HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Di culik


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Pernikahan Aaron dan Laura akan di langsungkan pagi ini juga, di dalam kamarnya Laura sudah siap dengan Gaun putih yang begitu pas di tubuhnya belahan dadanya begitu rendah seakan akan isinya akan tumpah.


Dia tersenyum sumringah sebentar lagi akan segera menjadi Nyonya Fernandes, mimpinya selama ini akan segera menjadi kenyataan,semua orang akan menghormati dirinya dan yang yang paling utama dia akan memiliki Pria yang selama ini menjadi idaman setiap wanita.


"Hari ini kalian akan tunduk di bawah Nyonya Fernandes Hahahaha " ucap Laura tertawa sendiri.


"Siapa yang akan bisa menolak pesona kecantikan seorang Laura " lanjut Laura terus memuji dirinya sendiri.


Tanpa dia duga seorang pria berpakaian serba hitam memukul tengkuk Laura dengan keras sehingga dia pingsan tak sadarkan diri.


Pria itu membawa Laura keluar dari kamarnya tanpa di ketahui semua orang.


Lima menit kemudian orang tua Laura datang untuk melihat Laura karena sudah waktunya mereka berangkat tapi Laura tidak kunjung turun.


Mamanya Laura berteriak panik memanggil suaminya karena tidak menemukan keberadaan Laura dimana-mana, hanya menemukan selembar kertas bertuliskan.


"Maafkan Laura tidak bisa melanjutkan pernikahan ini." isi di dalam surat tersebut.


"Pa bagaimana ini, apa yang harus kita lakukan,dimana Laura ?" panik Mamanya Laura.


"Kurang sekali anak itu, apa yang harus kita katakan pada keluarga Fernandes." Papanya Laura ikut panik, dia merasa malu sekaligus takut pada keluarga Fernandes.


"Lebih baik kita sekarang berangkat kesana, kita jelaskan jika Laura di culik." ucap Papa Laura.


Di sebuah ruangan tertutup Laura di ikat di sebuah kursi dia masih belum sadar juga.


"Aman buk, semuanya aman." ucap Pria yang menculik Laura.


"Jangan sampai biarkan dia lolos, lettakan dia di depan rumah kekasih gelapnya." perintah seorang wanita di sebrang telpon.


"Baik Nyonya" jawab Pria yang menculik Laura.


Di hotel tempat akan di langsungkan akad dan Resepsi pernikahan Aaron dan Laura sudah ramai tamu undangan dan keluarga besar Aaron dan Laura.


Nenek Aaron terlihat mulai menahan emosi Pasalnya Keluarga Laura belum juga datang sedangkan akad akan segera di langsungkan.


Aaron dan Riana terlihat saling melirik kemudian tersenyum, Javier menatap mereka bergantian.


"Apa ini ulah kalian?" tebak Javier.


"Apaan sih Pa, main nuduh nuduh saja, orang kita dari tadi disini terus." elak Riana.


"Awas jika sampai ini beneran ulah kalian." ancam Javier setelah itu berjalan meninggalkan Ibu dan Anak itu.


"Bagaimana semuanya beres?" bisik Riana pelan.


"Mama tenang saja aman." balas Aaron.

__ADS_1


"Jangan sampai dia tahu, bisa bisa dia menggagalkan rencana kita." ucap Riana dibalas anggukan singkat Aaron.


Beberapa menit kemudian kedua orang tua Laura datang dan mengatakan jika Laura di culik dan hal itu benar benar membuat Nyonya besar Fernandes murka.


Dia merasa di permalukan oleh keluarga Laura, Aaron dan Sintia ber akting marah dan terluka.


"Bagaimana ini apa yang harus kita lakukan." ucap Nenek Aaron memegang dadanya.


"Kalau pernikahan ini batal, mau di letakkan dimana wajah ku." lanjut Nenek Aaron.


"Pernikahan ini harus tetap di lanjutkan." ucap Rania membuat semua orang menatap ke arah Rania.


"Tapi Laura tidak ada." ucap Nenek Aaron.


"Apakah kamu punya calon lain Aaron?" tanya Neneknya.


"Ada Nek." jawab Aaron.


"Dimana dia sekarang?"


"Pasti sekarang dia lagi sakit hati Nek."


"Tapi Ma." ucap Papa Aaron.


"Sudah sekarang tidak ada kata tapi lagi, Mama tidak mau menanggung malu karena hal ini, martabat Keluarga kita bisa turun jika pernikahan ini di batalkan." ucap Mama Aaron,dia adalah wanita yang sangat menjaga kehormatan keluarga Fernandes.


"Aaron jemput dia sekarang !" perintah Neneknya.


"Maafkan Keluarga kami Nyonya. "ucap Keluarga Laura namun diabaikan oleh keluarga Aaron.


Aaron langsung memasuki sebuah kamar hotel, senyumnya langsung mengembang melihat wanita bercadar yang saat ini bergeliat pelan.


perlahan wanita itu membuka matanya melihat sekeliling kamar yang dia tempati, dia merasa asing dengan kamar itu, seketika matanya langsung melebar melihat keberadaan seorang pria yang dia harap tidak pernah bertemu kembali.


"Kamu,,,!" Kaget wanita itu.


"Apa kabar calon Istriku ?" tanya Aaron pada wanita bercadar itu.


"Apa mau mu?" tanya Ella langsung, ya wanita itu adalah Ella yang memang Aaron culik.


"Mau saya kamu menikah dengan saya." jawab Aaron santai.


"Tapi Saya tidak mau menikah dengan Pria gila seperti kamu " ujar Ella.


"Baiklah,, saya tidak akan memaksa." Aaron melepaskan Jas di tubuhnya, beralih pada kemeja dan celananya, kini hanya tinggal boxer yang melekat di tubuhnya.


"Apa yang kamu lakukan?" bentak Ella, dia sudah mulai ketakutan.


Andai dia bisa beladiri seperti Queena, pasti dia akan menghajar Aaron dengan Brutal.


"Membuat Anak." jawab Aaron mulai mendekati Ella yang ber ingsut mundur menjauhi Aaron.

__ADS_1


"Pergi,,, ! jangan mendekat." teriak Ella.


Bukannya pergi Aaron justru semakin mendekat, dia memegang tangan Ella, kemudian menariknya agar semakin dekat kearahnya.


"Saya tidak memaksa mu untuk menjadi istri saya, mau menjadi istri saya atau tidak, tubuh ini akan tetap menjadi milikku Hahahaha." Aaron tertawa jahat.


Aaron menoel pipi Ella yang terhalang cadar, dia senagaja semakin menyentuh Ella.


Ella sudah menangis dia takut Aaron akan menyentuh dirinya, dia tidak mau harta yang selama ini dia jaga di rampas paksa oleh Aaron.


"Aku Mohon hiks,, lepaskan aku." mohon Ella.


"Pasti." jawab Aaron.


"Setelah Saya puas menikmati tubuh ini." lanjut Aaron.


"Tolong,,,! Tolong,,,!" teriak Ella.


"Berteriak lah sayang , karena kamar ini di desain kedap suara, jadi mau berteriak sekeras apapun,tidak akan ada yang mendengar suara cantikmu itu hahahaha." ucap Aaron.


"Apa maumu sebenarnya hah?" bentak Ella sambil menangis.


"Menikah denganku " jawab Aaron.


"Aku tidak mau menikah dengan pria Gila seperti kamu." tolak Ella.


"Saya tidak memaksa, menikah atau tidak tubuhmu adalah milikku." balas Aaron santai.


Aaron memeluk Ella dengan paksa, Ella meronta sambil memeluk tubuh Aaron, dia menangis sekencang kencangnya berharap ada yang mendengar dan menolong dirinya.


'Ya Allah hanya kepadamu hamba meminta pertolongan,tolong hamba ya Allah.' Doa Ella dalam hati.


"Lepas,,!" teriak Ella.


"Kalau kamu tidak mau menikah dengan saya,kamu akan berbuat dosa terus menerus, Haha."


"Kamu yang lebih Berdosa sialan hiks,, " balas Ella.


"Kalau saya Dosa sudah biasa." ujar Aaron.


Aaron mencoba membuka cadar yang di pakai Ella tapi Ella segera mendorong tubuh Aaron dengan keras dia berlari ke arah pintu, tapi pintunya terkunci.


Aaron segera menarik Ella dan menghempaskan di atas Kasur, dia segera menindih tubuh Ella.


_


_


_


TBC

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


__ADS_2