
🌷🌷🌷🌷🌷
Happy reading guys 😘😘😘
Satu Minggu setelah penangkapan Nenek Aaron juga Naila,Nenek Aaron jatuh sakit dan terkena Struk Ringan,mungkin karena terlalu berat berpikir juga faktor Usia.
Aaron beserta kedua orang tuanya mendatangi Mansion Ella tapi mereka tidak menemukan keberadaan Ella,Aaron bertanya pada satpamnya dan diberi tahu jika Ella ada di rumah suaminya.
Selama di perjalanan Aaron tidak berkata sepatah katapun, hatinya merasa sakit mendengar Ella sudah menikah lagi, apakah ini yang Ella rasakan saat dirinya menikah lagi,atau mungkin justru lebih sakit.
Sampai di pesantren Darussalam Aaron dan keluarganya langsung turun sambil menggendong Axel,dari kejauhan Aaron melihat jika Ella berjalan dengan Gus Azka dan ada anak kecil di tengah tengah mereka dan Aaron tahu jika itu adalah Putra Gus Azka.
Berbalik dengan Aaron yang tengah sedih Riana tersenyum senang melihat mantan menantunya yang terlihat bahagia dengan keluarga barunya.
Gus Azka yang menyadari kehadiran Aaron dan kedua orang tuanya langsung mengajak Ella menghampiri mereka.
"Assalamu'alaikum,," ucap Gus Azka.
"Waalaikum salam." jawab Aaron pelan.
"Bagaimana kabarmu sayang?" tanya Riana pada Ella.
"Alhamdulillah baik Tante." jawab Ella.
"Kok Tante sih sayang, walau sekarang kamu bukan menantu Mama tapi kamu tetaplah Putri Mama."
"Ella Baik Ma,Mama sendiri?"
"Alhamdulillah Mama juga baik baik saja nak"
"Sudah cukup basa basinya, Cabut laporan kamu pada Ibu saya juga menantu saya." ucap Javier.
"Kita bicarakan ini di dalam saja tidak enak bicara di luar." ucap Gus Azka.
"Saya tidak mau berlama lama disini, saya hanya mau cabut laporan itu." balas Javier.
"Iya Nak,,, kasihan Nenek Aaron sekarang terkena Struk dan Axel juga jatuh sakit karena merindukan Mommynya." sambung Riana.
"Astaghfirullahal Adzim,,, lalu bagaimana keadaan Nenek sekarang?" tanya Ella.
"Kondisinya tidak baik baik saja,jadi saya Mohon Cabut laporan kamu Ell." mohon Aaron.
"Jika sampai terjadi sesuatu dengan Ibu saya maka kamu adalah penyebab nya."
"Bisa kita bicarakan masalah ini di dalam saja,tidak enak di dengar orang." Gus Azka kembali bersuara, pasalnya hari ini banyak para orang tua yang mengunjungi anaknya.
"Kamu malu jika orang tahu jika istrimu ini adalah penyebab orang tua Struk dan memisahkan ibu dari anaknya." sambung mertua Aaron yang entah kapan sampainya.
"Baiklah,,." ucap Ella.
"Ada apa Ini?" tanya Kyai Reyhan.
__ADS_1
"Maaf jika kedatangan kami membuat keributan."
"Untuk apa meminta Maaf sih besan ini,yang salah disini itu wanita mandul ini." ucap Mertua Aaron sambil menunjuk Ella.
Ella menunduk dalam, apakah keputusannya untuk menuntut Nenek Aaron juga Naila adalah keputusan yang salah.
"Istri saya tidak salah dalam hal ini, dia hanya menuntut sebuah kebenaran juga keadilan." Bela Gus Azka.
"Diam kamu,,! kamu itu hanya suami barunya kamu tidak tahu apapun."
"Astaghfirullahal Adzim." Gus Azka ber istighfar pelan.
"Woww,,, ada apa ini kenapa ribut ribut tidak ngajak aku." ucap Queena yang baru datang dari sekolah Twins.
"Ternyata ada keluarga lama." lanjut Queena.
"Apa kabar Aaron? sudah bahagiakah sekarang?"
"Siapa sih kamu ikut campur saja,kami kesini tidak ada urusannya dengan kamu kita kesini hanya mau wanita mandul itu mencabut laporan nya."
"Ohww,,,, tidak bisa begitu Nyonya,, biar Nenek peot itu juga anakmu membusuk di penjara."
"Kurang ajar sekali kamu ini." mertua Aaron hendak menampar Queena namun segera Queena menahannya.
"Singkirkan tangan kotor Anda Nyonya." Queena menghempaskan dengan kasar tangan Mertua Aaron.
"Kamu itu adalah wanita jahat yang telah memisahkan anak dan Ibunya,juga sudah membuat wanita tua Struk yang harusnya menikmati masa tuanya bersama keluarga nya malah harus sakit di dalam penjara."
"Tapi Buktinya si Wanita mandul Itu masih bernyawa kan?"
"Atau jangan jangan dia masih mengharapkan Aaron."lanjut mertua Aaron.
"Sudah,, Cukup semuanya !" ucap Ella lantang.
"Baiklah aku akan mencabut semua laporanku." lanjut Ella.
"Apa apaan kamu Ell." ucap Queena.
"Aku Lelah Queen, tidak ingin lagi berurusan dengan keluarga Fernandes." jawab Ella.
Setelah itu Ella langsung menghubungi pengacaranya,dia sudah merasa lelah jika harus berurusan lagi dengan keluarga mantan suaminya itu.
🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah hari itu dimana Ella mencabut laporannya, Ella menjalani kehidupannya dengan tenang bersama suami dan anak sambungnya.
meskipun hampir satu tahun lamanya mereka menikah tapi Gus Azka sekalipun tidak pernah membahas masalah anak, begitu juga dengan mertuanya.
Ella sangat menikmati perannya menjadi Istri juga Ibu dari Yusuf, memiliki suami yang begitu pengertian membuat Ella sangat bersyukur.
Di Rumah Gus Alzam saat ini kelimpungan untuk membujuk Zia agar berhenti menangis, di karenakan ulah sang Mommy yang merebut es krim Zia dan menghabiskannya.
__ADS_1
"Ya Allah,,, Humaira,, kenapa kamu habiskan Humaira,tadi katanya kamu tidak mau Es krim kenapa malah menghabisakan punya Zia?" ucap Gus Alzam.
"Huwa,,, Mommy jahat." tangis Zia.
"Sudah ya Nak,, ayo kita beli Lagi saja." Bujuk Gus Alzam.
"Tidak boleh!, kamu tidak boleh kemana mana By,, aku mau di peluk kamu." Queena memegang lengan Gus Alzam, membuat Gus Alzam ber Istighfar pelan.
Semenjak Istrinya hamil jadi sangat suka mengganggu Zia, saat Queena tengah Hamil anak ke tiga mereka dan sikapnya membuat Gus Alzam harus mengelus dada setiap hari.
Kehamilan nya mirip seperti yang pertama, Queena sangat suka menggigit Gus Alzam sehingga terkadang membuat Zia menangis tidak tega pada Abinya dan berakhir adu mulut dengan sang Mommy yang akhirnya Zia menangis membuat Queena tersenyum puas.
"Humaira,, nanti Zia menangis lagi loh."
"Aku suka melihat Zia menangis By,,"
"Zia mau tidak kalau beli Es krimnya sama Aba dan Umma saja." ucap Gus Alzam.
"Sekalian nanti jalan jalan naik odong odong."
Mata Zia langsung berbinar mendengar odong odong dan langsung mengangguk.
"Zio mau ikut juga Nak?" tanya Gus Alzam.
"Tidak Bi, Zio mau ikut Kakek ke ke Majelis." Jawab Zio.
Berbeda dengan Zia, Zio memang lebih dewasa bahkan sangat dewasa,dia lebih suka belajar dari pada bermain.
Gus Alzam mengantarkan Zia ke Ndalem dan meminta agar Gus Azka dan Ella mengantarkan beli Es krim.
"Abang titip Zia ya,,." ucap Gus Alzam.
"Queena berulah lagi ?" tanya Ella.
"Ya,,, dia merampas Es krim Zia dan menghabiskan nya." jawab Gus Alzam.
"Hahahaha,,, kenapa Abang tidak belikan juga." ucap Gus Azka sambil tertawa.
"Dia tidak mau."
"Hahaha,, ya sudah biar Zia kami yang jaga Bang." ucap Gus Azka.
_
_
_
TBC
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘
__ADS_1