Hidup Bersama Kamu

Hidup Bersama Kamu
BAB 7


__ADS_3

Widya masih berada di rumah sakit, dia masih ingin mencari tahu tentang siapa sebenarnya perempuan yang bersama dengan dokter Reno, sampai sampai dia memiliki kesempatan untuk di antar pulang sama dokter Reno.


"Sus... mau tanya dong, sebenarnya siapa sih perempuan yang bersama dokter Reno tadi" tanya dokter Widya ke suster yang berjaga di depan ruangan dokter Reno


"Ohh iya dok... saya juga kurang tahu, tadi dia kesini dengan membawakan makanan untuk dokter Reno, saya kira dia itu sekedar fans yang ingin mendekati dokter Reno, tapi ternyata dokter Reno kenal dengan perempuan tadi, dan kata Sih Lala dia teman nya dokter Reno, bahkan dia memanggil dokter reno itu dengan sebutan Kakak" jawab suster itu


"Tapi kalau teman biasa... mereka tidak mungkin bisa sedekat itu, bahkan dokter Reno bisa merangkul perempuan itu" ucap dokter Widya


"Kalau dokter Widya penasaran, lebih baik dokter Widya tanya sama dokter Bimmo, pasti dokter Bimmo tahu semuanya tentang dokter Reno" saran suster penjaga


"Hahh tanya dokter Bimmo.... enggak ah. mana berani saya untuk menghadap dokter Bimmo, dokter Bimmo itu orangnya tegas banget, dan kalau tidak ada yang penting, kita di larang untuk menghadap dia, jadi mana berani saya untuk menanyakan hal ini sama dokter Bimmo" jawab dokter Widya


"Iya yah dok... tapi kalau dokter ingin mendekati dokter Reno, seharusnya dokter juga mencari perhatian sama papa nya dokter Reno yaitu dokter Bimmo. nanti kalau dokter Bimmo ngasih restu, pasti jalannya akan lancar dan mulus" ucap suster penjaga


"Iya sih kamu benar juga... tapi saya tidak berani untuk bertemu sama dokter Bimmo. lagian... perempuan itu pasti juga tidak kenal sama dokter Bimmo, secara dia tahunya kalau dokter Reno ganteng dan baik hati, tapi nanti kalau dia tahu papa dokter Reno, pasti dia akan lari dengan sendirinya" jawab dokter Widya


"Yah sudah saya pulang dulu... kita ketemu besok lagi yah... " ucap dokter Widya dan dia langsung pergi ke mobil dia untuk pulang


******


Adinda dan Reno sudah sampai ke rumah baru mereka, setelah menikah memang mereka langsung pindah ke rumah yang sudah di siapkan sama Reno untuk Adinda, jadi Adinda sudah terpisah dengan mami dan papinya. tapi Adinda juga masih sering mengunjungi mereka.


Rendy langsung mandi dan membersihkan diri, dan setelah itu Adinda yang mandi. Setelah itu mereka berencana untuk makan malam di luar, karena Adinda seharian di rumah sakit jadi dia tidak bisa masak untuk makan malam.


"Kak ini kita makan sekalian jalan jalan ke mall yah... Adinda ingin memberikan sesuatu untuk sahabat sahabat adinda di asmara " ucap Adinda.


"Iya sayang.... kita ke mall papi aja yah. di sana kan lengkap banget" jawab Reno


"Iya kak... siap... " jawab Adinda

__ADS_1


Mereka berdua siap siap untuk berangkat ke mall setelah sholat isya'mereka ingin langsung berangkat, agar tidak ke malaman di sana.


Setelah beberapa menit kemudian, mereka sampai di mall tersebut, Reno dan Adinda juga langsung masuk mall setelah memparkirkan mobilnya.


"Kamu mau makan apa sayang? " tanya Reno


"Aku makan terserah aja deh kak, samakan saja sama kakak yah" jawab Adinda


"Oke" jawab Reno


mereka memesan makanan terlebih dahulu, karena sedari tadi mereka belum makan jadi perut mereka terasa lumayan lapar. Sehingga mereka memutuskan makan dulu dan setelah itu mereka jalan jalan untuk berbelanja.


Setelah makan mereka jalan jalan ke setiap tokoh untuk mencari hadiah buat sahabat sahabat Adinda di asrama. Karena sudah lama Adinda tidak bertemu sahabatnya itu jadi dia ingin memberikan sedikit hadiah yang bisa mereka gunakan sehari hari waktu di kampus.


"Kamu mau beli apa sih Din? " tanya Reno


"Rencananya aku mau beli baju, tas dan sepatu untuk Jihan, Icha, dan Kiki. sebentar lagi kan aku masuk kuliah jadi bisa langsung aku kasihkan" jawab Adinda


"Tidak.... yang beda saja, biar nanti mereka yang pilih sendiri pakai baju, sepatu, dan tas yang mana" jawab Adinda


"Tapi kamu tetap tinggal sama kakak kan Din, di rumah? " tanya Reno sambil memastikan


"Iya kakak sayang.... aku akan tetap tinggal di rumah sama kakak, tapi aku akan tinggal di asrama kalau kakak lembur dan tidak pulang ke rumah. Aku kan takut kalau di rumah sendiri" jawab Adinda


"Yah sudah bagus kalau begitu.... kakak fikir kamu akan tinggalkan kakak saat masuk kuliah nanti" ucap Reno


"Yah tidak mungkin dong kak.... aku mana sanggup meninggalkan suami yang sempurna kaya kakak, yah walaupum sering buat aku tidak bisa tidur malam" jawab Adinda sambil melirik dan menggoda Reno


"Sayang.... kamu jangan menggoda aku seperti itu, kamu harus tanggung jawab yah malam ini, kakak tidak akan biarkan kamu cepat tidur" ucap Reno sambil memeluk Adinda dari belakang dan membisikan pas di telinga Adinda

__ADS_1


"Kakak... ini kita di ruang publik loh... jangan macam macam, nanti kalau di lihat banyak orang bagaimana" ucap Adinda dengan suara pelan


"Yahh biarin... kan aku lagi peluk istri aku sendiri.... jadi siapa yang mau melarang, iya kalau aku peluk istri orang lain baru bahaya" ucap Reno yang madih tidak mau melepaskan Adinda


"Kakak.... lepasin... malu... lihat tuh... mbak mbak nya menertawakan kita... " ucap Adinda yang pipinya sudah merah


"tapi kamu bilang iya dulu untuk nanti malam yah...." ucap Reno


"iya iya.... nanti terserah kakak deh... dasar dokter mesum" jawab Adinda dan dia berusaha untuk melepaskan diri dari Reno


"Kakak pegang omongan kamu" jawab Reno dan dia langsung melepaskan pelukan dia pada Adinda


Adinda kini wajahnya sudah berubah merah karena ulah Reno. penjaga toko juga sedari tadi melihat ke arah mereka sambil senyum senyum sendiri.


Adinda dengan segera mengambil 4 baju, 4 tas dan juga 4 sepatu untuk Jihan, Icha dan Kiki. baju itu langsung di bawa ke kasir untuk di bayar.


"Sudah.... ini saja kak... " ucap penjaga kasir


"Iya mbak ini saja" jawab adinda


"Baik.... totalnya semua 23.365.000 mau kes atau debit kak" ucap penjaga kasir


"Debit aja mbak" jawab Adinda


"Kak Reno... bayar dong... jangan berdiri saja, mana kartu kakak" ucap Adinda sambil meminta kartu ke Reno


"Iya... kakak bayar tuan putri... " jawab Reno


Reno langsung mberikan kartu debitnya ke kasir dan setelah di bayar mereka jalan jalan lagi, untuk mencari sesuatu yang bisa mereka beli.

__ADS_1


Setelah lelah jalan keliling mall, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah, karena besok Reno harus kembali ke rumah sakit lagi.


__ADS_2