.... katanya farel mau cepat sembuh.... kalau farel mau cepat srmbuh itu harus minum obat dong... kalau tidak yah mana bisa sembuh" ucap adinda sambil memegang tangan farel
"tapi kak.... farel bosen... obat nya itu pahit... dan setiap hari farel sudah minum banyak sekali obat, tapi farel tidak sembuh sembuh.... yah berarti mau minum obat dan tidak minum obat itu sama saja. sama sama tidak bisa sembuh " jawab farel
"farel sembuh kok.... farel harus yakin kalau farrl bisa sembuh dengan minum obat ini. kakak dulu juga selalu minum obat loh... setiap hari ada 10 obat yang harus kakak minum dan itu waktunya lama.... sekali, tapi kakak yakin kalau kakak akan sembuh.... jadi.... mau tidak mau... kakak paksakan untuk meminum obat itu. dan sekarang kakak sudah sembuh dan sekarang kakak tidak perlu lagi minum obat. farel minum yah obat nya, kalau farel tidak minum... nanti kak adinda sedih... emang gmfarel mau lihat kak adinda sedih yah... " ucap adinda yang membujuk farel untuk minum obat
"iya deh kak.... farel mau minum obat... tapi harus ada kak adinda di sini untuk menemani farel minum obat, kalau tidak ada kak adinda.... farel tidak mau minum obat" jawab farel
"iya deh... kakak akan di sini untuk menemani farel minum obat... yah sudah sekarang di minum yah obat ini... kakak bantuin farel... ayo... di buka mulut nya yang lebar.... Aaakk" ucap adinda sambil. menyuapin obat untuk farel
"yeyyy sudah.... farel pintar sekali... farel pintar kan dok... sus... " ucap adinda sambil tepuk tangan
"iya dong... farel kan anak pintar" jawab dokter reno
"terima kasih kak adinda... farel sayang sekali sama kakak" ucap farel sambil memeluk adinda
"iya sayang... kakak juga dayang..... sekali sama farel.... besok... kalau farel sembuh.... nanti farel kakak ajak main ke rumah kakak yah... " jawab adinda
"yayy.... beneran yah kak.... farel janji. farel akan cepat sembuh biar bisa main ke rumah kakak" jawab farel
__ADS_1
adinda sangat bahagia srkali saat melihat senyum di wajah farel.... walaupun mereka tidak ada ikatan darah tapi mereka sama sama saling sayang, sehingga jika di lihat orang lain seperti ibu dan anak.