HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Little Princess


__ADS_3

❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


"Benarkah itu yang ada di hatimu sekarang?" tanya Queena.


"Pahami perasaan kamu sebelum terlambat, Apa Artinya Aaron dalam hidupmu Ell?"


"Aku memang mencintai Gus Azka,, tapi itu dulu sebelum aku menikah dengan Mas Aaron,saat terdengar kata Sah, saat itu juga aku mengubur segala perasaan ku pada Gus Azka dan mengganti nya dengan Mas Aaron."


"Aku sadar jika perasaan ku tidak sepenuhnya hilang tapi,, "


"Tapi,,." ulang Queena.


"Tapi Cintaku pada suamiku lebih dari itu, bukan hanya sebuah kata namun perasaan yang tidak bisa di jabarkan dengan kata kata." ucap Ella sambil tersenyum manis membayangkan wajah suaminya.


"Meskipun Nenek tidak menyukaiku aku tidak memperdulikan semua itu, selama Aaron bersamaku aku pasti bisa melewati semuanya." lanjut Ella.


"Hahahaha,,, sekarang kita sudah sama sama dewasa ya Ell." ucap Queena sambil tertawa.


"Ya,,, dan aku tidak pernah jika kehidupan kita akan berubah, Queena seorang Queen Mafia menjadi seorang istri Gus." ujar Ella.


"Dan Ella si ratu bar bar menjadi seorang wanita bercadar, Takdir Allah benar benar luar biasa." balas Queena.


"Ommy,,, napa sembunyi disini?" tanya Zia.


"Assalamu'alaikum Mommy Aunty." ucap Zio langsung mencium tangan Queena dan Ella.


"Zia tidak salim juga nak?"


Zia ikut mencium tangan Queena dan Ella juga meski dengan sedikit cemberut.


"Ommy ayo kita ke kantol Abi." ajak Zia pada Queena.


"Mau ngapain sayang?" tanya Queena lembut.


"Mau ketemu Abi, Sia Lindu Abi, Sia mau cama Abi." jawab Zia.


Terkadang Queena merasa kesal sendiri dengan Zia pasalnya dia itu tidak bisa lepas dari Gus Alzam,mau tidurpun kalau tidak Abinya dia akan sangat rewel, maka dari itu Gus Alzam jarang keluar kota apalagi keluar Negeri,karena pernah sekali dulu dia melakukan perjalanan bisnis ke luar Negeri dan meninggalkan Zia, saat itu Zia langsung demam hingga harus di infus dan baru sembuh setelah Gus Alzam pulang.


"Sayang,,, Abi kan lagi kerja, main sama Mommy dulu ya, atau Zia mau main sama adik Yusuf nak." bujuk Queena.


"No Ommy,,! Sia mau Abi." tolak Zia langsung.


Ella tersenyum melihat interaksi Queena dan Zia, dia membayangkan jika nanti dia hamil dan memiliki anak apakah Aaron akan bahagia.


Ella melihat ponselnya, kok tumben Aaron tidak menelponnya, biasanya dia akan menanyakan dirinya sedang apa, tapi sekarang tidak ada satupun panggilan masuk.


'Apakah kamu sedang sibuk Mas?' tanya Ella dalam hati, dia sudah terbiasa dengan sikap perhatian Aaron.


Ella mencoba mengirimkan Aaron pesan,tapi hanya dibaca tidak dia balas membuat Ella khawatir.

__ADS_1


Mencoba menelpon Aaron tapi tidak diangkat dia mencoba kembali tapi tetap saja tidak diangkat, terakhir Ella mencobanya tapi malah tidak aktif.


'Kamu kenapa sih Mas?'


"Kenapa Ell?" tanya Queena melihat Ella sepertinya tengah khawatir.


"Tidak,,, tidak apa apa Queen" jawab Ella tersenyum namun raut khawatir itu masih terlihat jelas.


"Aaron " tebak Queena.


"Ya,, biasanya dia menghubungi aku meski sekedar lewat pesan, tapi sekarang tidak ada sama sekali, aku kirim pesan hanya dibaca di hubungi tidak di angkat terakhir malah tidak aktif." cerita Ella.


"Mungkin dia sedang Sibuk."


"Tidak biasanya sih Queen."


Setelah menimbang nimbang Ella akhirnya memutuskan untuk mengunjungi perusahaan Aaron sekalian mengajak maka siang bersama.


"Queen aku pamit pulang dulu ya."


"Kok buru buru sih Ell."


"Ya sekalian aku mau ke kantor Mas Aaron."


"Kalau begitu Ayo bareng aku saja, aku juga mau pergi ke kantor Alzam."


"Apa tidak merepotkan kamu Queen." Ella merasa tidak enak.


"Apaan sih Ell, enggaklah ."


❤️❤️❤️


Sampai di perusahaan Aaron Ella langsung turun, dan Quenna langsung meluncur ke perusahaan Aqueena Company perusahaannya yang sekarang di pegang Gus Alzam.


Banyak karyawan Aaron yang menyapa Ella dengan sopan Ella membalas sapaan mereka.


Sampai di depan Lift Ella berpapasan dengan Sekertaris Aaron, dan Ella langsung menanyakan Aaron.


"Selamat siang Buk." sapa Sekertaris Aaron yang bernama Mila.


"Siang Mil, Mas Aaron ada ?" tanya Ella.


"Sepertinya Pak Aaron keluar Buk." jawab Mila.


"Kemana ya Mil?"


"Saya kurang tahu buk coba tanyakan pada Pak Mario saja."


"Terimakasih ya Mil, kalau begitu aku pulang saja." Ella pulang dengan rasa kecewa karena tidak bertemu dengan Aaron.


Sementara Queena sampai di perusahaan langsung dibuat pusing dengan tingkah Zia, Zia langsung nangis kejar karena Gus Alzam tidak ada di perusahaan,Gus Alzam sedang meninjau pembangunan hotel terbaru mereka.

__ADS_1


Queena datang ke perusahaan hanya berdua dengan Zia karena Zio tadi lebih memilih ikut Abi Reyhan mengisi pengajian di desa sebelah.


"Huwa,,,, Abi,,, ." tangis Zia.


"Zia,, sayang sudah ya jangan nangis nanti Abi datang kok, sekarang kita tunggu Abi di dalam saja ya." bujuk Queena.


Para karyawan banyak yang memperhatikan mereka ada yang berusaha ikut membujuk Zia tapi bukannya diam justru Zia malah makin nangis.


"Hiksz,,,Ommy Sia Mau Abi." tangis Zia.


"Iya Sayang,, Abi masih di jalan ya nak." Queena mencoba menggendong Zia tapi Zia tidak mau dia tetap duduk di lantai sambil mengamuk.


Queena memegang kepalanya yang terasa pening, mencoba menghubungi Gus Alzam tapi tidak angkat.


"Sayang sudah dong nak nangisnya, kita beli es krim saja Yuk." Queena mencoba membujuk Zia dengan Es krim.


"Hikss,, No Ommy Sia mau Abi titik." Zia tidak mau.


Queena sudah kehabisan ide tidak tahu harus membujuk Zia seperti apa, akhirnya dia ikut duduk di samping Zia tanpa berkata apapun,dia sudah pasrah di tengah kerumunan karyawan Aqueena Company.


Edward yang baru datang merasa heran Melihat kerumunan Karyawan, awalnya dia hendak mengabaikan saja tapi mendengar tangisan Zia dia segera membelah kerumunan itu.


"Princess,,,!" kaget Edward.


"Huwaaa,,, Glenpa." Zia makin menangis kencang sambil merentangkan tangannya minta di gendong.


"Kenapa Little Princess?"


"Sia mau ketemu Abi Glenpa." jawan Zia.


"Lalu kenapa menangis sayang, kasihan loh Mommy nya Zia."


"Ish,, Glenpa Sia kesal, gala gala Cekolah Sia tidak ketemu Abi."


"Oke,, Sekarang Zia mau ikut Grandpa tidak."


"Mau mau,,Sia mau ikut Glenpa." ucap Zia antusias, entah kemana hilangnya tangisan Zia.


"Katanya tadi mau ketemu Abi, kok sekarang mau ikut Grandpa sih." gerutu Queena.


"Tidak apa apa Princess, biar Zia ikut Uncle saja, kamu istirahat sana pasti capek kan ngurus Princess kecil ini "


"Tidak apa apa kalau Uncle jagain Zia." Queena merasa tidak enak karena dia tahu betapa manjanya sang buah hati.


"Tidak apa apa Princess, seperti pada orang lain saja." Edward tidak mungkin keberatan menjaga Zia justru dia merasa senang.


_


_


_

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


__ADS_2