HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA

HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA
Cerai


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹


Happy Reading guys 🥰🥰🥰


Ella menangis tanpa suara mendengarkan suara sang suami yang ternyata sedang bersama istri mudanya, dari tadi dia tidak mematikan ponselnya mendengarkan ******* demi ******* saling bersutan.


"Ya Allah,, hamba menyerah. " ucapnya tanpa mematikan ponselnya Ella melaksanakan solat, mengadu pada Rabb nya, mengeluarkan semua keluh kesahnya.


Sambil menangis Ella membaca Al-Quran hingga pagi tiba, wajahnya sudah tidak dapat di gambarkan lagi, matanya memerah juga sangat bengkak.


Ella bersiap dengan pakaian serba hitamnya, mengoleskan sedikit Make up diwajahnya agar tidak terlalu kentara jika dia habis menangis.


Dia akan mengunjungi rumah Naila, dia butuh kejelasan, dia tidak mau digantung tanpa kepastian, dia wanita dewasa yang normal, kadang dia merasa juga menginginkan disentuh oleh suaminya, tapi apa daya suaminya seolah tidak memiliki nafsu lagi kepadanya.


Sebelum berangkat ke rumah Naila Ella mempir dulu di sebuah Restauran untuk sarapan, namun disana dia melihat suaminya bersama keluarga besarnya juga keluarga Naila sedang makan bersama.


Ada rasa kecewa dalam hatinya, apakah sekarang Aaron sudah tidak menganggap keberadaannya lagi, perlahan Ella mendekat,namun mendengar ucapan suaminya langkahnya langsung terhenti seketika.


"Aku tidak bisa menceraikan Ella, saat ini dia hanya memiliki aku. " ucap Aaron.


"Tapi aku menjadi satu satunya istri kamu sayang. " ujar Naila.


"Lagian untuk apa sih Aaron kamu mempertahankan wanita mandul itu, hanya ngabisin uang kamu saja, sekarang kamu sudah punya Naila dan Axel. " sambung Bibi Aaron.


"Apa kata orang orang nanti jika mereka tahu jika Naila itu istri kedua, bisa bisa mereka menuduh Naila pelakor, dan dampak buruknya itu pada Axel. " Ibu Naila juga ikut bersuara.


"Dan bagaimana jika para kolega bisnis kita mengetahui hal itu, bisa bisa saham kita anjlok. " Ayah mertua Aaron berkata dan langsung diangguki Javier.


"Tapi,,, Ella tidak salah apa apa, dia perempuan baik. " Riana membele Ella.


"Dan kamu mau jika Cucumu di kecam? " tanya Nenek Aaron.


Riana diam menetap Aaron sendu semoga saja putranya tidak terhasut untuk menceraikan Ella.


"Lihat Aaron,,! bagaimana jika nanti Putramu terkena dampak buruknya. " ucap Nenek Aaron menunjuk Axel yang terlelap dalam gendongan Naila.


"Tapi,,, aku tidak punya Alasan untuk menceraikan Ella Nek. " ucapan Aaron benar benar menusuk jantungnya ber arti secara tidak langsung Aaron menyetujui untuk menceraikan dirinya.


Ella mengusap Air matanya, inilah jawaban atas segala doa doanya.


"Kamu tidak perlu mencari Alasan untuk menceraikan aku Mas,, " ucap Ella berdiri di belakang Aaron membuat semua orang terkejut, terlebih Aaron tubuhnya langsung menegang.


"Honey,, " ucap Aaron sedikit tergagap.


"Jangan panggil aku seperti itu Mas, nanti aku salah paham. " Ella membuka cincin nikah ditangannya.


"Aku lepaskan kamu Mas,, " Ella langsung melemparkan cincin itu entah kemana.


"Honey,, dengarkan aku dulu. " Aaron memegang tangan Ella.

__ADS_1


"Apa lagi sih Aaron yang kamu tunggu, wanita mandul itu sudah menyetujui untuk bercerai, cepat talak dia. " perintah Nenek Aaron.


Riana menangis membayangkan betapa sakitnya menjadi Ella.


"Tunggu apa lagi sayang. " ucap Naila bergelayut manja di lengan Aaron.


Aaron menatap Ella begitu juga Ella, mereka saling pandang, kemudian Ella memeluk Aaron erat dengan bahu bergetar,karena mungkin ini adalah pelukan perpisahan bagi mereka, tapi itu tidak lama.


Ella melepaskan pelukannya yang tidak mendapatkan balasan sama sekali dari Aaron, sekarang dia sudah mantap dengan keputusannya, jodohnya sama Aaron memang hanya sampai disini.


Aaron merasa sesak melihat Istri pertamanya, mungkinkah sebenarnya dia masih mencintainya.


"Baikalah,,, Talak aku sekarang Mas. " ucap Ella setelah merasa lebih tenang.


Aaron memejamkan matanya " Baiklah Aku Aaron Ryn Fernandes menalak kamu Gabriella Austin Felix, mulai saat ini kita bukan suami istri lagi. " ucap Aaron.


'DEG,, '


Air mata Ella langsung jatuh begitu pula Aaron, status mereka sekarang bukan lagi suami istri, mereka kembali menjadi orang asing.


"Terimakasih Mas,,, selama ini sudah menerima aku, maaf jika selama menjadi istrimu aku melakukan kesalahan, maaf aku tidak bisa menjadi istri sempurna untuk mu. " ucap Ella.


Aaron diam mendengarkan ucapan Ella, hatinya begitu perih melihat Ella yang sudah menjadi mantan istrinya.


"Aku pergi Assalamu'alaikum. " ucap Ella langsung berbalik meninggalkan mereka.


Sampai di parkiran tangis Ella kembali pecah, hatinya begitu sesak, rasanya dia tidak sanggup walau sekedar untuk bernafas.


"Hiks,,, hiks,,, semuanya sudah berakhir. " ucap Ella.


"Ikut aku,, " ucap Azka, dia tidak enak ngobrol ditengah keramaian seperti ini.


Gus Azka membawa Ella ke sebuah Danau buatan di belakang Restauran itu, takut terjadi fitnah Aaron mengirim pesan pada Queena agar datang kesini.Sebelum Queena datang Gus Azka menyuruh salah satu karyawannya ikut menemani mereka.


"Aku telah melakukan sesuatu yang sangat dibenci oleh Allah. " ucap Ella.


"Bercerai memang dibenci oleh Allah, tapi Allah tidak mengharamkan perceraian. " ucap Gus Azka.


"Hiks,,, hiks,, " Ella terus menangis mengingat semua kenangannya bersama Aaron sebelum dia dimadu.


Tidak sampai lima belas menit Queena datang dengan wajah marahnya.


"Kamu kenapa Ell? " tanya Queena, dia belum mengetahui apa yang terjadi karena tadi Gus Azka menyuruhnya datang katanya Ella menangis.


Ella segera berhambur memeluk Queena, menumpahkan rasa sesaknya.


"Hiks,,, aku,, hiks. " Ella tidak dapat melanjutkan ucapannya, hatinya terlalu sakit.


"Cerai" ucap Gus Azka tanpa suara.

__ADS_1


Queena langsung membelalakkan matanya,Memang bangsat tu si Aaron, wajah Queena langsung memerah menahan Amarahnya, namun tiba tiba senyum liciknya mengembang.


"Sudahlah Ell,, apa yang kamu tangisi, jangan jadi Bodoh, tunjukkan pada mereka kalau kamu wanita kuat, Pria seperti Aaron banyak kok di tong sampah."


Gus Azka tidak heran lagi dengan mulut pedas Queena.


"Kita bikin Syukuran saja yuk. "ucap Queena.


Ella menatap Queena heran, syukuran untuk apa? pikir Ella.


Begitupun Gus Azka, Apalagi yang akan Kakak iparnya katakan pasti aneh.


" Syukuran karena kamu sudah bebas dari keluarga jahannam itu. "


"Astaghfirullah Queen,, " ucap Gus Azka.


Bukannya ikut sedih Queena malah bahagia Ella bercerai dengan Aaron itu tandanya dia bebas menghancurkan keluarga Aaron.


Queena kemudian mengambil ponselnya mengettikan sebuah pesan pada sang Daddy agar rencana mereka segera di laksanakan.


Ella diam, tidak ada lagi air mata yang keluar dari matanya, tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi seorang Janda.


Queena kembali memeluk Ella di paham kesedihan sahabatnya. " Menangislah Ell, keluarkan semuanya, tapi setelah ini kamu harus janji tidak akan menagis lagi. "


"Hiks,,, hiks,, " Ella kembali menangis di pelukan Queena.


"Aku hiks,,, sudah terlanjur mencintai Aaron Queen, Hiksz,,, kenapa aku harus mandul Queen? "


"Istighfar Ell, kata siapa kamu mandul? "


"Hiks,,, semua orang berkata jika aku mandul. "


"Ell kamu tidak mandul,kamu bisa hamil. "


" Tapi aku tidak kunjung hamil Queen."


"Memang kapan Aaron menyentuh mu? " tanya Queena sedikit Frontal.


Ella diam tidak menjawab nya, hampir enam bulan lamanya Aaron tidak menyentuh nya.


Queena tersenyum sinis melihat Ella diam. " Apakah kamu bisa hamil jika Aaron sama sekali tidak menyentuhmu? " tanya Queena telak.


_


_


_


TBC

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 🥰🥰🥰


__ADS_2