Hidup Bersama Kamu

Hidup Bersama Kamu
BAB 14


__ADS_3

setelah sampai rumah reno dan adinda langsung membersihkan diri. dan menunaikan kewajiban mereka, setelah itu adinda pergi ke dapur buat masak untuk makan malamnya. sementara reno pergi ke ruangan kerja dia buat menyelesaikan berkas berkas kampus, karena besok dia harus kembali ke kampus karena ada jam ngajar.


setelah reno menyelesaikan berkas berkas, dia langsung pergi ke dapur untuk menemui istrinya yang lagi asik masak makanan.


"sayang.... " ucap reno sambil memeluk tubuh adinda dari belakang


"kamu kenapa.... sana ihh... jangan gangguin aku masak" jawab adinda sambil nepuk pipi reno


"aku bantuin kamu masak yah... biar kita bisa romantis kaya di drama drama yang selalu kamu tonton " ucap reno


"ahhh tidak tidak... bukannya romantis ini nanti kamu malah ngerecokin aku masak.... lebih baik kamu duduk di depan sana... biarkan aku masak dengan tenang, tanpa gangguan" jawab adinda sambil mendorong tubuh reno agar dia duduk di mini bar yang ada di depan kitchen set.


"sayang... besok kita berangkat bareng aja yah.... kamu kan ada kuliah pagi" ucap reno pada adinda


"kamu berangkat duluan aja tidak apa apa. aku mau mampir ke rumah sakit dulu. untuk ngecek keadaan farel" jawab adinda


"ohhh gitu.... yah sudah kamu hati hati yah.... setelah sampai kampus kamu langsung kabarin aku yah.... " ucap reno


"iya sayang.... nanti aku akan langsung kabarin kamu, trus siangnya kan aku tidak ada kuliah, aku mau ke rumah sakit aja lagi yah... nanti setelah itu aku ke kantor kamu, biasanya kalau hari senin kan kamu selalu lembur sampai malam jafi aku tidak mau sendirian di rumah" ucap adinda


"oke.... maaf yah... aku tidak bisa temani kamu untuk menjenguk farel, tapi sampaikan salam aku ke farel yah... " jawab reno


"iya tidak apa apa sayang.... nanti aku akan sampaikan salam kamu ke farel. ohhh iya... apa masih belum ada donor untuk farel? " tanya adinda


"belum ada, tapi aku sudah bilang ke semua staf di beberapa rumah sakit yang masih di bawah naungan rumah sakit Argadinata untuk mencarikan pendonor ginjal yang cocok buat farel," jawab reno


"iya deh kak... aku selalu berdoa agar donor itu segera ada. karena aku tidak tega kalau melihat farel harus cuci darah dan juga minum obat terus, hal itu membuat aku ingat saat aku sakit dulu" ucap adinda

__ADS_1


"kamu tenang aja sayang.... semuanya ini akan cepat berlalu... dan kalau emang orang tua farel sudah tidak mau menganggap farel sebagai putra nya, aku tidak keberatan kok kalau kamu mau mengadopsi farel sebagai anak kita" jawab reno


"beneran sayang.. kam uhhh tidak keberatan.... aku memang dari pertama melihat farel. aku langsung sayang sama dia... tapi sepertinya susah deh... soalnya orang tua farel itu masih lengkap. dan bagaimana kalau mereka menolak" ucap adinda


"kita tanyakan saja baik baik sama mereka, kalau mereka sudah tidak mau merawat farel yah biarkan kita yang merawat farel. yang penting farel bisa mendapatkan kasih sayang selayaknya anak kecil yang lain" jawab reno


"iya kak.... aku mau... terima kasih yahh" ucap adinda


adinda melanjutkan masak dia. dan setelah masak... mereka langsung makan bersama dan setelah itu mereka kumpul di ruang keluarga untuk nonton TV bersama.


*******


arjuna dan ariel setelah membereskan kantor, mereka kembali pulang ke rumah. karena mereka juga ingin membereskan kembali baju baju yang akan dia bawa ke asrama kembali.


setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di rumah, dan mereka langsung masuk ke dalam rumah.


"Assalamualaikum" ucap arjuna dan ariel


"wah... kok kalian baru pulang.... kalian rajin banget, kata mami kalian tidak pulang sama sekali, kalian nginap di kantor 2 hari" tanya rendy saat meligat adik adiknya dengan tampang yang kusut


"iya kak... kita sangat bekerja keras akhir akhir ini, karena kita ingin menyelesaikan proyek yang kita ambil waktu kakak pergi" jawab arjuna


"hahhh proyek.... kalian ambil proyek apa, kenapa kalian tidak bilang sama kakak.... trus bagaimana nasib proyek itu sekarang. berhasil atau hancur total" ucap rendy


"dabar dulu dong kak.... jangan marah marah dulu.... lagian proyek itu berhasil kami dapatkan dengan susah payah, dan kami juga sudah menyelesaikan proyek itu mangkanya kita tidak pulang bebeapa hari itu, yah karena proyek yang aku dan juna kerjakan" jawab ariel


"iya... nie kak.... proposal proyek nya... kakak bisa cek terlebih dahulu. karena memang belum sempurna, dan masih banyak yang harus di kerjakan jadi kami serahkan proposal ini sama kakak" ucap arjuna sambil memberikan proposal proyek ke rendy

__ADS_1


"yah sudah kalian mandi dulu sana, dan nanti kalian turun lagi, kamu harus jelaskan sama kakak tentang proposal ini, kakak akan pelajari dulu" jawab rendy


"oke... kita mandi dulu yah.... " jawab ariel


sementara ariel dan arjuna mandi, rendy, bersama ramma, satria dan bram mempelajari proposal yang di kerjakan arjuna dan ariel, karena mereka ingin tahu sampai mana mereka faham di dunia perkantoran. dan juga mereka ingin ngecek apa mereka sudah siap buat terjun langsung ke dunia yang di jalani sama semua keluarga nya.


setelah mandi, arjuna dan ariel turun ke lantai satu untuk berkumpul dengan semua keluarga nya. dan mereka juga ungin menjelaskan tetang proposal yang melreka buat.


"kak bagaimana? apa proposal ini cocok buat di serahlan ke klien perusahaan " tanya arjuna


"bentar.... ini kalian yang buat sendiri? tanpa ada campur tangan siapa siapa? " rendy yamg bertanya balik


"iya kak itu murni kami yang ngerjakan, karena beberapa karyawan masih sibuk dengan tugas mereka masing masing." jawab ariel


"kalau begitu.... perkembangan kalian sangat berkembang pesat sekali... karena orang yang sudah berkerja 3 sampai 4 tahun saja belum tentu bisa membuat proposal yang sebagus ini. bahkan tanpa kalian jelaskan kakak sudah faham dengan maksud kalian ini, walaupun kalian menggunakan bahasa ilmiah untuk menggantikan nama beberapa jenis bunga. Kakak rasa itu sudah sangat bagus, tapi masih ada kata yang harus kalian jabarkan lagi dan ada juga yang kalian tidak perlukalian masukan di dalan proposal." ucap rendy


"iya jun... riel... papa bangga sama kalian, karena kalian sudah bisa ikut terjun bersama kami.... " jawab satria


"terima kasih kak rendy sudah memuji propodal yang kita buat, karena itu juga ada bantuan dari beberapa berkas yang ada di ruangan kakak" jawab arjuna


"iya bagus... kalian berdua harus menjalan kan tugas ini dengan seksama dan jangan terlalu terburu buru karena igu tidak baik. " jawab arjuna


"iya kak... kami akan mendengarkan omongan dari kakak. papa dan om om semua nya" jawab adinda


setelah membahas proposal itu, mereka akan kembali ke kamar mereka masing masing untuk istirahat.


*****

__ADS_1


buat teman teman maaf yah... aku hanya bisa UP 1 episode dulu, karena aku juga lagi sakit dan tidak bisa memaksakan diri buat 3 bab per hari.


nanti kalau aku sudah kuat ngetik lagi, pasti nanti aku akan rajin up 3 bab per hari....


__ADS_2